Archive for » May, 2008 «

Friday, May 23rd, 2008 | Author: suharyanto

Oleh: Suharyanto

 

            Dalam bukunya, Andi Mallarangeng, menyebutkan bahwa titik 0 km adalah berada tepat di istana negara. Melalui buku yang judulnya lebih kurang sama dengan judul tulisan ini, yakni Dari Kilometer 0,0, Andi Mallarangeng lebih kurang ingin menjelaskan bahwa selama ini kita mendengar ada alamat dengan menggunakan Km tertentu. Di kota Bengkulu kita mengenal Km 6, Km 6,5, Km 7, Km 8 dan Km 9. Demikian tempat-tempat lain ada alamat yang terkenal dengan Km tertentu.Tetapi belum pernah ada Km 0. Rupanya penamaan tempat dengan ukuran jarak sudah ada sejak zaman dahulu. Setidaknya kita di Bengkulu mengenal nama tempat yang demikian seperti Pal 30, Pal 8, dan Pal 100. Pal adalah satuan jarak yang lazim digunakan pada zaman dahulu kala. more…

Thursday, May 15th, 2008 | Author: suharyanto

Oleh: Suharyanto

 

                Berhala, dalam bahasa Inggris-nya adalah “idol” dan kemudian di-Indonesiakan menjadi “idola”. Jadi, pada dasarnya idol = idola = berhala. Berstatus menjadi berhala telah menjelma jadi idaman banyak orang. more…

Thursday, May 08th, 2008 | Author: suharyanto

Oleh: Suharyanto

Kita akan segera mengasosiasikan nama “Densus 88 Antiteror” dengan terorisme. Nama nama ini mulai menjadi terkenal ketika Indonesia marak dilanda terorisme dengan pemboman di beberapa tempat. Kemudian menjadi semakin dikenal publik ketika menggerebek dan menewaskan salah seorang dedengkot teroris, Dr Azahari. Selanjutnya setiap kita membaca atau mendengar kata Densus 88 Antiteror maka sudah bisa dipastikan aktivitasnya terkait dengan teorisme. Apakah sedang melacak, menangkap atau sedang melakukan simulasi penanggulangan terorisme. more…

Thursday, May 01st, 2008 | Author: suharyanto

Oleh: Suharyanto

 

                Autis,  dapat dikatakan ancaman serius yang sangat meresahkan para orang tua karena khawatir bayi-bayinya menderitanya. Anak yang menderita autis dianggap anak yang “aneh” bagi keluarga dan lingkungannya. Seringkali para penderita autis dianggap anak tidak normal oleh masyarakat yang belum mnegetahuinya. Sampai saat ini anak-anak penderita autis masih banyak yang belum mendapat perlakuan/penanganan yang sesuai supaya penderita autis ini bisa menjadi “bermanfaat” dengan “kelebihannya”. more…