<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>URIP SANTOSO</title>
	<atom:link href="http://unib.ac.id/blog/urip_s/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://unib.ac.id/blog/urip_s</link>
	<description>BERSAMA UNIB KITA MAJU</description>
	<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 05:29:57 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Universitas Bengkulu Menuju Internasionalisasi</title>
		<link>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/08/24/universitas-bengkulu-menuju-internasionalisasi/</link>
		<comments>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/08/24/universitas-bengkulu-menuju-internasionalisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Aug 2009 02:23:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>urip_s</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[internasionalisasi]]></category>

		<category><![CDATA[kerjasama]]></category>

		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<category><![CDATA[penelitian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unib.ac.id/blog/urip_s/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Dr. Ir. Hermen Malik
PENDAHULUAN
 
Pembangunan pendidikan merupakan salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional. Pembangunan pendidikan sangat penting karena perannya yang signifikan dalam mencapai kemajuan di berbagai bidang kehidupan: sosial, ekonomi, politik, dan budaya.
 
Undang‑Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 13.5pt"><span style="font-family: Arial">Oleh: Dr. Ir. Hermen Malik</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 13.5pt"><span style="font-family: Arial">PENDAHULUAN</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 13.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Pembangunan pendidikan merupakan salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional. Pembangunan pendidikan sangat penting karena perannya yang signifikan dalam mencapai kemajuan di berbagai bidang kehidupan: sosial, ekonomi, politik, dan budaya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Undang‑Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.<span id="more-44"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Pembangunan pendidikan nasional ke depan didasarkan pada paradigma membangun manusia Indonesia seutuhnya, yang berfungsi sebagai subyek yang memiliki kapasitas untuk mengaktualisasikan potensi dan dimensi kemanusiaan secara optimal. Dimensi kemanusiaan itu mencakup tiga hal paling mendasar, yaitu (1) afektif yang tercermin pada kualitas keimanan, ketakwaan, akhlak mulia termasuk budi pekerti luhur serta kepribadian unggul, dan kompetensi estetis; (2) kognitif yang tercermin pada kapasitas pikir dan daya intelektualitas untuk menggali dan mengembangkan serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi; dan (3) psikomotorik yang tercermin pada kemampuan mengembangkan keterampilan teknis, kecakapan praktis, dan kompetensi kinestetis.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Pendidikan merupakan proses sistematis untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik, yang memungkinkan ketiga dimensi kemanusiaan paling elementer di atas dapat berkembang secara optimal. Dengan demikian, pendidikan seyogyanya menjadi wahana strategis bagi upaya mengembangkan segenap potensi individu, sehingga cita‑cita membangun manusia Indonesia seutuhnya dapat tercapai.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11pt" lang="SV">Tantangan pengelolaan pendidikan tinggi khususnya Universitas Bengkulu ke depan akan semakin berat sejalan dengan akan beralihnya status Universitas Negeri menjadi Universitas yang otonom baik BLU maupun BHP. Hal ini dapat dipahami karena peralihan status tersebut akan membawa konsekuensi pada perlunya perombakan dan perubahan mekanisme pengelolaan pendidikan tinggi secara lebih efektif dan efisien. </span><span style="font-size: 11pt">Oleh sebab itu, program kerja rektor haruslah mencerminkan suatu perubahan yang progresif yang melibatkan partisipasi semua civitas academica, masyarakat dan stakeholder yang bekerja dalam suatu sinergi untuk menjadikan Universitas Bengkulu sebagai yang terdepan dalam pelayanan pendidikan tinggi di kawasan Sumatera dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan nasional.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Penyusunan Program Kerja Rektor ini didasarkan pada visi, misi dan tujuan yang akan dicapai oleh Universitas Bengkulu, serta mengacu pada Renstra Universitas Bengkulu 2006‑2016.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Program program kerja dijabarkan dalam tiga kebijakan pokok pembangunan pendidikan nasional yang meliputi: (1) Pemerataan dan perluasan akses pendidikan, (2) Peningkatan mutu, relevansi dan daya saing, (3) Penguatan tata kelola , akuntabilitas dan pencitraan publik. Program kerja ini berisi garis­garis besar program selama tahun 2009‑2013.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 14pt">VISI DAN MISI</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 14pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><strong><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Visi Universitas Bengkulu</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Universitas Bengkulu akan menjadi perguruan tinggi yang berada di barisan terdepan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang mendukung pembangunan berkelanjutan yang beretika dan bermoral dalam suatu sistem akademik yang demokratis dan didukung oleh fasilitas yang efisien, efektif dan terpadu serta memberikan pelayanan yang memuaskan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><strong><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Misi Universitas Bengkulu</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 27.75pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">1.<span>      </span>Melaksanakan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat untuk mencerdaskan dan memenuhi kebutuhan masyarakat</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 27.75pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">2.<span>      </span>Meningkatkan suasana akademik yang lebih beretika, bermoral dan demokratis</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 27.75pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">3.<span>      </span>Meningkatkan dan mengembangkan program‑program akademik unggulan, kemitraan dengan dunia usaha, pemerintah dan masyarakat</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 27.75pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">4.<span>      </span>Meningkatkan kompetensi lulusan Universitas Bengkulu melalui program­program akademik yang strategis, efektif, komprehensif dan relevan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">5.<span>       </span>Meningkatkan kualitas sivitas akademika Universitas Bengkulu</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Berdasarkan visi dan misi tersebut calon rektor terpilih akan mengupayakan peletakan Pondasi Yang Kokoh bagi Universitas Bengkulu untuk menuju Badan Hukum Pendidikan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 27.65pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 14pt"><span style="font-family: Arial">PROGRAM KERJA</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 14pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Program Kerja Rektor ini mengacu pada Rencana Strategis Universitas Bengkulu 2006‑2016 dengan memperhatikan empat isu utama Universitas Bengkulu yakni: (1) Penyehatan Organisasi, (2) Revitalisasi jaringan kerjasama, (3) Manajemen Otonomi dan (4) Penguatan daya saing.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Program kerja rektor dikelompokkan menjadi 3 bagian yang disesuaikan dengan pilar kebijakan pembangunan pendidikan nasional, yakni:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">1. Pemerataan dan perluasan akses 2. Peningkatan mutu, relevansi dan daya saing 3. Penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Adapun program kerja rektor yang akan diusung dijabarkan sebagai berikut:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><strong><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">1. Kebijakan Pemerataan dan perluasan alkses</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Pemerataan dan perluasan akses pendidikan diarahkan pada upaya memperluas daya tampung serta memberikan kesempatan yang sama bagi semua mahasiswa dari berbagai golongan masyarakat yang berbeda baik secara sosial, ekonomi dan gender. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas lulusan SMU/SMK/MA untuk melanjutkan pendidikannya ke Universitas Bengkulu seiring semakin meningkatnya angka partisipasi sekolah menengah atas, dalam rangka peningkatan daya saing bangsa di era global, serta meningkatkan peringkat indeks pembangunan manusia (IPM).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 8.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11.5pt">Perluasan daya tampung ini harus relevan dengan kebutuhan stakeholder dan sesuai dengan potensi alamiah dasar yang dimiliki oleh Propinsi Bengkulu. </span><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV">Oleh sebab itu, diperlukan suatu program pengembangan Program Stud i/Jurusan/Fakultas yang relevan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Termasuk juga di dalamnya adalah pengembangan sarana penunjang bagi pengembangan program stud i/jurusantfaku Itas baru tersebut.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Perluasan pendidikan tinggi juga dilakukan searah dengan upaya membuka kesempatan bagi calon mahasiswa yang berasal dari penduduk di atas usia ideal pendidikan tinggi (&gt;24 th) seperti karyawan, guru, tenaga spesialis industri, termasuk dalam pendidikan nongelar dan pendidikan profesi yang mengutamakan penguasaan pengetahuan, keterampilan dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan lapangan keda industri.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV">Strategi peduasan akan dikaitkan dengan pencapaian mutu yang lebih baik dalam rangka peningkatan daya saing bangsa di era global. </span><span style="font-size: 11.5pt">Mutu yang lebih baik terkait dengan kualitas input maupun proses dari pendidikan. Perbaikan input antara lain melalui perbaikan ataupun inovasi sistem penerimaan mahasiswa baru sehingga calon‑calon mahasiswa unggul dapat dirangkul dalam kuantitas yang besar sejak mereka masih di SIVIA.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11.5pt">Perluasan akses pendidikan tinggi juga dilakukan melalui pengembangan kapasitas pembelajaran digital jarak jauh yang semakin luas dan efektif melalui pemanfaatkan sec6ra optimal TIK dalam proses pembelajaran, pengelolaan, dan akses informasi. </span><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV">Dalam kaitan itu, investasi infrastruktur TIK untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh semakin ditingkatkan. Teknologi informasi dan komunikasi akan dimanfaatkan secara optimal dalam fungsinya sebagai media pembelajaran jarak jauh, dan juga untuk memfasilitasi manajemen pendidikan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Dalam rangka peningkatan daya saing dalam era globalisasi, penguasaan dosen dan mahasiswa Universitas Bengkulu atas Wim akademik pendidikan tinggi terkini juga perlu ditingkatkan melalui pertukaran tenaga pengajar baik antar universitas dalam negeri maupun luar negeri. Untuk itu kerangka kerjasama pertukaran perlu dipersiapkan semaksimal mungkin sehingga dapat segera diimplementasikan sejak tahun ketiga setelah rektor dilantik.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">Program‑program keda yang merupakan jabaran dari kebijakan pemerataan dan perluasan akses pendidikan secara ringkas meliputi:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV">1. Pengembangan Program Studi/Jurusan/Fakultas 2. Peningkatan Promosi Pendidikan 3. Pengembangan sefeksi penerimaan mahasiswa baru 4. Penataan daya tampvng 5. Pengembangan Pembefajaran Jarak Jauh 6. Pengembangan dan pelaksanaan SPP Proporsional 7. </span><span style="font-size: 11.5pt">Peningkatan Beasiswa 8. Peningkatan Pertukaran Dosen dan <strong>Mahasiswa Asing</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><strong><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">2. Peningkatan Mutu, Relevansl dan Daya Saing</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Masuknya jasa pendidikan sebagai bagian dari perjanjian VVTO menjadikan pendidikan sebagai jasa ‑ komersial. Keadaan ini akan mendorong liberalisasi pendidikan. Ancaman ini harus diwaspadai Universitas Bengkulu dengan membuat sistem jaminan mutu yang baik, sehingga UNIB tetap berorientasi pada pengembangan i1mu yang dikehendaki publik.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">Upaya meningkatkan mutu pendidikan tinggi sejalan dengan kebijakan nasional berupa otonomisasi perguruan tinggi (PT), yang memberi PT tanggung jawab lebih besar dengan tetap berdasar pada prinsip</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">akuntabilitas publik. Dengan otonomisasi ini, UNIB diberi keleluasaan untuk mengelola sumber daya yang dimilikinya yang merupakan elemen yang sangat penting untuk membangun iklim kebebasan akademik serta menumbuhkan kreativitas dan inovasi dalam kegiatan‑kegiatan ilmiah UNIB.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">Posisi UNIB secara umum belum maksimal dalam memainkan peran sebagai produsen ilmu pengetahuan dan pelopor inovasi teknologi. Hal ini disebabkan kegiatan peneiitian dan pengembangan di perguruan tinggi masih sangat terbatas. Di samping itu, proses transfer ilmu pengetahuan dan teknologi juga mengalami hambatan karena masih terbatasnya buku­buku teks dan jumal‑jumal intemasional yang dapat diakses. Dengan kualitas dan kuantitas hasil penelitian dan pengembangan yang belum memadai, belum banyak hasil penelitian dan pengembangan yang dapat diterapkan oleh masyarakat dan masih sedikit pula yang sudah dipatenkan dan/atau mendapat <strong>pengesahan hak kekayaan intelektual.</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11.5pt">Peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing di masa depan diharapkan dapat memberikan dampak bagi perwujudan eksistensi manusia dan interaksinya sehingga dapat hidup bersama dalam keragaman sosial dan budaya. </span><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV">Selain itu, upaya peningkatan mutu dan relevansi dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat serta daya saing bangsa. Mutu pendidikan juga dilihat dari meningkatnya penghayatan dan pengamalan nilai‑nilai humanisme yang meliputi keteguhan iman dan takwa serta berakhlak mulia, etika, wawasan kebangsaan, kepribadian tangguh, ekspresi estetika, dan kualitas jasmani. Peningkatan mutu dan relevansi pendidikan diukur dari pencapaian kecakapan akademik dan nonakademik yang lebih tinggi yang memungkinkan lulusan dapat proaktif terhadap perubahan masyarakat dalam berbagai bidang baik di tingkat lokal, nasional maupun global.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 8.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Kebijakan peningkatan mutu pendidikan diarahkan pada pencapaian mutu pendidikan yang semakin meningkat yang mengacu pada standar nasional pendidikan (SNP). SNP meliputi berbagai komponen yang terkait dengan mutu pendidikan mencakup standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Standar‑standar tersebut digunakan juga sebagai dasar untuk melakukan penilaian terhadap kinerja satuan dan program pendidikan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Peningkatan mutu pendidikan semakin diarahkan pada perluasan inovasi pembelajaran dalam rangka mewujudkan proses yang efisien, menyenangkan dan mencerdaskan. Peningkatan mutu pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi semakin memperhatikan pengembangan kecerdasan intelektual, emosional dan kewirausahaan dalam rangka memacu penguasaan i1mu pengetahuan dan teknologi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Kebijakan untuk peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan dilakukan melalui <strong>penguatan program‑program sebagai berikut:</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Pengambangan Proses belajar mengajar berdasarkan <em>Student Centered Leaming </em>dengan <em>Competency Based Curficulum </em>yang mengkombinasikan keseimbangan <em>hard </em></span></span><em><span style="font-size: 11.5pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">skill </span></em><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">dengan soft </span></span><em><span style="font-size: 11.5pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">skill, </span></em><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">sehingga kebutuhan mahasiswa dan masyarakat penggunanya terpenuhi. Namun demikian, kompetensi mahasiswa lulusan fidak hanya diarahkan pada penguasaan Intelektual, tetapi juga sebagai warga negara yang bertanggung jawab dan berkontribusi pada daya saing bangsa atau <em>Neuro Based Education</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Pengembangan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan; peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan dilaksanakan dengan pemetaan profil kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan dikaitkan dengan SNP, analisis kesenjangan kompetensi, serta penyusunan program dan strategi peningkatan kompetensi menuju pada tercapainya SNP.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Perbaikan dan pengembangan sarana dan prasarana; merupakan kegiatan strategis yang ditujukan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi sarana dan prasarana pendidikan yang rusak untuk meningkatkan keamanan/keselamatan, kenyamanan, dan kualitas proses pembelajaran. Untuk mencapai mutu pendidikan sesuai dengan standar nasional pendidikan dikembangkan sarana dan prasarana pendidikan terutama buku pelajaran dan buku penunjang laboratorium, perpustakaan, ruang praktek, sarana ofah raga, sarana ibadah, dan sarana pendidikan lainnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Pengembangan program studi/jurusan/faku Itas berbasis keunggulan lokal; dilaksanakan dalam rangka melaksanakan amanat Undang‑Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Pengembangan jurusan bertaraf intemasional ; untuk meningkatkan daya saing bangsa, perlu dikembangkan jurusan bertaraf intemasional melalui keda sama yang konsisten antara Universitas Bengkulu dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Mendorong jumlah jurusan di Universitas Bengkulu yang masuk dalam 100 besar Asia atau 500 besar Dunia; melalui investasi yang signifikan pada sumber‑sumber daya pendidikan yang utama seperti dosen, laboratorium, penelitian dan pengembangan, publikasi, perpustakaan yang memadai, serta manajemen pelayanan yang efektif dan akuntabel</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Akselerasi jumlah program studi kejuruan, vokasi, dan profesi; investasi dilakukan untuk pengembangan satuan pendidikan Universitas Bengkulu. Pendidikan kejuruan, advokasi, profesi membutuhkan kualifikasi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 9pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">dikaitkan dengan SNP, analisis kesenjangan kompetensi, serta penyusunan program dan strategi peningkatan kompetensi menuju pada tercapainya SNP.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Perbaikan dan pengembangan sarana dan prasarana; merupakan kegiatan strategis yang ditujukan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi sarana dan prasarana pendidikan yang rusak untuk meningkatkan keamanan/keselamatan, kenyamanan, dan kualitas proses pembelajaran. Untuk mencapai mutu pendidikan sesuai dengan standar nasional pendidikan dikembangkan sarana dan prasarana pendidikan terutama buku pelajaran dan buku penunjang laboratorium, perpustakaan, ruang praktek, sarana olah raga, sarana ibadah, dan sarana pendidikan lainnya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Pengembangan program stud i/j urusantfakultas berbasis keunggulan lokal; dilaksanakan dalam rangka melaksanakan amanat Undang‑Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Pengembangan jurusan bertaraf intemasional ; untuk <strong>meningkatkan daya </strong>saing bangsa, perlu dikembangkan jurusan bertaraf intemasional melalui keda sama yang konsisten antara Universitas Bengkulu dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Mendorong jumlah jurusan di Universitas Bengkulu yang masuk dalam 100 besar Asia atau 500 besar Dunia; melalui investasi yang signifikan pada sumber‑sumber daya pendidikan yang utama seperti dosen, laboratorium, penelitian dan pengembangan, publikasi, perpustakaan yang memadai, serta manajemen pelayanan yang efektif dan akuntabel</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Akselerasi jumlah program studi kejuruan, vokasi, dan profesi; investasi dilakukan untuk pengembangan satuan pendidikan Universitas Bengkulu. Pendidikan kejuruan, advokasi, profesi membutuhkan kualifikasi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 8.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">kompetensi untuk memasuki pasar tenaga kerja, sehingga perlu ada penguatan agar selalu dapat mengacu dan memenuhi tuntutan lapangan kerja, standar kualifikasi kerja, profesionalisme, dan produktifitas kerja yang terus berkembang dalam memenuhi standar nasional dan intemasional.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Peningkatan jumlah dan mutu publikasi i1miah dan HAKI; kegiatan ini berkaitan dengan peran perguruan tinggi yang memiliki otonomi keilmuan dengan melakukan penelitian dan pengembangan untuk kepentingan pengembangan i1mu pengetahuan dan teknologi. Perguruan tinggi didorong untuk mampu memberikan pemikiran dan temuan/inovasi yang bermanfaat, baik untuk kepentingan pembangunan maupun untuk pengembangan pengetahuan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11pt">Peningkatan kreativftas, </span><em><span style="font-size: 12.5pt">entrepreneurship, </span></em><span style="font-size: 11pt">dan kepemimpinan mahasiswa; Pemberian bekal kepemimpinan serta jiwa yang memadai bagi mahasiswa yang mandid untuk menghadapi tantangan dan kemajuan iptek, serta peka terhadap peluang dan perubahan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Pengembangan Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan; kegiatan ini berupa pengembangan sistem, metode, dan mated pembelajaran dengan menggunakan TIK Kegiatan ini juga akan mengembangkan sistem jaringan informasi Universitas, infrastruktur dan SDM untuk mendukung implementasinya, baik untuk kepentingan manajemen pendidikan maupun proses pembelajaran.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><strong><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Otonomi daerah dan system desentralisasi mendorong . pengembangan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">daerah dengan pesat. Pengembangan ini membutuhkan sumber daya</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11pt" lang="SV">manusia dalam bidang sains dan teknologi. </span><span style="font-size: 11pt">Letak UNIB di kawasan pesisir</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">barat pulau Sumatera yang memiliki berbagai potensi SDA yang strategis</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">bagi pembangunan nasional, memberikan peluang bagi UNIB untuk</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">menjalin kerjasama riset dan pengabdian pada masyarakat dengan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">pemerintah daerah yang berada di kawasan pantai barat Sumatera dan sekitamya. Kerjasama juga dilakukan dengan industri terkait dengan potensi SDA tersebut.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Program‑program kerja yang merupakan jabaran dari kebijakan peningkatan mutu, relevansi dan daya saing secara ringkas meliputi:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">1. Pengembangan Kurikulum dan Teknologi Pembelajaran</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">2. Peningkatan mutu akreditasi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">3. Pengembangan mutu dosen</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">4. Pengembangan mutu PBM</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">5. Pengembangan mutu kegiatan akademik mahasiswa</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">6. Pengembangan mutu kegiatan non akademik mahasiswa</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">7. Peningkatan mutu penelitian</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">8. Pengembangan laboratorium</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">9. Peningkatan Mutu Perpustakaan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">10. Jaminan Mutu Akademik</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">11. Peningkatan mutu penelitian untuk bisnis</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">12. Peningkatan mutu publikasi ilmiah dan HAKI</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">13. Peningkatan mutu layanan masyarakat</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">14. Peningkatan peran alumni</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">15. Peningkatan mutu kerjasama</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><strong><span style="font-size: 13pt"><span style="font-family: Arial">3. Penguatan Tata Kelolai, Akuntabilitas dan Citra Publik</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 13pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11pt">Perubahan status PTN menjadi PT BHP adalah merupakan kebijakan nasional yang pasti sebagaimana yang tertuang dalam Undang‑Undang RI Nomor 9 tahun 2009 tentang Badan Hukum Pendidikan, maka prinsip­prinsip dasar BHP (seperti : faimess, akuntabilitas, transparansi dan efisiensi) sudah harus mulai diterapkan dan harus menjadi spirit bagi seluruh pimpinan, manajemen, dan </span><em><span style="font-size: 10.5pt">stakeholder </span></em><span style="font-size: 11pt">Universitas Bengkulu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 9pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Dalam masa transisi dari sentralisasi menuju masa desentralisasi maka keudukan dari PTN diubah menjadi Badan Layanan Umum Universitas Bengkulu. Dalam masa ini, pengembangan kapasitas dilakukan untuk mewujudkan Universitas Bengkulu yang memiliki keleluasaan dalam pelayanan pendidikan tinggi yang bermutu secara sehat dan akuntabel. Hal ini dicirikan melalui kapasitas Universitas Bengkulu yang mampu merespon lingkungan yang berubah secara otonom dan unik.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Penguatan kapasitas Universitas Bengkulu diorientasikan untuk mencapai status kapasitas tertinggi, yaitu dapat memenuhi atau di atas SNP. Pengembangan kapasitas dilakukan untuk mendorong agar sebagian besar program studifjurusan yang masih berada di bawah SNP secara bertahap akan diperkuat sehingga mampu melampaui SNP. Bagi program sutudi/jurusan yang sudah memenuhi SNP, akan didorong untuk memacu mutunya lebih tinggi lagi hingga dapat mencapai standar intemasional.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV">Penguatan kapasitas pendidikan finggi dilakukan melalui pengembangan mekanisme untuk mewujudkan kesehatan organisasi dan <strong>persiapan </strong>otonomi untuk semua Fakultas. Secara keseluruhan, upaya tersebut dilakukan dengan menetapkan sistem, mekanisme, norma‑norma, dan standar yang relevan yang dapat dijadikan acuan bagi masing‑masing Fakultas untuk meningkatkan kesehatan Fakultasnya. </span><span style="font-size: 11.5pt">Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Universitas Bengkulu dalam perencanaan, pengelolaan,&#8217; dan penyelenggaraan pelayanan pendidikan berbasis kinerja, melalui: (a) perbaikan kapasitas untuk merancang dan melaksanakan kebijakan, strategi, dan program‑program Renstra Universitas Bengkulu; (b) pengembangan strategi manajemen kurikulum, bahan ajar dan manajemen pembelajaran untuk identifikasi, advokasi, dan penyebarluasan praktek‑praktek terbaik dalam pengelolaan pendidikan; dan (c) mengembangkan sistem kerja sama untuk perencanaan, pengelolaan, dan monitoring kinerja sistem pendidikan secara menyeluruh.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 8.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Penyehatan organisasi dan persiapan otonomi juga dilakukan melalui program <em>Empowering, pathfinding, </em>dan <em>aligning </em>sebagai bagian dari partisipatif <em>leadership. Empowering </em>adalah memberdayakan seluruh stakeholder UNIB sesuai dengan <strong>bakat </strong>dan keahliannya masing ‑ masing untuk menunjang keberhasilan program kerja. <em>Pathfinding </em>dapat diartikan bahwa program kerja adalah merupakan kesepakatan <em>top‑down </em>maupun <em>bottom‑up approach. Aligning </em>berari bahwa pelaksanaan program kerja harus dengan displin dan konsisten untuk mencapai tujuan UNIB</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11pt">Perubahan status dari PTN menjadi BHP dalam beberapa tahun mendatang, juga menuntut Universitas Bengkulu untuk mengembangkan keunggulan akademiknya yang sinergi dengan upaya <em>pengembangan self generating revenue. </em>Upaya ini hanya bisa ditempuh apabila segala potensi akademik maupun non akademik dikomersialisasikan melalui kedasama dengan dunia usaha untuk menghasilkan llmu Pengetahuan dan Teknologi yang dapat digunakan untuk pembiayaan pengembangan pendidikan yang mandiri dan berkelanjutan. </span><span style="font-size: 11pt" lang="SV">Untuk merealisasikan hal tersebut, maka Pengembangan Kelembagaan Bisnis harus mulai dirintis.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Pengembangan kelembagaan bisnis ini dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif dari semua fakultas dan pusat‑pusat penelitian yang ada untuk secara bersama sama merencanakan, melaksanakan, mengembangkan dan mengevaluasi bisnis‑bisnis strategis berbasis IPTEK yang relevan dengan kompetensi dari masing‑masing fakultas/pusat penelitian, sehingga investasi yang ditanamkan pada unit unit bisnis tersebut dapat menghasilkan <em>revenue </em>yang maksimal bagi peningkatan kesejahteraan dosen dan <strong>karyawan, meringankan biaya SPP mahasiswa </strong>dan mengembangkan skala bisnis BLU UNIB disamping meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan tingginya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 2.5pt"><span style="font-family: Arial">I</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 2.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11.5pt">Kelembagaan bisnis yang dibangun juga dimaksudkan agar terjalin kerjasama yang baik antara pendidikan tinggi dengan stakeholder pendidikan tinggi, khususnya mahasiswa. Melalui kelembagaan bisnis ini, jembatan antara teori dan praktek dilapangan yang riil dapat diwujudkan. </span><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV">Sehingga asas produktivitas, efisiensi dan akuntabilitas merupakan prasyarat mutlak yang harus dipersiapkan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial">Untuk meningkatkan daya saing UNIB serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan pendidikan, maka kapasitas dan kompetensi dari aparatur UNIB perlu ditingkatkan. Pengembangan kapasitas aparatur ini dimaksudkan untuk mengembangkan kemampuan aparatur dalam pelayanan pendidikan yang efektif, inovatif, efisien, dan akuntabel. Pengembangan kapasitas aparatur ini juga diikuti dengan Peningkatan kedisiplinan, kineda dan akuntabilitas. Untuk itu, berbagai bentuk dan model pendidikan, pelatihan untuk pemenuhan kebutuhan tersebut akan dikembangkan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">Menjawab berbagai permasalahan dan tantangan masa depan pendidikan, instrumen kebijakan, pedoman, standar, dan aturan pelaksanaan teknis lainnya menjadi prioritas yang tidak kalah penting untuk terus disempumakan dan dikembangkan serta penegakkan merit system Universitas Bengkulu perlu terus ditingkatkan ditingkatkan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">Sangat disadari bahwa data‑data (keuangan, program, aset, SDIVI, kemahasiswaan dan sebagainya) yang ada saat ini seolah‑olah saling terpisah. Padahal seyogyanya data itu merupakan bagian yang terintegrasi dan tidak terpisahkan satu dengan yang lainnya. Membangun sistem yang dapat mengintegrasikan semua data yang dibutuhkan dalam mengelola UNIB menjadi hal yang sangat mendesak untuk dilakukan. Selain untuk memperkecil terjadinya kesalahan manusia, sistem tersebut dapat mengurangi pengulangan kegiatan pencatatan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 8.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">Di<span>                          </span>samping terus melakukan dan memantau program, kebijakan, dan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11.5pt">kegiatan pembangunan kapasitasnya, UNIB juga perlu melakukan sosialisasi kepada publik tentang apa yang direncanakan, yang telah dilakukan, dan bagaimana melakukan perbaikan. </span><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV">Selain untuk melakukan sosialisasi, paparan kepada publik juga dapat menjadi sarana peningkatan citra UNIB. Melalui paparan tersebut, diharapkan ada masukan dari seluruh masyarakat, khususnya pemerhati pengembangan UNIB.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt" lang="SV"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">Program‑program kerja yang merupakan jabaran dari kebijakan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">peningkatan Tata Kelola, Akuntabilitas dan Citra Publik secara ringkas meliputi:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">1. Penyehatan Organisasi dan Persiapan otonomi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">2. Pengembangan Kelembagaan Bisnis</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">3. Pengembangan Kapasitas, kompetensi dan Mutu Aparatur</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">4.<span>   </span>Penataan regulasi pengelolaan pendidikan dan penegakkan merit system</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">5. Pengembangan Struktur Pendanaan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">6. Peningkatan Sarana dan Prasarana</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">7.<span>   </span>Peningkatan Disiplin, Kesejahteraan, Keamanan dan Kenyamanan Kerja.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">8.<span>   </span>Pengembangan aplikasi SIM secara terintegrasi (keuangan, aset, kepegawaian, kemahasiswaan dan data lainnya)</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial">9.<span>                </span>Peningkatan citra dan laypnan publik</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 8.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 3.4pt"><span style="font-size: 13.5pt"><span style="font-family: Arial">PENUTUP</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 13.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11pt" lang="SV">Program keda rektor 2009‑2013 ini disusun untuk menjawab tantangan bagi Universitas Bengkulu saat ini dan masa mendatang. Melalui program kerja ini, target capaian akhir berupa terbangunnya landasan yang kokoh bagi Universitas Bengkulu menuju Badan Hukum Pendidikan (BHP) dalam 4 tahun akan terwujud. </span><span style="font-size: 11pt">Hal ini sejalan dengan amanat dari UU No 9 tahun 2009 Tentang BHP khususnya pada pasal 65 ayat (2) yang mengamanatkan bahwa Universitas Bengkulu paling lambat telah mengubah bentuk dan menyesuaikan tata kelolanya sebagai BHPP paling lambat 4 (empat) tahun sejak UU ini di undangkan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Namun demikian, tanpa kerja keras dan kekompakan seluruh sivitas akademika UNIB untuk mengimpelentasikan program keqa yang telah disusun ini, maka target capaian akhir yang diharapkan tidak akan terwujud.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Oleh sebab itu, dengan berbagai potensi SDIVI tanpa mengenal perbedaan fakultas, asal, alumni, suku dan segala macam perbedaan lainnya, semuanya memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam mewujudkan UNIB yang terdepan sebagaimana visi yang tertuang dalam Renstra UNIB 2006‑2016.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Prinsip profesionalitas, produktivitas, efisiensi dan akuntabilitas menjadi ruh bagi perjuangan UNIB kedepan.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/08/24/universitas-bengkulu-menuju-internasionalisasi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengantar Universitas Bengkulu Menjadi Universitas yang Berprestasi dan Berprestise Dunia</title>
		<link>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/23/mengantar-universitas-bengkulu-menjadi-universitas-yang/</link>
		<comments>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/23/mengantar-universitas-bengkulu-menjadi-universitas-yang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 08:59:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>urip_s</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[rencana kerja]]></category>

		<category><![CDATA[sivitas akademika]]></category>

		<category><![CDATA[UNIB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unib.ac.id/blog/urip_s/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Berikut saya sajikan rencana kerja rektor UNIB terpilih periode 2009-2013. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Tujuan mempublikasikan artikel adalah: 1) agar semua sivitas akademika dan karyawan UNIB memahami kemana UNIB akan dibawa; 2) sebagai pengingat bagi rektor terpilih ketika melaksanakan tugas.


Oleh: 
Prof. Ir. Zainal Muktamar, M.Sc., Ph.D.
 
BAGIAN I
PENDAHULUAN
 
Universitas Bengkulu (UNIB) memiliki Visi yang ingin dicapai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><strong><span style="font-size: 15pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">Berikut saya sajikan rencana kerja rektor UNIB terpilih periode 2009-2013. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Tujuan mempublikasikan artikel adalah: 1) agar semua sivitas akademika dan karyawan UNIB memahami kemana UNIB akan dibawa; 2) sebagai pengingat bagi rektor terpilih ketika melaksanakan tugas.</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><strong><span style="font-size: 15pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">Oleh:</span></span></strong><span style="font-size: 22.5pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot" lang="PT-BR"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 15pt">Prof. Ir. Zainal Muktamar, M.Sc., Ph.D.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 2.55pt;text-align: left"><span style="font-size: 15pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 2.55pt;text-align: left"><span style="font-size: 15pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">BAGIAN I</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 2.55pt;text-align: left"><span style="font-size: 15pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">PENDAHULUAN</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 15pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Universitas Bengkulu (UNIB) memiliki Visi yang ingin dicapai oleh seluruh sivitas akademika yaitu akan menjadi perguruan tinggi yang berada di barisan terdepan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang mendukung pembangunan berkelanjutan yang beretika dan bermoral dalam suatu sistem akademik yang demokratis dan didukung oleh fasilitas yang efisien, efektif, dan terpadu serta membedkan pelayanan yang memuaskan. Untuk mewujudkan visi tersebut, Misi UNIB adalah (a) melaksanakan pendidikan, penelitian, </span></strong><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">dan <strong>pengabdian kepada masyarakat untuk mencerdaskan dan memenuhi kebutuhan masyarakat, (b) meningkatkan suasana akademik yang lebih beretika, bermoral dan demokratis, (c) meningkatkan dan mengembangkan program‑program akademik unggulan, kemitraan dengan dunia usaha, pemerintah </strong>dan <strong>masyarakat, (d) meningkatkan kompetensi lulusan UNIB melalui program‑program akademik yang strategis, efektif, komprehensif dan relevan, dan (e) meningkatkan kualitas sivitas akademika UNIB.<span id="more-37"></span></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Berpedoman erat pada visi dan misi serta Rencana Strategis 2006‑2016, berbagai program dan kegiatan telah dicapai oleh pimpinan dan sivitas akademika serta karyawan UNIB periode 2005‑2009. Secara nasional, pada tahun 2007 UNIB masuk dalam </span></strong><em><span lang="PT-BR"><span style="font-size: x-small">50 Indonesian Promising University. </span></span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Penilaian ini mengukuhkan kinerja yang baik diantara 2799 universitas yang dievaluasi. Kinerja yang berhasil dicapai pada periode tersebut meliputi meningkatnya akses dan komitmen masyarakat, kualitas program, kualitas penelitian dan</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">publikasi, kualitas pengabdian pada masyarakat, <em>soft skill </em>dan <em>life skill </em>mahasiswa, sistem informasi manajemen, otonomi pengelolaan sumber daya manusia, otonomi pengelolaan keuangan dan aset, serta citra publik <em>(brand </em>image).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR">Bila dibanding dengan keadaan tahun 2005, maka pada tahun 2008 jumlah fakultas telah bertambah satu fakultas, yakni fakultas Teknik (2007), sehingga secara keseluruhan menjadi 7 (tujuh) falkultas. Sementara itu, selama periode 2005 akhir sampai 2008 akhir, jumlah program Sarjana baru juga bertambah yaitu program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (2006), Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (2007). Tambahan program Diploma adalah Diploma Sektretaris (2008). Sedangkan program Pascasarjana yang bertambah adalah Magister Perencanaan Pernbangunan (2006), Magister Ilmu Hukum (2007) Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (2007), Magister Pengelolaan Sumberclaya Alam dan Lingkungan (2007). </span><span style="font-size: 11pt">Dengan demikian jumlah program studi yang ditawarkan pada akhir tahun 2008 menjadi 49 program studi SO, S1, dan S2. Pada tahun 2008 telah menambah satu jurusan lagi, yakni Jurusan Komunikasi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11pt">Usaha‑usaha membangun kerjasama dengan berbagai institusi pemerintah maupun swasta di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional telah dilakukan. </span><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR">Dalam tiga tahun terakhir telah ditandatangani 13 MoU tingkat lokal, 9 MoU tingkat nasional, serta 6 MoU tingkat internasional. Dari jumlah tersebut termasuk 4 MoU dengan Universitas Lokal, 5 MoU Universitas Nasional, dan 3 MoU Universitas Internasional. Kesepahaman tersebut meliputi kedasama bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Semua clokumen MoU tersebut telah ditinclaklanjuti dengan berbagai kegiatan. </span><span style="font-size: 11pt">MOU, piagam keda sama dengan semua Pemerintah Kabupaten di Propinsi Bengkulu yang telah ditandatangi UNIB merupakan satu langkah strategis yang diharapkan dapat menjadi jembatan menuju terwujudnya cita‑cita institusi Unib. Sampai saat ini Unib juga berusaha mengembangkan jaringan kerjasama intemasional terutama melalui skema U to U. Hal ini sesuai dengan komitmen Unib untuk membawa Unib ke jenjang pergaulan ilmu yang lebih tinggi melalui internasionalisasi pendidikan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Dalam kerangka internasionalisasi pendidikan, UNIB harus dapat beradaptasi, mendapat akses untuk masuk dalam pergaulan ilmu internasional, dan mendapatkan manfaat dari kecenderungan tersebut. Upaya menuju internasionalisasi tersebut sudah dirintis sejak tahun 2005 yang lalu. Salah satu implementesinya adalah dalam tahun 2008 Unib menjadi salah satu dari 44 Perguruan Tinggi di Indonesia yang ditunjuk untuk menerima mahasiswa asing belajar Bahasa dan Sastra Indonesia. Sebanyak 10 orang mahasiswa asing diberikan beasiswa oleh Depdiknas untuk belajar di Unib. Untuk kerjasama dengan beberapa universitas internasional, tindak lanjut yang telah dilakukan adalah pengiriman beberapa mahasiswa UNIB untuk mengikuti kuliah di universitas mitra, Rajamangala University Of Technology Srivijaya, Thailand. Dalam waktu dekat direncanakan akan ada beberapa mahasiswa dari universitas tersebut untuk mengirim mahasiswanya dengan program yang sama. Dalam waktu dekat, kedasama serupa akan dilakukan dengan Murray State University USA dan Maejo University Thailand. Bahkan pada tahun 2009 ini beberapa mahasiswa dari New York University akan sit in di UNIB. Menindaklanjuti kesepahaman ini, dalam waktu dekat UNIB sudah harus memiliki kelas berstandar internasional.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 11pt">Peningkatan komitmen masyarakat </span></strong><span style="font-size: 11pt">dilakukan <strong>dengan melakukan kelas </strong>bersama. Dengan Pemerintah Kabupaten Kepahyang kerjasama dilakukan dalam penyelenggaran program pendidikan Guru Sekolah Dasar sejak tahun 2008. Pemerintah Kabupaten Lebong, Kaur, dan Mukomuko juga akan menyelenggarakan program yang serupa pada tahun 2009. Pada tahun 2009, peningkatan komitmen masyarakat juga akan dilakukan melalui pengembangan Pendidikan Dokter secara bersama‑sama dengan Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota. Calon mahasiswa yang akan diseleksi akan dikirimkan oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota, dan biaya penyelenggaraannya secara penuh oleh masing‑masing Pemerintah Kabupaten dan Kota. Pada saat lulus nanti, para dokter tersebut akan diikat menjadi tenaga tetap pada masing‑masing Pemerintah Kabupaten dan Kota.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11pt">UNIB memiliki kelembagaan penjaminan mutu internal yang bernama Badan Penjaminan Mutu (BPM; SK Rektor No.1865/J30/HK/2008) dan sudah memiliki kebijakan (policy) resmi mengenai Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). BPM sedang berupaya mengembangkan Sistern Penjaminan Mutu Akadernik di Unib dengan konsisten. Dalarn 3 (tiga) tahun terakhir ini (2006­2008) fokus utarna BPM adalah pengernbangan penjarninan mutu akadernik. Persiapan dan perencanaan pelaksanaan sistern penjarninan mutu di Unib, diawali dengan melakukan </span><em><span style="font-size: 10.5pt">benchmarking </span></em><span style="font-size: 11pt">pada universitas‑universitas yang telah dahulu menialankan sistem penjarninan mutu, seperti Kantor Jarninan Mutu (KJM) Universitas Gadjah Mada, dan IPB.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11pt">Berbagai kegiatan mahasiswa telah dilaksanakan untuk meningkatkan daya saing, life skill, dan </span><em><span style="font-size: 10.5pt">social </span></em><span style="font-size: 11pt">skill. Beberapa mahasiswa baik secara individu maupun tim telah dikirim untuk berpartisipasi dan berprestasi di beberapa kegiatan di tingkat lokal maupun nasional dad kegiatan ilmiah, seni, maupun olah raga. Sampai dengan tahun 2007 telah diraih sebanyak 12 penghargaan di tingkat nasional yang diterima mahasiswa. Prestasi belajar mahasiswa terus berusaha di tingkatkan untuk dapat memiliki daya saing yang cukup di pasar kerja. lPK lulusan telah meningkat secara gradual dad rata‑rata 3,05 pada tahun 2006 menjadi 3,13 pada tahun 2008. Usaha meningkatkan lPK mahasiswa telah dibarengi dengan usaha peningkatan jurnlah beasiswa khususnya untuk mahasiswa miskin dan berprestasi. Jurnlah mahasiswa penerima beasiswa telah meningkat dad 15,82 persen pada tahun 2005 menjadi 17,59 persen pada tahun 2007.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11pt">Jarninan mutu lulusan merupakan prioritas Unib. </span><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR">Untuk mencapai cita‑cita tersebut berbagai upaya terus dilakukan. Data memperlihatkan adanya peningkatan kualitas lulusan dari segi rata‑rata Indeks Prestasi Kurnulatif lulusan. Pada wisuda ke‑33, 24 April 2001 misainya, lulusan S‑1 Unib yang mencapai prestasi </span><em><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">cum laude </span></em><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR">sebanyak 10 orang dari 276 lulusan atau 3,75 persen, dan yang menceipai prestasi sangat mernuaskan sebanyak 149 orang dari 276 lulusan atau 55,81 persen. Sernentara itu, pada wisuda ke‑56, 18 Desernber 2008 yang lalu, jumlah lulusan S‑1 Unib yang mencapai prestasi </span><em><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">cum laude </span></em><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR">adalah 12 orang dari 443 lulusan atau 2,71 persen, dan yang mencapai prestasi sangat mernuaskan adalah 365 orang dari 443 lulusan atau 82,4 persen. Secara kuantitatif data tersebut menunjukkan peningkatan mutu lulusan Unib.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR">Dengan SDM yang sangat baik di UNIB, kita yakin hasil riset dan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan staf dosen Unib akan lebih memiliki relevansi dan kesesuaian dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat. Ke depan, dengan kualifikasi SDM yang demikian, Unib akan mampu menjadi salah satu universitas terdepan di tingkat nasional dan universitas yang diperhitungkan di tingkat internasional. Pernyataan ini ticlaklah berlebihan. Sebab, data telah menunjukkan bahwa Unib memang memiliki potensi untuk dapat mewujudkan cita‑cita akademiknya sebagai satu dari barisan perguruan tinggi terdepan. Selain itu, staf dosen Unib telah mampu menunjukkan prestasi dalam riset seperti yang ditunjukkan dalarn jumlah usulan Hibah Bersaing, Hibah Pekerti, Fundamental, Riset Unggulan Kementerian Ristek, dan riset sekelas lainnya. Para peneliti juga terus mendalami riset unggulan universitas, sumber daya alam hutan tropis dan pesisir. </span><span style="font-size: 11pt">Ke depan, UNIB akan unggul dalam penelitian kedua topik tersebut. Jumlah penelitian dengan berbagai sumber dana meningkat dad 126 judul pada tahun 2006 menjadi 155 judul pada tahun 2009 ini. Jumlah HaKI bertambah dad 1 pada tahun 2006 menjadi 2 pada tahun 2008. Jumlah buku ilmiah terbit juga meningkat dad 6 buah pada tahun 2006 menjadi 15 buah pada tahun 2008. Jumlah publikasi di jurnal nasional terakreditasi rata‑rata 72 artikel per tahun selama tiga tahun terakhir. Sementara jumlah publikasi di jurnal internasional rata‑rata 13 artikel.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Sernentara itu, <strong>jumlah kegiaten pengabdian pada masyarakat yang dilakukan </strong>staf dosen yang didanai dari berbagai sumber dana juga terus meningkat dalam tiga tahun terakhir ini. Kegiatan pengabdian telah diarahkan untuk implementasi hasil‑hasil riset, bekerjasama dengan industri, pernerintah daerah, dan masyarakat secara luas. Persentase publikasi pada tahun 2008 mencapai lebih dari 45 persen.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 11pt">Salah satu program srategis Unib adalah pengembangain budaya ICT di </span></strong><span style="font-size: 11pt">kalangan dosen, karyawan dan mahasiswa melalui penyediaan akses, sarana dan prasarana, sistern aplikasi dan regulasi yang berkaitan dengan hal ini. Pada tahun 2007 Unib suclah mengembangkan sistem informasi tentang pengelolaan aset (SIMASET), sistern informasi kemahasiswaan dan alumni (SIMAWA), serta sistem informasi manajemen kepegawaian (SIMPEG).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 388.85pt;text-align: left"><span style="font-size: 9.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Seluruh sistern aplikasi ini diharapkan akan diintegrasikan dengan sistern layanan akademik pada tahun 2009. Pengembangan sistern aplikasi yang sudah ada di Unib belum digunakan sepenuhnya, disamping karena belum terintegrasi dengan sistim akademik, saat ini masih dilakukan <em>entry data </em>tentang kepegawaian, <em>asset, </em>sumber pustaka di fakultas‑fakultas dan penataan prosedur layanan standar untuk berbagai layanan yang dilakukan Unib.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Pemanfaatan internet di kalangan civitas akademika dan karyawan setiap tahun mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan kecepatan daya akses internet yang dimiliki Unib. Pada akhir tahun 2005, layanan internet masih terbatas melalui <em>wired connections, </em>dengan mengandalkan jaringan lokal berserat dengan kapasitas koneksi 512 Kbps yang disediakan oleh VSAT yang merupakan hasil <em>share </em>dengan 9 Universitas. Hingga tahun 2006 akhir, penyediaan akses internet gratis untuk mahasiswa dilakukan melalui penyediaan akses di UPT Puskom dan UPT P2AP sebanyak 80 titik koneksi yang terbagi di laboratorium. Selain itu juga melalui kegiatan PHK dari masing‑masing jurusan juga mengemban gkan layanan internet bagi mahasiswa. Akses internet mahasiswa masih terbatas di UPT Puskom yang penggunaannya diatur berdasarkan fakultas. Kecepatan akses tersebut dipandang kurang memenuhi penggunaan internet untuk mahasiswa dan dosen di Unib. Untuk itu mulai tahun 2007, Unib mengembangkan kecepatan akses sebesar 2 Mb melalui ASTINET, dan ditingkatkan lagi menjadi 3 Mb pada akhir tahun 2008. Pada akhir tahun 2006 tercatat 300 &#8220;nodes&#8221;ttitik jaringan dengan lebih dad 500 titik koneksi, dan berkembang menjadi 588 <em>nodes </em>pada akhir tahun 2007. Unib juga sedang mengembangkan fasilitas <em>hotspot </em>sebanyak 255 <em>nodes </em>yang secara efektif telah berfungsi sejak bulan Desember 2008 sudah melingkupi sernua areal kampus dan lantai 1 sernua gedung di kampus Kandang Limun.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt">Spirit <strong>kelembagaan sebagaimama kami sebutkam di atas, </strong></span><span style="font-size: 12.5pt">mcinjadi prioritas </span><span style="font-size: 10.5pt">utama yang setiap saat d iturn buhkem bang kan serta secara terus‑menerus dipantau dan dievaluasi. Dalam gerak keseharian prinsip‑prinsip efisien, <em>resources sharing, </em>produktivitas, dan pendekatan prestasi terus dilakukan. Bertalian dengan ini, setahap demi setahap perubahan kelembagaan terus disosialisasikan untuk dapat menginternalisasi dalam kehidupan civitas akademika Unib. Sejalan dengan perubahan internal yang terus‑menerus dikembangkan, langkah‑langkah konkret juga terus kami lakukan untuk menyikapi berbagai perubahan eksternal dan tuntutan masyarakat luas. Untuk itu, UNIB harus terus mengupayakan terpenuhinya kriteria atau ciri utama budaya organisasi Perguruan Tinggi yang baik yaitu kesehatan organisasi yang prima dengan suasana akademik yang kondusif. Suasana akademik yang kondusif ditandai dengan tingginya derajat motivasi, kepuasan kerja, dan prestasi sivitas academika, terutama dosen, dalam mengupayakan tercapainya tujuan‑tujuan jangka panjang, menengah, dan pendek UNIB. Peningkatan kualitas dosen terus diupayakan agar dapat mengimbangi dan mengisi pengembangan suasana akademik yang kondusif tersebut</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><em><span style="font-size: 16pt"><span style="font-family: Arial">BAGIAN 2</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 16pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 3.05pt;text-align: left"><em><span style="font-size: 16pt"><span style="font-family: Arial">GOOD UNIVERSITY GOVERNANCE:</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 2.6pt;text-align: left"><span style="font-size: 16pt"><span style="font-family: Arial">LANDASAN PENGEMBANGAN UNIVERSITAS BENGKULU</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 16pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR">Akhir‑akhir ini isu intemasionalisasi pendidikan terus bergema. Berbagai ketentuan pemerintah dan berbagai kesempatan yang terbuka telah menclorong UNIB untuk setahap demi setahap menuju kepada intemasionalisasi pendidikan. </span><span style="font-size: 11pt">Banyak strategi untuk menuju ke arah itu. Salah satu strategi yang dilakukan adalah pengembangan <em>Good</em><em> University</em><em> Governance. </em>Konsep <em>Good University Governance </em>diilhami oleh dua konsep pendahulunya, yaitu <em>Good Governance </em>di dalam kehidupan kenegaraan dan <em>Good Corporate Governance </em>di dalam pengelolaan perusahaan swasta maupun BUMN.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><em><span style="font-size: 11pt">Isu Good Governance </span></em><span style="font-size: 11pt">berkembang di Indonesia di tengah‑tengah menguatnya isu reformasi. Pembahasan <em>governance </em>ticlak akan tedepas dari paradigma <em>government, </em>karena perkembangan paradigma <em>governance </em>merupakan transformasi <em>government </em>secara bertahap. Dalam cara pandang lama, pemerintah <em>(government) </em>sangat identik dengan kekuasaan, penguasaan, kewenangan, dominasi, pemaksaan, pemusatan, dan lain sebagainya. Namun demikian pada dekade 1990‑an, sejurnlah pandangan baru terhadap pemerintah bermunculan, meskipun secara empirik pernerintah belum berubah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 10.5pt">Di sisi lain, sulit dipungkiri bahwa dalam sepuluh tahun terakhir ini, istilah </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">Good Corporate Governance (GCG) </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">kian populer. </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">GCG </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">adalah prinsip yang mengarahkan dan mengendalikan perusahaan agar mencapai keseimbangan antara kekuatan serta kewenangan perusahaan dalam memberikan pertanggungjawabannya kepada para </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">shareholders </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">khususnya, </span></strong><span style="font-size: 10.5pt">dan <em>stakeholders </em><strong>pada umumnya. Melalui prinsip‑prinsip </strong><em>faimess, transparency, accountability, </em>dan <em>stakeholder concern, </em><strong>penerapan </strong><em>GCG </em><strong>diyakini akan menolong perusahaan menuju ke arah yang lebih sehat, mampu bersaing, dikelola secara dinamis serta profesional. Ujungnya adalah daya saing yang tangguh, yang diikuti pulihnya kepercayaan publik pada produk‑produknya.</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 10.5pt">Mengadopsi perkembangan‑perkembangan tersebut, perguruan tinggi mengembangkan </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">Good University Governance </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">atau selanjutnya disingkat dengan </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">GUG. </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">Konsep </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">GUG </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">menempatkan tiga unsur pendidikan tinggi yaitu penyelenggara, mahasiswa, dan </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">stakeholders </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">(atau </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">user) </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">menjadi fokus perhatian utarna. Penyelenggara meliputi pimpinan beserta seluruh jajaran administrasinya, mahasiswa mewakili pihak yang secara langsung mendapatkan layanan perguruan tinggi, dan </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">stakeholder </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">berkaitan dengan kerjasama dan layanan publik universitas dengan berbagai unsur masyarakat termasuk lembaga pernerintahan dan swasta. </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">GUG </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">lebih menekankan pada interaksi antara manajemen universitas, mahasiswa, dan masyarakat. Berpikir mengenai </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">GUG </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">adalah berpikir mengenai bagaimana sernua pihak mencapai tujuan‑tujuan bersama pendidikan tinggi.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Model </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">governance </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">bisa buruk bisa juga baik. </span></strong><strong><span style="font-size: 10.5pt">Model yang baik kemudian disebut dengan istilah </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">good govemance. </span></em><em><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Good governance </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">dimaknai secara terbuka dan beragam oleh banyak individu maupun lembaga. Bank Dunia memberi batasan </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">good govemance </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">sebagai pelayanan publik yang efisien, sistern peradilan yang dapat diandalkan, serta pernerintahan yang bertanggungjawab pada publiknya. Komunitas Eropa merumuskannya sebagai pengelolaan kebijakan sosial ekonomi yang masuk akal, pengambilan keputusan yang demokratis, transparansi pernerintahan dan pertanggungjawaban financial yang memadai, penciptaan lingkungan yang bersahabat dengan pasar bagi pembangunan, langkah‑langkah untuk </span></strong><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">memerangi korupsi, penghargaan terhadap aturan hukum, penghargaan terhadap HAM, kebebasan pers dan ekspresi.<strong></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">Secara tegas UNDID mengidentifikasi 6 karakteristik <em>good governance: 1) </em>partisipatif, 2) transparansi, 3) efektif dan berkeadilan, 4) mempromosikan supremasi hukum, 5) memastikan bahwa prioritas sosial, ekonomi dan politik didasarkan pada konsensus dalam masyarakat, dan 6) memastikan bahwa suara penduduk miskin dan rentan didengarkan dalam pengambilan keputusan.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Pada hakikatnya, penyelenggaraan pemerintahan ditujukan kepada terciptanya fungsi pelayanan publik <em>(publik service). </em></span><span style="font-size: 10.5pt">Pemerintahan yang baik cenderung menciptakan terselenggaranya fungsi pelayanan publik dengan baik pula. Sebaliknya, pemerintahan yang buruk mengakibatkan fungsi pelayanan publik tidak akan dapat terselenggara dengan baik. Prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, tidak hanya terbatas pada penggunaan peraturan perundang‑undangan yang berlaku, melainkan dikembangkan dengan menerapkan prinsip penyelenggaraan pemerintahan yang baik yang tidak hanya melibatkan pernerintah atau negara <em>(state) </em>semata, tetapi harus melibatkan sistern birokrasi maupun ekstern birokrasi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><em><span style="font-size: 10.5pt">Good Corparate Governance (GCG), </span></em><span style="font-size: 10.5pt">di sisi lain, juga menerapkan prinsip­prinsip <em>transparency </em>(keterbukaan informasi), <em>accountability </em>(akuntabilitas), <em>responsibility </em>(pertanggungjawaban), <em>independency </em>(kemandirian), dan <em>fairness </em>(kesetaraan dan kewajaran). Manfaat GCG ini bukan hanya untuk saat ini, <strong>tetapi juga dalam jangka panjang dapat </strong>menjadi pilar utama pendukung tumbuh kembangnya perusahaan sekaligus pilar pemenang era persaingan global.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Jika diskusi tersebut <strong>diaplikasikan pada penerapan konsep </strong><em>Good University Governance </em>atau GUG, maka <em>governance </em>dimaknai sebagai pelayanan administrasi yang efisien, sistern administrasi yang dapat diandalkan, serta pengelolaan universitas yang bertanggungjawab pada publiknya. GUG harus mampu menjamin pengelolaan kebijakan universitas yang cerdas, pengambilan keputusan yang demokratis, transparansi pengelolaan dan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">pertanggungjawaban finansial yang memadai, serta penciptaan hubungan kerjasama yang professional dan bersahabat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Pada hakekatnya, administrasi penyelenggaraan universitas dituiukan kepada terciptanya fungsi pelayanan yang baik. Pengelolaan yang baik cenderung menciptakan terse lenggara nya fungsi pelayanan dengan baik pula. Sebaliknya, pengelolaan yang buruk mengakibatkan fungsi pelayanan tidak akan dapat terselenggara dengan baik. Prinsip tata kelola yang baik, tidak hanya terbatas pada penggunaan peraturan dan ketentuan yang berlaku, melainkan dikembangkan dengan menerapkan prinsip penyelenggaraan universitas yang baik yang tidak hanya melibatkan pimpinan semata, tetapi harus melibatkan sistem administrasi maupun ekstern administrasi universitas. Dalam pemahaman ini, GUG bukan semata‑mata mencakup relasi dalam pengelolaan universitas, melainkan mencakup relasi sinergis dan sejajar antara universitas, mahasiswa, dan masyarakat. Gagasan kesejajaran ini mengandung arti akan pentingnya redefinisi peran dan hubungan ketiga unsur ini dalam mengelola sumberdaya yang tersedia. Dari aplikasi ini akan muncul hubungan yang sinergis antara ketiga unsur sehingga terwujud pengelolaan universitas yang bersih‑responsif‑betanggungjawab, semaraknya kehidupan akademik serta kehidupan masyarakat yang baik.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Lalu apa yang harus dilakukan oleh UNIB dalam kerangka GUG ini? Tidak dapat dihindari, UNIB harus dapat beradaptasi dan memanfaatkan momentum <em>good governance </em>tersebut. Universitas Bengkulu harus terus melakukan beberapa pembenahan terutama di bidang manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen keuangan, manajemen aset, perubahan strategi pembiayaan, sistem informasi manajemen, dan <em>brand image </em>untuk mempersiapkan UNIB secara riil berperan dalam <em>conveying better future.</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Berbagai <strong>prestasi yang dicapai oleh UNIS dalam bidang pendidlikan dan pengajaran, </strong>penelitian, serta pengabdian pada masyarakat jelas merupakan rangkaian kebanggaan yang harus kita syukuri bersama.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Tidak berhenti sampai di situ saja, UNIB harus terus menerus mengupayakan terpenuhinya kriteria atau ciri utama budaya organisasi Perguruan Tinggi yang baik beriandaskan kesehatan organisasi yang prima dengan suasana akademik yang kondusif.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">Untuk memfasilitasi itu semua, semangat mengembangkan GUG harus terus dibangun. Pengelolaan universitas harus selalu berorientasi pelayanan publik. Pengelolaan universitas harus dikembangkan berdasar prinsip‑prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, kemandirian, dan kesetaraan. GUG harus menjadi komitmen seluruh sivitas akademika dan karyawan, sebagai suatu pola hubungan, sistem, dan proses yang digunakan pada setiap jenjang administrasi universitas guna memberikan nilai tambah kepada UNIB sendiri secara berkesinambungan dalam jangka panjang, dengan tetap memperhatikan kepentingan <em>stakeholders, </em>berlandaskan peraturan perundangan dan norma yang berlaku.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">Pemikiran‑pemikiran tersebut sangat sesuai dengan Rencana Strategis (Renstra) UNIB 2006 ‑ 2016 untuk mewujudkan visi menjadi salah satu perguruan tinggi terdepan, <em>conveying better future. </em>Rencana pengembangan tersebut juga telah sesuai dengan kebijakan dasar Depdiknas melalui strategi jangka panjang yaitu menciptakan kelembagaan yang sehat, efisiensi kelembagaan, dan akuntabilitas baik kepada masyarakat maupun kepada pernerintah. Dalam Renstra tersebut diuraikan strategi jangka panjang UNIB yang mencakup tiga usaha besar yaitu (1) peningkatan daya kompetisi, (2) pemberdayaan otonomi kelembagaan, dan (3) penciptaan organisiasi kelembagaan yang sehat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">Untuk meningkatkan <strong>daya kompetisi, UNIB harus terus melakukan usaha-­</strong>usaha antara lain:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 34.9pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">a) berupaya terus mencapai keunggulan‑keunggulan pada berbagai kegiatan;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 34.6pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">b) melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan pasar kerja;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 34.75pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">c) memberdayakan unit‑unit untuk meningkatkan mutu tridharma; serta menumbuhkan kreatifitas karya ilmiah mahasiswa.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial">Untuk mewujudkan otonomi kelembagaan, UNIB terus melakukan berbagai upaya antara lain:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 37.25pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt">menata unit‑unit kelembagaan; melakukan reformasi finansial dan sistem pengadaan; pengembangan manajemen kepegawaian; pemberdayaan kepemimpinan dan pemenuhan kebutuhan staf; pemberian competitive </span><em><span style="font-size: 11.5pt">funding </span></em><span style="font-size: 10.5pt">melalui sistem kompetisi; serta melakukan restrukturisasi pembiayaan operasional.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 2.9pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Sementera itu, untuk peningkatan kesehatan organisasi, UNIB terus melakukan berbagai usaha melalui:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 39.5pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt">pembangunan kapasitas organisasi yang sesuai dengan spirit otonomi; peningkatan organisasi sejawat (peer </span><em><span style="font-size: 11.5pt">organization) </span></em><span style="font-size: 10.5pt">untuk menjamin mutu lembaga;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 36.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">peningkatan kredibilitas lembaga;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 39.25pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">membangun </span><em><span style="font-size: 11.5pt" lang="PT-BR">good governance; </span></em><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">serta melakukan berbagai kedasama.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Rencana pengembangan UNIB ini dimaksudkan sebagai pedoman bagi penentuan penekanan pelaksanaan kebijakan pengembangan UNIB jangka menengah dalam memastikan tercapainya visi, misi dan tujuan UNIB. </span><span style="font-size: 10.5pt">Sejalan dengan kecenderungan internasionalisasi pendidikan, pengembangan UNIB jangka panjang akan lebih mememberikan tekanan pada:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 19.35pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(1) peningkatan kapasitas dan modernisasi, (2) penguatan pelayanan, (3) daya saing regional, dan (4) daya saing internasional.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Setiap tema strategis pengembangan UNIB jangka panjang di atas diturunkan dalam program kerja universitas sesuai kebijakan pengembangan UNIB jangka menengah yang menekankan pada 3 tantangan utama yaitu (1) pemerataan dan peduasan akses, (2) peningkatan mutu, relevansi</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 15.5pt"><span style="font-family: Arial">BAGIAN 3</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 15.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 15.5pt"><span style="font-family: Arial">PROGRAM PENGEMBANGAN UNIVERSITAS BENGKULU</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 15.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 10.5pt">Dua tantanagn pokok yang dihadapi perguruan tinggi yaitu: pertama, meningkatkan daya tampung; kedua, mengembangkan program akademik yang sesuai dengan berbagai kebutuhan yang luas di masa depan. Dengan perkataan lain, perguruan tinggi dituntut agar memenuhi amanat konstitusi mengembangkan did untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">conveying better future, </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">seraya terus meningkatkan kualitas tenaga akademik untuk melayani kebutuhan di berbagai bidang kehidupan masyarakat lokal, nasional, dan internasional di masa depan. Menyikapi tantangan tersebut, UNIB harus mengembangkan diri sebagai </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">Center of Excellence, Entrepreneur University, </span></em><span style="font-size: 10.5pt">dan <em>Community</em><em> Based University</em><em>. </em><strong>Dengan komitmen pokok demikian UNIB harus memusatkan </strong>did <strong>pada bidang akademik, pengembangan ilmu, teknologi, dan seni, meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian dan pengabdian pada masyarakat.</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><strong><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">3.1. Roadmap Pengembangan 2006 ‑ 2016</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 10.5pt">Dalam Rencana Strategis UNIB 2006‑2016 disebutkan bahwa paling kurang pada tahun 2025 kualitas pendidikan tinggi UNIB sudah dapat dikategorikan sebagai World </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">University. </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">Target pengembangan </span></strong><span style="font-size: 10.5pt">ini <strong>tentunya tidak didasarkan pada perhitungan dan pertimbangan yang mengada‑ada. Logika-­logika kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman tentunya sudah dianalisis. Berbagai perkembangan, capaian, prestasi, </strong>dan <strong>juga permasalahan‑permasalahan telah dikaji secara hati‑hati. Dari analisis dan </strong>hitungan‑hitungan yang dilakukan dapat disimpulkan dengan keteguhan dan semangat yang kuat, bahwa UNIB akan mampu menjadi salah satu perguruan tinggi terdepan dalam kegiatan‑kegiatan akademik dan riset. Hal ini mengandung penjelasan bahwa UNIB ingin menjadi salah satu universitas terbaik di tingkat nasional dan eksis sebagai salah satu World Class Universities. Untuk itu, melalui prinsip‑prinsip center of excellence, community <em>based university, </em>dan conveying better future, UNIB menyusun langkah­langkah pengembangan profesionalisme pendidikan finggi menuju <em>accredited </em>university dan world university.<strong></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 345.1pt;text-align: left"><span style="font-size: 5.5pt"><span style="font-family: Arial">7</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 5.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">3.2. Program pengembangan 2009‑2013</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Untuk menuju <em>accredited university </em>dan <em>word </em>university, rencana strategis sampai dengan 2025 harus di <em>breakdown </em>dalam periode 4 (empat) tahunan: 2009‑2013, 20013‑2017, 2017‑2020, dan 2020‑2023. Dalam 4 (empat) periode kepemimpinan meraih kelas <em>world </em>university, UNIB secara cerdas dan bertahap harus secara terus menerus melakukan penyempurnaan­penyempurnaan dan peningkatan kualitas untuk memenuhi kriteria‑kriteria baku‑</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"><span> </span>(1) Eligibilitas dan integritas,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">(2) Tata Pamong yang efektif,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(3) Sumber daya manusia yang berkualitas,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">(4) Prasarana dan sarana yang kondusif,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt">(5) Sistem administrasi keuangan yang </span><em><span style="font-size: 11.5pt">transparant </span></em><span style="font-size: 10.5pt">dan </span><em><span style="font-size: 11.5pt">accountable,</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(6) Sistem Informasi Manajemen yang mudah, cepat, lengkap, dan akurat,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(7) Kegiatan‑kegiatan kemahasiswaan yang signifikan,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(8) Sistem Pembelajaran yang cerdas,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(10) Penelitian, publikasi, dan pengabdian pada masyarakat,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(11) Sistem Jaminan Mutu yang konsisten,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(12) Suasana Akademik yang kondusif,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(13) Sistern Pengelolaan yang efektif,</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(14) Lulusan yang kompetitif‑, dan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 18.9pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(15) Mutu Program Studi yang kompetitif.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt">Hasil dari langkah‑langkah ini akan menjadi landasan yang kokoh untuk selanjutnya mengembangkan UNIB sebagai worid </span><em><span style="font-size: 11.5pt">university. </span></em><span style="font-size: 10.5pt">Keinginan ini nampak terlalu muluk namun targetan ini telah dijadikan orientasi pengembangan ke depan. Optimisme tetap harus dibangun dengan kesadaran penuh untuk membangun eksistensi yang adaptif dengan perkembangan akademik, ilmu, dan teknologi. Untuk dapat sampai pada worid class </span><em><span style="font-size: 11.5pt">university, </span></em><span style="font-size: 10.5pt">UNIB secara cerdas dan bertahap telah dan akan terus mendorong seluruh civitas academica untuk dapat meraih prestasi terbaik untuk melakukan kegiatan‑kegiatan akademik dan riset. Kegiatan‑kegiatan ini diorientasikan untulk mencapai standar berikut:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 34.5pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt">(1) Jumlah alumni yang meraih predikat dan penghargaan internasional dalarn bidang </span><em><span style="font-size: 11.5pt">science, engineering, life, medicine, </span></em><span style="font-size: 10.5pt">dan social </span><em><span style="font-size: 11.5pt">sciences.</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 34.5pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt">(2) Jumlah staf pengajar yang meraih predikat dan penghargaan internasional dalarn bidang </span><em><span style="font-size: 11.5pt">science, engineering, life, medicine, d</span></em><span style="font-size: 10.5pt">an </span><em><span style="font-size: 11.5pt">social sciences.</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 34.5pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(3) Jumlah karya ilmiah staf pengajar yang menjadi referensi utama berbagai karya ilmiah yang lain dan terdaftar pada lembaga internasional representative</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 17.75pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(4) Jumlah publikasi artikel ilmiah yang tercatat dalarn Citation Index</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 34.5pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(5) Persentase artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam 20% international top journal</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 17.4pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(6) Total engineering‑related research expenditure</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 10.5pt">Kinerja yang telah dicapai berikut segala keterbatasannya selama 4 tahun masa bakti tentu akan menjadi </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">point of departure </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">yang sangat efektif untuk kepemimpinan UNIB mendatang. Sehubungan dengan usaha‑usaha pencapaian </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">brand image </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">UNIB berlandaskan konsep </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">Good University Governance, </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">dan Roadmap pengembangan 2009‑2025, arah pengembangan UNIB pada masa 4 (tahun) tahun mendatang harus lebih difokuskan pada 5 (lima) target peningkatan kualitas: </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">competitiveness, ICT culture, financial driven reform, accountability development, </span></em><span style="font-size: 10.5pt">dan <em>management information system.</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 10.5pt">Target 1: </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">competitive university</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 33.15pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 10.5pt">Peningkatan </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">competitiveness </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">merupakan upaya meningkatkan kemampuan dan keunggulan kompetitif dengan universitas lain. Di bidang pembelajaran, kualitas proses belajar mengajar akan terus ditingkatkan sehingga mampu mencetak lulusan yang kompetitif. Di bidang penelitian, segala daya upaya akan dilakukan untuk peningkatan kualitas penelitian sehingga produknya bisa mencapai standar dunia. Fokus riset unggulan universitas SDA hutan hujan tropis dan kajian pesisir akan terus dikembangkan sampai UNIB memiliki prestasi dan </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">prestige </span></em><strong><span style="font-size: 10.5pt">di bidang‑bidang tersebut. Kualitas kegiatan aplikasi hasil riset melalui kegiatan‑kegiatan pengabdian pada masyarakat akan terus ditingkatkan, disempumakan, dan diperluas cakupannya. Hal ini semua dapat dicapai melalui penciptaan kultur akademik yang beretika dan dinamis dalam sebuah organisasi yang sehat.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 10.5pt">Target 2: </span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">smart university, with IC T culture</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 33.15pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span style="font-size: 10.5pt">Pemanfaatan ICT harus menjadi kebutuhan dasar seluruh sivitas akademika dalam melaksanakan berbagai kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Melalui pemanfaatan teknologi informasi yang efektif, sivitas akademika dapat terlibat dalam komunikasi ilmiah antar berbagai pihak di seluruh dunia. </span></strong><strong><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Melalui ICT pula eksistensi UNIB bisa semakin mendunia. Oleh karena </span></strong><strong><span lang="PT-BR"><span style="font-size: x-small">itu, pembangunan dan pengembangan ICT </span></span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">culture </span></em><span style="font-size: x-small"><strong><span lang="PT-BR">di UNIB merupakan hal yang mendasar harus terus dilakukan.</span></strong><strong></strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span lang="PT-BR"><span style="font-size: x-small;font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span><span style="font-size: x-small">Target </span></span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">3: professional university by finance driven reform</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 33.3pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span><span style="font-size: x-small">Reformasi di bidang keuangan ini dilakukan untuk mempertinggi kapasitas dan kemampuan lembaga memperluas sumber‑sumber pembiayaan, baik melalui kiat‑kiat cerdas </span></span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">income generating, </span></em><strong><span><span style="font-size: x-small">menarik dana‑dana hibah, maupun pengembangan kegiatan‑kegiatan yang </span></span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">profit oriented. </span></em><span style="font-size: x-small"><strong><span>Jaringan </span></strong><span>dan <strong>skema‑skema kerjasama dengan berbagai pihak, negeri maupun swasta, lokal, nasional maupun internasional akan terus dikembangkan</strong></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span><span style="font-size: x-small;font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span><span style="font-size: x-small">Target 4. </span></span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">accountable university</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 33.3pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span><span style="font-size: x-small">Pelaksanaan tiga target tersebut harus dapat dipertanggung‑jawabkan kepada pemerintah, publik, </span></span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">stakeholders, </span></em><span><span style="font-size: x-small">dan </span></span><em><span style="font-size: 10.5pt">shareholders, </span></em><strong><span><span style="font-size: x-small">untuk menyempurnakan </span></span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">brand image </span></em><strong><span><span style="font-size: x-small">UNIB sebagai salah satu universitas terdepan. Oleh karena itu target yang keempat menjadi sangat penting, yaitu </span></span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">accountability driven reform. </span></em><strong><span><span style="font-size: x-small">Fokus ini menghendaki transparansi proses dan hasil dari pelaksanaan program‑program yang telah ditetapkan berupa laporan keberhasilan dan kegagalan dikaitkan dengan </span></span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">performance indicators </span></em><strong><span><span style="font-size: x-small">yang telah ditentukan dan sumberdaya yang dipergunakan.</span></span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span><span style="font-size: x-small;font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 62.85pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><strong><span><span style="font-size: x-small">Target </span></span></strong><em><span style="font-size: 10.5pt">5: good service university by management information system development</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 33.3pt;text-align: left"><strong><span><span style="font-size: x-small"><span style="font-family: Arial">Target kelima addiah pengembangan Sistim Informasi Manajemen (SIM) yang kondusif pada 4 (empat) target pengembangan universitas lainnya. Melalui SIM yang baik, berbagai persoalan akan mudah diidentifikasi, dipetakan, dan ditemukan solusinya. Perangkat keras dan Iunak akan terus dikembangkan dan dilengkapi sampai UNIB memiliki Sistem Informasi Kelas Dunia.</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span><span style="font-size: x-small;font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span><span style="font-size: x-small"><span style="font-family: Arial">Agar upaya‑upaya peningkatan kualitas melalui 5 (lima) target tersebut dapat sesuai dengan arah pengembangan yang diharapkan, prograrm‑program yang dipilih untuk periode kepemimpinan 2009‑2013 ang harus dioptimalkan penanganannya, yaitu:</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span><span style="font-size: x-small;font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span><span style="font-size: x-small">Target 1: </span></span><em><span style="font-size: 10.5pt">competitive university</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 23.35pt;text-align: left"><span><span style="font-size: x-small"><span style="font-family: Arial">(1) Program peningkatan kualitas pendidikan, (2) Program pengembangan tata pamong yang efektif, (3) Program pengeinbangan sumber daya manusia yang berkualitas, (4) Program pelengkapan prasarana dan sarana yang kondusif, (5) Program pengembangan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan­kegiatan kemahasiswaan yang signifikan, (6) Program peningkatan kuantitas dan kualitas penelitian, publikasi, dan pengabdian pada masyarakat, (7) Program pengembangan sistem jaminan mutu yang konsisten, (8) Program pengembangan suasana akademik yang kondusif, (9) Program pengembangan sistem pengelolaan kegiatan‑kegiatan tri dharma yang efektif.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span><span style="font-size: x-small;font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span><span style="font-size: x-small">Target 2: </span></span><em><span style="font-size: 10.5pt">smart university with ICT culture</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 17.95pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span><span style="font-size: x-small">(10) Program pelengkapan prasarana dan sarana ICT yang kondusif, (11) Program </span></span><em><span style="font-size: 10.5pt">capacity building </span></em><span><span style="font-size: x-small">pemanfaatan ICT seluruh sivitas akademika untuk kegiatan‑kegiatan tri dharma, (12) Program pengembangan e‑learning dan website.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span><span style="font-size: x-small;font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span><span style="font-size: x-small">Target </span></span><em><span style="font-size: 10.5pt">3: professional university by finance driven reform</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in;text-align: left"><span lang="PT-BR"><span style="font-size: x-small"><span style="font-family: Arial">(13) Program pengembangan sistem pengelolaan keuangan yang cerdas.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span lang="PT-BR"><span style="font-size: x-small;font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span><span style="font-size: x-small">Target 4: </span></span><em><span style="font-size: 10.5pt">accountable university</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 40.85pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span><span style="font-size: x-small">(14) Program pengembangan sistem administrasi keuangan yang </span></span><em><span style="font-size: 10.5pt">transparent </span></em><span><span style="font-size: x-small">dan </span></span><em><span style="font-size: 10.5pt">accountable.</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 65.1pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Target 5‑<span>       </span></span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">good service university by management information system development</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 41.9pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(15) Program pengembangan Sistem Informasi Manajemen yang mudah, cepat, lengkap, dan akurat;</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Secara lebih terperinci, program‑program pilihan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(1) Program peningkatan kualitas pendidikan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Program ini meliputi usaha‑usaha pemberdayaan jurusan sebagai ujung tombak </span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">competitive value, </span></em><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">pengembangan dan peningkatan kualitas laboratorium, pengembangan inovasi pembelajaran, pengembangan sistem pembelajaran yang cerdas, peningkatan kualitas proses belajar mengajar, </span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">benchmarking, </span></em><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">kerjasama pendidikan internasional, penyempurnaan kurikulum, pengembangan dan peningkatan kualitas perpustakaan, pengembangan progra m pasca sarjana, dan pengembangan penjaminan mutu dan sistem akreditasi internal.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(2) <strong>Program pengembangan tata pamong </strong>yang efektif</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Kegiatan‑kegiatan dalam program ini meliputi </span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">team building </span></em><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">untuk mengembangkan budaya kerja </span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">teamwork, </span></em><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">pengembangan Standar Pelayanan Minimal (SPM) setiap unit, pengembangan Standard Operational Prosedure (SOP) seluruh unit, peningkatan kualitas pamong melalui program </span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">on the job training </span></em><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">secara periodik dan terus menerus, serta pengembangan budaya transparansi, partisipasi, dan </span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">public service oriented.</span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(3) Program pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Pengembangan SDM ini dilakukan dengan prinsip‑prinsip </span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">team building </span></em><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">melalui usaha terus menerus peningkatan pernahaman sivitas akademika pada: </span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">need for achievement, </span></em><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">paradigma‑paradigma baru pendidikan tinggi </span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">(quality~ autonomy, accountability, accreditation, continuous self evaluation), </span></em><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">pernahaman dan penerapan </span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">Total Quality Management, Quality Assurance</span></em><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt"> (penjaminan mutu) di segala bidang, dan teknologi informasi. </span><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Secara khusus, pengembangan SDM tenaga akdemik dilakukan dengan peningkatan terus menerus kemampuan mengajar, kemampuan meneliti penelitian berkualitas, dan kemampuan penerapkan lpteks untuk memecahkan masalah‑masalah sosial dan pemberdayaan masyarakat. Program ini meliputi usaha‑usaha peningkatan kualitas tenaga akademik dan tenaga administrasi. </span><span style="font-size: 10.5pt">Kualitas tenaga akademik yang unggul dan mandiri dicapai melalui peningkatan pendidikan S2 dan </span><em><span style="font-size: 11pt">S3, English Training, non degree training, staff exchange, </span></em><span style="font-size: 10.5pt">skema insentif khusus untuk pemakalah seminar/konferensi internasional, </span><em><span style="font-size: 11pt">e­learning training, internet access, </span></em><span style="font-size: 10.5pt">Pengembangan tenaga administrasi meliputi peningkatan ketrampilan melalui </span><em><span style="font-size: 11pt">non degree training, on the job training, English Training.</span></em><em></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">(4) Program pelengkapan prasarana dan sarana yang kondusif</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Program ini berorientasi pada </span><em><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR">supporting system </span></em><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">usaha‑usaha peningkatan kualitas di berbagai bidang.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">(5) Program pengembangan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan­kegiatan kemahasiswaan yang signifikan</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Pengembangan kompetensi mahasiswa dilakukan dengan kegiatan‑kegiatan akademik dan non akademik yang bermutu dan memiliki kontribusi signifikan pada pembentukan </span><em><span style="font-size: 11pt" lang="PT-BR">life skill, social </span></em><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">skill, dan kompetensi mahasiswa. </span><span style="font-size: 10.5pt">Kegiatan‑kegiatan pendukungnya antara lain </span><em><span style="font-size: 11pt">English Training, Enterpreneurship, Computer Training, Internet Access, e‑learning, dan student exchange, Co‑op program.</span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(6) Program peningkatan&#8217;kuantitas dan kualitas penelitian, publikasi, dan pengabdian pada masyarakat</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt">Program peningkatan kualitas penelitian dan publikasi meliputi pengembangan skema riset unggulan universitas, skema anggaran penelitian untuk dosen muda, pengembangan </span><em><span style="font-size: 11pt">joint research, </span></em><span style="font-size: 10.5pt">melanjutkan skema insentif penulisan buku dan artikel ilmiah jurnal, mengembangkan skema </span><em><span style="font-size: 11pt">award </span></em><span style="font-size: 10.5pt">untuk penulisan buku hasil penelitian unggul terpilih yang berpotensi Haki dan ditulis dalam bahasa Inggris, pengembangan jurnal‑jurnal fakultas menuju jurnal terakreditasi, pengembangan <em>e‑joumal universitas </em>berbahasa Indonesia dan Inggris, pelatihan penulisan artikel ilmiah jurnal nasional dan intemasional, skema insentif khusus pemakalah seminar/konferensi nasional dan internasional. Program peningkatan kualitas pengabdian pada masyarakat meliputi pengembangan skema pengabdian sebagai aplikasi hasil penelitian unggulan universitas, skema anggaran kegiatan pengabdian untuk dosen muda, pengembangan <em>joint activity, </em>mengembangkan skema <em>award </em>untuk penulisan buku penerapan teknologi tepat guna hasil penelitian unggul terpilih yang berpotensi Haki.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(7) Program pengembangan sistem jaminan mutu yang konsisten</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt">Kegiatan‑kegiatan yang akan dilakukan dalam lingkup program ini terutama diarahkan untuk mewujudkan harapan mutu universitas, <em>brand image </em>UNIB di bidang‑bidang tri dharma perguruan tinggi. </span><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Program ini juga akan mengembangkan kualitas standar pelayanan publik untuk mencapai standar profesional.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">(8) Program pengembangan suasana akademik yang kondusif</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Kegiatan‑kegiatan ilmiah akan diintensifkan agar tercipta <em>academic culture </em>di dalarn wilayah kampus. </span><span style="font-size: 10.5pt">Kegiatan‑kegiatan tersebut meliputi kegiatan diskusi rutin berbagai bidang ilmu, <em>S2 and S3 fresh graduate presentation, peer evaluation, </em>bedah buku unggulan, seminar ilmiah di berbagai level, <em>stadium generale, </em>partisipasi dalam <em>video conference.</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 22.75pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">(9) Program pengembangan sistem pengelolaan kegiatan‑kegiatan tri dharma yang efektif</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">Program ini meliputi <strong>penyempurnaan melalui adopsi inovasi </strong>pengelolaan kegiatan‑kegiatan tri dharma yang menjamin kualitas proses dan produk.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">(10) Program pelengkapan prasarana dan sarana ICT yang kondusif</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Kegiatan‑kegiatan dalam program ini ditujukan untuk memastikan bahwa seluruh sivitas akademika sudah dapat akses ICT dengan mudah, cepat, dan nyaman. </span><span style="font-size: 10.5pt">Hotspot <em>coverage </em>akan diperluas, ICT <em>updating,</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 23.05pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(11) Program <em>capacity building </em>pemanfaatan ICT seluruh sivitas akademika untuk kegiatan‑kegiatan tri dharma</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Program ini meliputi kegiatan‑kegiatan kerjasama dengan pihak ketiga untuk skema komputer pendidikan dengan penyediaan laptop yang murah untuk sivitas akademika dan karyawan, pengembangan unit layanan asistensi komputer, pelatihan dan asistensi penggunaan aplikasi komputer, pelatihan dan asistensi membuat presentasi yang profesional, perluasan akses ICT yang mudah dan cepat, dan pengembangan ICT <em>center.</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(12) Program pengembangan e‑learning dan website</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Kegiatan‑kegiatan yang dilakukan dalam program ini antara lain pelatihan dan asistensi pembuatan dan implementasi <em>e‑learning, </em>pemanfaatan <em>e‑leaming </em>pada proses belajar mengajar, dan <em>benchmarking. </em>Kegiatan lain yang bernilai strategis untuk membangun eksistensi UNIB secara global adalah dengan membangun secara sungguh‑sungguh website universitas. Pengelolaan website akan diserahkan pada tim profesional atau pihak ketiga.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">(13) Program pengembangan sistem pengelolaan keuangan yang cerdas</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt">Langkah ini dapat dilakukan dengan penciptaan kegiatan‑kegiatan <em>income generating, </em>pengembangan <em>networking, </em>pengendalian internal, dan<em> </em>penerapan prinsip‑prinsip <em>resource sharing </em>secara sungguh‑sungguh. Secara<em> </em>signifikan juga akan terus ditingkatkan dukungan universitas untuk cost<em> sharing </em>memperebutkan hiba &#8216; h pengembangan baik di lingkungan Dikti mapun<em> </em>di berbagai departemen. </span><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Program‑program khusus akan dikembangkan untuk<em> </em>kerjasama internasional dan menarik dana‑dana luar negeri.<em></em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 23.05pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">(14) Program pengembangan sistem administrasi keuangan yang <em>transparent </em>dan <em>accountable.</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Program pengembangan ini mencakup pernbangunan sistem keuangan yang efisien, efektif, dan transparan. </span><span style="font-size: 10.5pt">Prinsip‑prinsip transparentcy dan <em>fair distribution </em>akan menjadi landasan dalarn membangun akuntabilitas</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">administrasi keuangan. Sistem yang mudah dan cepat diakses, mudah dan cepat melakukan transaksi, serta mudah dan cepat melakukan pertanggungjawaban keuangan akan menjadi prioritas pengembangan ini.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial">(15) Program pengembangan Sistem Informasi Manajemen yang mudah,cepat, lengkap, dan akurat</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-family: Arial"><span style="font-size: 10.5pt" lang="PT-BR">Pengembangan SIM dilakukan dengan pembangunan dan pengembangan sistern data base yang baik dan berkualitas sehingga sernua pihak yang berkompeten dan berkepentingan dapat mengakses informasi secara mudah, cepat, lengkap, dan akurat. Prioritas akan dilakukan untuk melanjutkan dan menyernpurnakan rencana pengembangan SIM sebelumnya di bidang‑bidang akademik dan perpustakaan, kepegawaian, keuangan, asset, dan kemahasiswaan. </span><span style="font-size: 10.5pt">Seluruh sub system ini selanjutnya akan dipadukan dalam sebuah </span><em><span style="font-size: 11pt">integrated university management information system. </span></em><span style="font-size: 10.5pt">Pembangunan jaringan LAN dan hotspot akan terus dilakukan sampai <strong>dapat </strong>secara mudah dan cepat diakses di seluruh unit dan di setiap sudut kampus.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 20.25pt;text-align: left"><span style="font-size: 8pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 8pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 14.5pt"><span style="font-family: Arial">BAGIAN 4</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 14.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 4.8pt;text-align: left"><span style="font-size: 14.5pt"><span style="font-family: Arial">PENUTUP</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: left"><span style="font-size: 14.5pt"><span style="font-family: Arial"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 2.65pt;text-align: left"><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">Menjadi universitas dunia bukanlah hal yang tidak mungkin. Menilik sifat ilmu adalah universal, tidak bersekat kewilayahan dan batas‑batas negara, maka institusi pendidikanpun harus memiliki status dan harga diri yang mendunia. Pengalaman kita, UNIB memberikan keyakinan yang kuat bahwa keahlian kita bukan berada di bawah para ahli internasional. Yang harus kita terus turnbuh kernbangkan adalah peningkatan kepercayaan diri untuk melangkah ke pergaulan ilmiah dunia. Kita yakin dan percaya bahwa dengan kesepakatan dan kornitmen teguh sivitas akademika dan karyawan, bersatu bergandeng tangan dalarn sebuah </span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">teamwork </span></em><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">yang kokoh dan sinergis, kita akan dapat membangun </span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">brand image </span></em><span style="font-size: 10.5pt"><span style="font-family: Arial">sebagai </span></span><em><span style="font-size: 11pt;font-family: &quot;Times New Roman&amp;quot">world university, conveying better future.</span></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/23/mengantar-universitas-bengkulu-menjadi-universitas-yang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>BIOTEKNOLOGI MEAT DESIGNER</title>
		<link>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/16/bioteknologi-meat-designer/</link>
		<comments>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/16/bioteknologi-meat-designer/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 04:48:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>urip_s</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pidato Pengukuhan]]></category>

		<category><![CDATA[katuk]]></category>

		<category><![CDATA[kolesterol]]></category>

		<category><![CDATA[meat designer]]></category>

		<category><![CDATA[Sauroupus androgynus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unib.ac.id/blog/urip_s/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Oleh:
Prof. Ir Urip Santoso, M.Sc., Ph.D.
Disampaikan pada Upacara Pengukuhan Guru Besar Universitas Bengkulu
Rabu, I I Mei 2005
Para hadirin yang terhormat, assalarnu&#8217;alaikum wr. wb. Pada kesempatan yang berbahagia ini perkenankanlah saya menyampaikan Pidato pengukuhan ‑ dengan judul&#8221;Bioteknologi Meat Designer&#8221;. Apa yang dimaksud dengan meat designer? Meat designer adalah daging yang mempunyai beberapa kriteria sebagai berikut: daging [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: center" align="center"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Times New Roman">Oleh:</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: center" align="center"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Times New Roman">Prof. Ir Urip Santoso, M.Sc., Ph.D.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: center" align="center"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Times New Roman">Disampaikan pada Upacara Pengukuhan Guru Besar Universitas Bengkulu</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: center" align="center"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Times New Roman">Rabu, I I Mei 2005</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> hadirin yang terhormat, assalarnu&#8217;alaikum wr. wb. Pada kesempatan yang berbahagia ini perkenankanlah saya menyampaikan Pidato pengukuhan ‑ dengan judul&#8221;Bioteknologi <em>Meat Designer&#8221;. </em>Apa yang dimaksud dengan <em>meat designer? Meat designer </em>adalah daging yang mempunyai beberapa kriteria sebagai berikut: daging yang enak dan tidak amis, tinggi proteinnya dengan komposisi asarn amino yang seimbang, bebas residu obat dan mikrobia pathogen, seimbang imbangan asam lemak jenuh dan tidak jenuh, rendah kolesterol dan trigliserida (lemak). Daging dengan criteria tersebut merupakan daging idaman bagi konsumen terutama di Negara maju dan diperkotaan. Selain itu, industri peternakan dituntut untuk dapat menekan seminimal mungkin tingkat polusi baik polusi udara, tanah dan air. Mengapa mereka menginginkan <em>meat designer?<span id="more-35"></span></em></span><span style="font-size: 9.5pt"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> hadirin terhon‑nat, mengkonsumsi lemak seperti trigliserida dan kolesterol dalarn. jumlah yang berlebihan dapat mengakibatkan berbagai penyakit seperti obesitas, atherosclerosis, jantung koroner, stroke, kanker dan bahkan kelainan paru‑paru. Dengan mengkonsurnsi daging dengan imbangan asam lemak jenuh dan asam. lemak tak jenuh yang baik dapat mencegah penyakit‑penyakit tersebut di atas serta dapat meningkatkan kecerdasan pada anak‑anak. Selain itu, kadar protein yang tinggi dengan komposisi asam amino yang seimbang dalarn daging sangat dibutuhkan bagi pertumbuhan sel‑sel otak pada anak‑anak dan mencegah kerusakan sel‑sel otak serta mengganti sel‑sel tubuh yang telah mati. Sementara daging yang bebas residu obat dan mikrobia pathogen menjamin keamanan konsumen dari akibat negatif yang ditimbulkannya. Dan terakhir, daging yang enak dan tak amis dapat meningkatkan selera konsumen untuk mengkonsumsinya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> hadirin yang terhormat, lalu bagaimana cara memproduksi meat designer? Inilah serangkaian penelitian yang telah kami lakukan. Yang pertama adalah dengan memanfaatkan mikrobia efektif. Mikrobia efektif merupakan sekelompok mikrobia baik dari jenis bakteri, kapang, jamur d1l. yang berperan dalam. mengoptimalkan fungsi organ hewan dan manusia, sehingga akan diperoleh pertumbuhan dan. perkembangan tubuh yang optimal dan seimbang. Ada banyak mikrobia efektif serta berbeda­beda peranannya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> hadirin yang terhormat, beberapa mikrobia efektif yang sangat terkenal dan telah banyak digunakan baik sebagai feed additive pada. pakan ternak maupun produk fermentasi makanan manusia antara lain adalah <em>Lactobacillus </em>bulgaricus, Saccaromyces cereviceae, <em>Rhyzopus </em>oligosporus, Aspergllus niger, Bacillus <em>subtilis, </em>ragi roti d1l.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman"><span>             </span>Para hadirin. terhormat, mikrobia efektif ini jika dikonsumsi akan menekan pertumbuhan mikrobia pathogen dalam, saluran. pencernaan, sehingga keseimbangan mikroflora dalam. saluran pencernaan akan meMbaik. Dengan membaiknya. keseimbangan tersebut, maka proses pencern.aan dan penyerapan zat gizi akan optimal, sehingga</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">produktivitas meningkat dan mutu daging akan lebih baik. Oleh karena mikrobia efektif merupakan mikrobia alami yang sudah terdapat dalam saluran pencernaan serta sangat berperan dalarn proses metabolisme, zat </span><span style="font-size: 11pt">gizi, maka penggunaan mikrobia ini sebagai pengganti antibiotika akan dapat menghasilkan daging, telur dan susu yang bebas residu antiblotika dan obat‑obatan sintetik lainnya.</span><span style="font-size: 11.5pt"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11pt">Para</span><span style="font-size: 11pt"> hadirin yang terhormat, pemberian mikrobia efektif akan menurunkan kadar lemak seperti kolesterol dan triullserida dalam daging broiler. Sebagai contoh penelitian tentang pemberian profuk fermentasi ekstrak ikan mackerel. Pemberian produk fermentasi ini sebesar 2% dari total pakan pada broiler mampu menurunkan kadar lemak karkas, dan kolesterol dagring broiler. Turunnya kolesterol daging, disebabkan oleh turunnya aktivitas enzim 3‑hydroxy‑3‑methylglutaryi‑CoA reductase di hati, suatu enzim pembatas dalam sintesis kolesterol. Jadi rendahnya kolesterol daging ini disebabkan oleh turunnya sintesis k‑olesterol di hati. Sementara itu rendahnya kadar trigliserida dan lemak total daging broiler disebabkan oleh turunnya sintesis asam lemak di hati sebagai akibat turunnya aktivitas enzim malat dan citrate cleavage enzyme di hati. Pernberian produk ini juga meningkatkan kadar protein daging dengan asam amino yang seimbang serta menghasilkan daging broiler yang bebas residu antibiotic dan senyawa sintetik lainnya. Produk ini kaya akan polipeptida. Telah diketahui bahwa polipeptida seperti makrokortin dan khemotaktik menghambat aktivitas enzim fosfolipase A2 yang <strong>bekerja melepas </strong>asarn arakhidonat dari fosfolipid. Tampaknya peptide dalam produk im juga berperan dalam penurunan deposisi lemak dan sintesis kolesterol.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> hadirin yang terhormat, produk fermentasi ikan mackerel ini juga berpotensi sebagai obat pencegah terjadinya atherosclerosis. Pernberian produk ini sebanyak 2% meningkatkan HDL‑kolesterol (kolesterol baik) dan menurunkan konsentrasi LDL‑kolesterol (kolesterol jahat) dalam darah.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> hadirin yang terhormat. pada penelitian lainnya, kami telah meneliti kultur Bacillus <em>subtilis. Bacillus subtilis </em>ini banyak terdapat dalarn produk seperti <em>natto </em>(tempe Jepang) dan terasi. Pernberian <em>Bacillus subtilis </em>pada ternak secara berkesinambungan akan menyebabkan inokulasi Bacillus subtilis dalam saluran pencernaan. <em>Bacillus subtilis </em>dapat tinggal dan melekat pada dinding saluran pencernaan dan meningkatkanjumlah <em>Lactobacillus </em>alami, dan kernudian akan menurunkan perturnbuhan mikrobia pathogen seperti <em>Escherichia </em>coli. Hasil penelitian <strong>menunjukkan </strong>bahwa pemberian kultur ini sebesar 1% menurunkan kadar lernak‑ total, trigliserida dan kolesterol dalam daging broiler. Penurunan kadar trigliserida tersebut disebabkan antara lain oleh penurunan sintesis asam lemak di hati. Penurunan kadar kolesterol daging dapat disebabkan oleh penurunan sintesis kolesterol dan atau peningkatan sintesis asarn empedu di hati. Sayangnya, kultur ini tidak mampu meningkatkan kadar <strong>protein daging broiler.</strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt"><span>             </span>Para hadirin terhormat, pemberian mikrobia efektif juga <strong>mampu memodifikasi </strong>kandungan asam lemak dalam daging. Suatu penelitian<strong> </strong>dimana kedelal difermentasi dengan <em>Aspergillus </em>membuktikan hal ini.<strong> </strong>Pemberian produk fermentasi ini mampu meningkatkan kadar protein dan abu serta menurunkan kadar lemak daging broiler. Suatu penelitian yang dilakukan oleh Sujono menunjukkan bahwa broiler yang diberi dedak yang difermentasi dengan </span><em><span style="font-size: 11pt">Rhizopus oligosporus </span></em><span style="font-size: 11.5pt">menghasilkan daging dengan kadar asam lemak tak jenuh rantai panjang (PUFA) yang meningkat. Telah diketahui bahwa mengkonsumsi PUFA seperti DHA dan EPA dapat mencegah berbagai penyakit degeneratif Selain itu, hasil penelitian di Laboratorium Petemakan, Fakultas Pertanian UNIB menunjukkan bahwa pemberian ragi tape mampu menurunkan kadar lemak pada broiler clan sapi Bali serta meningkatkan mutu daging. Kami juga telah mengembangkan produk kotoran ayam yang difermentasi oleh EM4 untuk pakan ayarn broiler. Hasilnya, produk fermentasi ini menghasilkan mutu daging broiler yang baik.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> ‑hadirin yang terhormat, begitu besar manfaat mikrobia efektif bagi kesehatan. Oleh sebab itu saya mengajak para hadirin &#8220;Mari kita, makan bakteri&#8221;. Tapi bukan sembarang bakteri!</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> hadirin terhormat, cara kedua yang telah saya teliti untuk menghasilkan meat designer adalah program pernbatasan pakan pada broiler. Pada clasarnya program pembatasan pakan merupakan program untuk memberikan pakan pada temak sesuai dengan kebutuhan hiclup pokoknya pada umur dan periode tertentu. Program ini didasarkan kepada asumsi bahwa pemberian pakan secara terus menerus merupakan kondisi buatan, sedangkan pembatasan pakan adalah upaya mengembalikan ternak pada kondisi alaminya.</span><em><span style="font-size: 9pt"><span>       </span></span></em><span style="font-size: 11.5pt"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> hadirin yang terhormat, kami telah meneliti program ini pada broiler dan telah menemukan program pembatasan pakan yang tepat untuk broiler umur potong 28, 42 clan 56 hari. Dengan program yang tepat, maka daging broiler yang dihasilkan berlemak (trigliserida dan kolesterol) yang rendah tanpa menurunkan berat badannya. Hasil penelitian pada broiler betina dimana broiler diberi pakan sebanyak 75%, 65%, 55% dan 45% <em>ad libitum. </em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa broiler yang dibatasi pakannya sebesar 45% <em>ad libitum </em>menghasilkan lemak karkas yang lebi‑h rendah tanpa meningkatkan kadar protein. Sebaliknya pada broiler jantan, program ini justru meningkatkan kadar protein karkas dengan hanya sedikit menurunkan kadar lemaknya. Penurunan lemak karkas ini berkorelasi positif dengan kecenderungan penurunan aktivitas enzim fatty acid synthetase di hati. Penurunan ini dapat mengakibatkan turunnya sintesis asarn lemak dan trigliserida di hati dan pelepasannya di darah. Mekanisme ini merupakan salah satu penyebab, turunnya lemak karkas. Turunnya deposisi lernak juga disebabkan oleh turunnya, hyperplasia sel lemak, sehingga membatasi pertumbuhan sel lernak.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> hadirin yang terhormat, program pembatasan model tersebut lidak mampu menurankan kolesterol karkas. Oleh sebab itu karni kernudian memodifikasi program tersebut. <strong>Program </strong><em>skip‑a‑day feeding </em>selarna 6 hari yang kernudian diikuti dengan pemberian pakan bebas berprotein tinggi marnpu menurunkan kadar kolesterol karkas. Selain itu, program tersebut j uga mampu meningkatkan kadar protein karkas.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> hadirin yang terhormat, namun program pembatasan pakan tersebut hanya berlaku bagi broiler untuk umur potong 56 hari. Masalahnya adalah di Indonesia broiler dipotong pada umur 42 hari. Berdasarkan masalah tersebut, kami kemudian melakukan modifikasi program tersebut. Untuk menghasilkan daging dengan renclah lemak tanpa menurunkan berat badan, broiler dapat diberi pakan sebanyak 75% <em>ad libitum </em>selama 3 hari dimulai umur 6 hari.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> hadirin yang terhormat, program ini selain dapat menurunkan lemak (trigliserida dan kolesterol), program ini juga mampu meningkatkan rasa dan kadar mineral serta meningkatkan kekenyalan daging broiler. Rasa enak ‑ seenak ayam. kampung‑ini diduga disebabkan karena meningkatnya kadar kallum dan asam. glutamate dalarn daging. Diketahui bahwa senyawa aktif yang berperan dalarn rasa daging ayam adalah ion K, IMP dan asarn glutamate. Meningkatnya kekenyalan daging sangat disukai oleh konsumen Indonesia. Selain itu, meningkatnya kadar mineral daging juga sangat baik bagi konsumen karena dengan mengkonsumsi daging tersebut kebutuhan akan mineral clapat dipenuhi. Mekanisme naiknya kadar mineral diduga karena pembatasan pakan mampu meningkatkan pencernaan dan penyerapan mineral.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> hadirin yang terhormat, kami juga telah mengembangkan program pembatasan pakan untuk broiler umur potong 28 hari. Metode yang kami temukan adalah pertama‑tama broiler diberi pakan hanya la</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">untuk kebutuhan hiclup pokok se ma 6 hari dimulai umur 7 hari. </span><span style="font-size: 11pt">Selanjutnya broiler diberi pakan berprotein plus berlernak tinggi secara bebas sampai umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat badan broiler normal, sementara terjadi penurunan yang drastic kadar kolesterol, trialiserida dan fibsfolipid pada karkas. Demikianlah, pembatasan pakan yang tepat ternyata sangat efektif untuk menghasilkan <em>meat designer </em><span style="text-decoration: underline">yang </span>baik.</span><span style="font-size: 11.5pt"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11pt">Para</span><span style="font-size: 11pt"> hadirin yang terhormat, metode ketiga untuk menghasilkan <em>meat designer </em>adalah pemberian tumbuhan obat sebagai <em>feed additive. </em>Tumbuhan obat yano, secara intensif telah kami teliti adalah daun katuk.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11pt">Para</span><span style="font-size: 11pt"> hadirin yang terhormat, daun katuk kaya akan provitarnin A (β‑karotin) dan vitamin C. Suplementasi daun katuk dan ekstraknya akan meninckatkan kandungan β‑karotin pada karkas. β‑karotin selain memberi warna kuning pada karkas, ia juga berftingsi sebagai <strong>antioksidan. </strong>Di dalarn tubuh β‑karotin dapat diubah menjadi vitamin A. Vitamin A ini sancyat penting terutama bagi kesehatan mata. β‑karotin juga berftingsi sebagai penurun penimbunan lemak. Senyawa penting lain adalah PUFA, saponin, tannin dan metilpiroglutamat. Telah diketahui bahwa PUFA, saponin dan tannin merupakan senyawa aktif penurun lemak. Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan jika pernberian daun katuk dan ekstraknya secara drastris menurunkan kadar lemak (trigliserida dan kolesterol) dalarn daging. Pernberian ekstrak daun katuk mampu meningkatkan kadar PUFA dalarn daging. Seiain itu, senyawa metilpiroglutamat dalam saluran pencernaan dapat diubah menjadi asarn glutamate. Asam glutamate ini berperan dalarn sintesis asam amino lainnya dan merangsang sintesis protein dalam tubuh. Oleh sebab itu, pemberian daun katuk dan ekstraknya akan meningkatkan kadar protein dalam daging.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11pt">Para</span><span style="font-size: 11pt"> hadirin yang terhormat, pemberian daun katuk dan ekstraknya ternyata mampu meningkatkan rasa daging dan menurunk‑an bau amis daging. Senyawa aktif yang berperan bagi peningkatan rasa daging diduga metilpiroglutarnat. Metil piroglutarnat dapat diubah menjadi asain glutamate. Asam glutamate inilah yang merupakan senyawa aktif rasa pada. daging avam. Selain itu, senyawa aktif lain yang berperan bagi peningkatan rasa daging adalah kalium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun katuk dan ekstraknya banyak mengandung mineral kalium.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11pt">Para</span><span style="font-size: 11pt"> hadirin terhormat, selain daun katuk kami juga telah meneliti daunt u‑chung, buah mengkudu dan daun keji beling. Tumbuhan obat tersebut di atas ternyata sangat efektif untuk menurunkan penimbunan lemak pada, ayam. Memang, penelitian yang intensif masih sangat diperlukan untuk mengembangkan tumbuhan obat tersebut sebagai </span><em><span style="font-size: 11.5pt">feed additive </span></em><span style="font-size: 11pt">pada ayam. Daun katuk dan ekstraknya juga mampu menurunkan konsentrasi LDL‑kolesterol dan meningkatkan konsentrasi HDL‑kofesterol dalarn darah, sehingga dapat disimpulkan bahwa daun katuk berpotensi mencegah penyakit atherosclerosis. Pemberian daun katuk dan ekstraknya juga mampu menurunkan kadar kolesterol dalam telur sebesar 40%.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-size: 11.5pt">Para</span><span style="font-size: 11.5pt"> hadirin yang terhormat, sebagai selingan perlu saya sampaikan bahwa daun katuk berpotensi untuk meningkatkan daya seksual baik pada pria maupun wanita. Menurut Agik Suprayogi daun katuk mengandung 17‑one, 3‑ethyl‑3‑hydroxy‑5 alpha yang berfungsi sebagai precursor atau tahap antara dalam sintesis senyawa hormon steroid seperti progesterone, estradiol/estrogen, testosterone dan glukokortikoid. Hasil penelitian pada ayam juga menunjukkan bahwa pemberian daun katuk mampu meningkatkan konsentrasi hormone estradiol. Hormon‑hormon steroid tersebut berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kesuburan pada wanita dan pria, mempertahankan dan meningkatkan kernampuan seksual, serta menjaga tubuh agar tetap seksi.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Akhir kata, kepada para hadirin perhatikan peribahasa dari Negeri Sakura &#8220;atatte kudakeyo&#8221;. Artinya, jangan <strong>pikirkan berhasil </strong>atau tidaknya suatu rencana, lakukan dulu dengan sungguh‑sungguh. Niscaya berhasil. Kepada, para pernimpin simaklah peribahasa dari Negeri Matahari Terbit &#8220;baka to hasami wa tsukai you&#8221;. Artinya, tempatkanlah seseorang itu pada tempat yang sesuai dengan kernampuan yang dimilikinya. Niscaya Negara menjadi aman, sentosa, dan makmur. Terakhir, kobo ni mo fude no ayamari‑‑ tiada gading yang tak retak­saya mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan saya dalam menyarnpaikan pidato pemgukuhan ini.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><strong><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman"> </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><strong><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Daftar Pustaka</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 46.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Agustal, A., M. Harapini dan Chairul. 1997. Analisis kandungan kimia ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus (L) Merr) dengan GCMS. Warta Tumbuhan Obat, 3 (3): 31‑33.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 46.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Bender, A. E. dan K. S. Ismail. 1975. Nutritive value and toxicity of Malaysian food, Sauropus albicans. Plant Food Man. 1: 139­143.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 46.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Chah, C. C., C. W. Carlson, G. Semeniuk, 1. S. Palmer dan C. W. Hesseltine. 1975. Growth‑promoting effets of fermented soybean for broilers. Poultry Sci. 54: 600‑609.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 46.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Darise, M. dan Sulaeman. 1997. Ekstraksi komponen kimia daun katuk asal Sulawesi Selatan berbagai metode serta penelitian daya hambat terhadap bakteri uji. Warta Tumbuhan Obat, 3 (3): 37­38.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 46.35pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Darise,<span>     </span>M. dan S. Wiryowida‑do. 1997. Isolasi dan identifikasi kandungan kimia daun katuk asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Warta Tumbuhan Obat, 3 (3): 35‑36.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 46.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Djojosoebagio, S. <strong>1964. </strong>Pengaruh Sauropus <strong>androgynus (L.) Merr. </strong>Terhadap fungsi fisiologis dan produksi air susu. Makalah dalam Seminar Nasional Penggalian Sumber Alam Indonesia untuk Farmasi, Jakarta.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 46.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Lai, R. S., A. A. Chiang, M. T. Wu, J. S. Wang, N. S. Lai, J. Y. Lu dan L. P. Ger. 1996. Outbreak of bronchiolitis obliterans associated with consumption of Sauropus androgynus in Taiwan. Lancet, 348: 83‑85.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 46.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Lui, T., J. Peng, Y. Xiong, S. Zhou dan X. Cheng. 2002. Effects of dietary glutamine and glutarnate supplementation on small intestinal structure, active absorption and DNA, RNA concentrations in skeletal muscle tissue of weaned piglets during d 28 to 42 days of age. Asian‑Aust. J. Anim. Sci. 15: 239‑242.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 46.1pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 1987. Limbah Bahan Ransum Unggas yang rasional. <span>            </span>Bhratara Karya Aksara, Jakarta.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 46.1pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso,<span>   </span>U. 2000. Mengenal daun katuk. sebagai feed additive pada broiler. Poultry Indonesia, 242: 59‑60.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 46.1pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso,<span>   </span>U. 2000. Reduction of triglyceride content by early feed restriction in broiler chicks. Buletin Peternakan 24: 57‑56.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.2pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2000. Effect of sex on growth, body composition and fat deposition inb broiler strain Chunky. Jurnal Peternakan dan Lingkungan 6 (3): 51‑56.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.75pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso,<span>   </span>U. 2000. Effect of keji beling extract on growth and fat accumulation in broiler chickens. Jurnal Peternakan dan Lingkungan 6 (2): 10‑14.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.75pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2000. Effect of fermented chub mackerel extract on <span>            </span>cholesterol metabolism of rats. Seri Akta Agrosia 4 (2): 279­282.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.75pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso,<span>   </span>U. 200O.Pengaruh strain terhadap, aktivitas enzim lipogenik, kadar fraksi lipid dan komposisi kimia karkas pada broiler. Seri Akta Agrosia 4 (2): 282‑284.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.2pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2001. Effect of Sauropus androgynus extract on the carcass quality of broiler chicks. B I P P, 7: 22‑28.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.2pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2001. Effect of Sauropus androgynus extract on the performance of broiler. B I P P, 7: 15‑21.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.4pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso,<span>   </span>U. 2001. Effect of Sauropus androgyrius extract on organ weight, toxicity and number of Salmonella sp and Escherichia coli of broiler meat. B I P P, 7 (2): 162‑169.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.4pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso,<span>   </span>U. 2001. Effects of early feed restriction on growth, fat accumulation and meat composition in unsexed broiler chickens. Asian‑Aust. J. Anim. Sci. 14: 1585‑1591.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.85pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso,<span>   </span>U. 2001. The usefulness of Sauropus androgyrius as feed supplement in broiler chickens. Poultry International.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.4pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso,<span>   </span>U. 2001. Pengaruh pemberian pakan berprotein tinggi plus berlemak tinggi selama refeeding terhadap pertumbuhan dan akumulasi lemak pada broiler umur duapuluh delapan hani. Jurnal Peternakan dan Lingkungan, 7 (3):1‑5.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.45pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2001. Effects of early feed restriction and high‑fat realimentation diet on growth and fat deposition in broiler chicks. Media Veteriner, (1): 18‑22.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.45pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2002. Aplikasi Teknologi Ekstrak Daun Katuk pada Broiler. Public Service. Bengkulu University, Bengkulu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.4pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso,<span>   </span>U. 2002. Effect of high‑protein realimentation diet on lipid accumulation in broiler chicks. Buletin Peternakan, 26 (1): 8-­12.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.45pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2002. Effects of <strong>early feed restriction on breast and leg </strong>composition and serum lipid concentration in unsexed broiler chickens reared in cages. Asian‑Aust. J. Anim. Sci. 15: 1319­1325.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.45pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2002. Effects of early feed restriction on the occurrence of compensatory growth, feed conversation efficiency and mortality in unsexed broiler chickens reared in cages. Asian­Aust. J. Anim. Sci. 15: 1475‑1481.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.1pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2002. Effects of early feed restriction on internal or‑gan and carcass weight of unsexed broilers. Jumal Pengembangan Peternakan Tropis, 27: 61‑66.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.1pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2002. Effect of early physical feed restriction on growth, serum lipid fraction and meat composition in unsexed broiler chickens. Majalah Ilmiah Peternak‑an, 5 (3): 75‑79.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.1pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2002. Pengaruh produk fermentasi Bacillus subtilis terhadap fraksi lipid pada karkas broiler. Jurnal Pengembangan Petemakan Tropis, 27: 103‑106.‑</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.1pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2002. Pengar‑uh tipe kandang dan pembatasan pakan di awal pertumbuhan terhadap performans dan akumulasi lemak pada broiler unsexed. JITV 7 (2): 84‑89.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.45pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso,<span>   </span>U. 2003. Studi perbandingan karakteristik performans dan metabolisme lemak pada broiler yang dipelihara‑pada musim panas dan musim gugur. JUrnal Pengembangan Peternakan Tropis, 28: 185‑190.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.45pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso,<span>   </span>U. 2003. The beneficial effect of early feed restriction on growth, body composition and fat accumulation in broiler chickens. Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis, 28 (1): 39­-48.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.1pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2003. Pengaruh tipe pembatasan pakan dan pemberian pakan berprotein berbeda selama refeeding terhadap akumulasi lemak pada broiler. Majalah Ilmiah Peternakan, 6: 51‑55.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.1pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2004. Perbaikan penampilan dan komposisi kirnia karkas<strong> </strong>broiler oleh pemberian kultur Bacillus subtilis selama refeeding. Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis, 29: 76-79.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U., M. Ishikawa dan‑K. Tanaka. 2000. Effects of<span>  </span>fermented, chub mackerel extract on lipid metabolism of rats fed a high-­cholesterol diet. Asian‑Aust. J. Anim. Sci. 13: 516‑520.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U., M. Ishikawa and K. Tanaka. 200 1. Effect of fermented chub mackerel extract on lipid metabolism of rats fed diets without cholesterol. Asian‑Aust. J. Anim. Sci. 14: 535‑539.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U., D. Kurniati dan J. Setianto. 2004. Chemical composition change of layer feces fermented by effective microorganism (EM4). Majalah Ilmiah Petemakan (in press).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U., A. Rozal, F. Nengsih, J. Setianto and S. Kadarsih. 2004. The effect of fermented feces on growth, fat deposition and carcass quality in broiler chickens. Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis, 29: 27‑32.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U., S. Ohtani, K. Tanaka dan M. Sakaida. 1999. Dried Bacillus subtilis culture reduced ammonia gas release in poultry house. Asian‑Aust. J. Anim. Sci. 12: 806‑809.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.65pt;text-align: justify"><span style="font-family: Times New Roman"><strong><span style="font-size: 11pt">Santoso, U. dan Sartini. 2001. </span></strong><span style="font-size: 11pt">Reduction of fat accumulation in broiler chickens by Sauropus androgynus (Katuk) leaf meal supplementation. Asian‑Aust. J. Anim. Sci. 14: 346‑3 50.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U., J. Setianto, T. Suteky. 2004. Effect of Sauropus androgynus (katuk) extract on egg production and lipid metabolism in layers. Asian‑Aust. J. Anim. Sci. (in press).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.3pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U., J. Setianto dan T. Suteky. 2002. Penggunaan Ekstrak Daun Katuk untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Kualitas Telur yang Ramah Lingkungan pada Ayam Petelur. Research Report, Bengkulu University, Bengkulu.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 44.5pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U., Suharyanto dan E. Handayani. 2001. Effects of Sauropus androgyrius (katuk) leaf extract on growth, fat accumulation and fecal microorganisms in broiler chickens. J I T V, 6: 220‑226.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 44.5pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U dan K. Tanaka. 200 1. Effect of age on hepatic lipogenic enzyme activities and fat accumulation in broiler chicks. JITV, 6 (2): 89‑93.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 44.5pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U., K. Tanaka dan S. Ohtani. 1993. Effects of early skip day feeding on growth performance and body composition in broilers. Asian‑Aust. J. Anim. Scl. 6: 451‑461.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 44.5pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U., K. Tanaka dan S. Ohtani. 1995. Early skip‑a‑day feeding of female broiler chicks fed high‑protein realimentation diets. Performance and body composition. Poultry Sci. 74: 494‑501.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U., K. Tanaka dan S. Ohtani. 1995. Effect of dried Bacillus subtilis culture on growth and lipogenic enzyme activity in female broiler chicks. Br. J. Nutr. 74: 52&#8242; )‑529.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 44.8pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso,<span>   </span>U., K. Tanaka, dan S. Ohtani. 1995. Does feed‑restriction refeeding program improve growth characteristics and body composition in broiler chicks? Anim. Scl. Technol. 66: 7‑15.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso,<span>   </span>U., <span> </span><strong>K. Tanaka, S. Ohtani than M. Sakaida. </strong>2001. Effect of fermented product from Bacilus subtilis on feed conversion efficiency, lipid accumulation and<span>  </span>ammonia production in broiler chicks. Asian‑Aus J. Anim. Sci. 14: 535-539</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 44.5pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U., K. Tanaka, S. Ohtani dan B. S. Youn. 1993. Effects of early feed restriction on growth performance and body compositicn in broilers. Asian‑Aust. J. Anim. Sci. 6: 401‑4 10.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 44.4pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Santoso, U., T. Suteky, Heryanto <strong>dan Sunarti. 2002b. </strong>Pengaruh cara pemberian ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) terhadap penampilan dan kualitas karkas ayam pedaging. J I T V, 7: 143­148.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.85pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Sim, I S., W. D. Kitts dan D. B. Bragg. 1984. Effect of dietary saponin on egg cholesterol level and laying hen performance. Can. J. Anim. Sci. 64: 977‑984.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45pt"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Subekti, S. 2003. Kualitas telur dan karkas a am local yang diberi tepung daun katuk dalam ransum. PPS IPB, Bogor.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.6pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Suprayogi, A. 2000. Studies on the biological effect of Sauropus androgynus (L.) Merr.: Effects on milk production and the possibilities of induced pulmonary disorder in lactating sheep. George‑August, Universitat Gottingen Institut fur Tierphysiologie und Tierernahrung.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt 45.6pt;text-align: justify"><span style="font-size: 11.5pt"><span style="font-family: Times New Roman">Tanaka, K., B. S. Youn, U. Santoso, S. Ohtani dan M. Sakaida. 1992. Effects of fermented products from chub mackerel extracts on growth and carcass compotion, hepatic lipogenesis and on contents of various lipid fractions in the liver and the thigh muscle of broiler. Anim. Sci. Technol. 63: 32‑37.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/16/bioteknologi-meat-designer/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>LANGSING DENGAN DAUN KATUK</title>
		<link>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/12/langsing-dengan-daun-katuk/</link>
		<comments>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/12/langsing-dengan-daun-katuk/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 09:57:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>urip_s</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Nutrisi Monogastrik]]></category>

		<category><![CDATA[katuk]]></category>

		<category><![CDATA[langsing]]></category>

		<category><![CDATA[Sauropus androgynus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unib.ac.id/blog/urip_s/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Urip Santoso2
            Para hadirin yang terhormat, assalamu’alaikum wr. wb.  Pada kesempatan ini, perkenankanlah saya menyampaikan orasi ilmiah popular saya dengan judul “Langsing dengan Daun Katuk”.
            Hadirin yang terhormat, mengapa judul ini saya ambil. Karena saya ingin langsing. Karena banyak orang ingin langsing. Semua ingin langsing kecuali orang Flores. Menurut berita dari seberang, wanita yang cantik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><em><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Urip Santoso</span></em><a name="_ftnref1" href="http://unib.ac.id/blog/urip_s/wp-admin/#_ftn1"><span class="MsoFootnoteReference"><em><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">2</span></em></span></a></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-style: normal"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Para hadirin yang terhormat, assalamu’alaikum wr. wb.<span>  </span>Pada kesempatan ini, perkenankanlah saya menyampaikan orasi ilmiah popular saya dengan judul “Langsing dengan Daun Katuk”.</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-style: normal"><span>            </span>Hadirin yang terhormat, mengapa judul ini saya ambil. Karena saya ingin langsing. Karena banyak orang ingin langsing. Semua ingin langsing kecuali orang Flores. Menurut berita dari seberang, wanita yang cantik bagi orang Flores adalah wanita yang gemuk dan gendut. </span><span style="font-style: normal" lang="PT-BR">Segendut Valentina Vilanoeva dalam telenovela </span><span lang="PT-BR"><em>Mi Gorda Bella</em></span><span style="font-style: normal" lang="PT-BR"> yang pernah ditayangkan di RCTI OK. Langsing bukan lagi milik kaum wanita. Ia pun telah menjadi idola para pria. Pria ingin tampil langsing, atletis dan kuat.<span id="more-30"></span></span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-style: normal" lang="PT-BR"><span>            </span>Para haridin yang terhormat, seperti kata pepatah banyak jalan menuju Roma. Demikian pula banyak jalan menuju langsing. Jika anda bertanya kepada ahli Reiki Tummo tentang kiat langsing. Mungkin ia akan menjawab dengan ber-diet, olahraga dan terutama melakukan terapi ala Reiki Tummo. Tentu saja lain pula kiatnya jika anda bertanya pada ahli Tetada Kalimasada. </span><span style="font-style: normal">Yah, banyak orang berpantang ini berpantang itu hanya karena ingin langsing. Pokoknya segala jalan alternatif ditempuh. Banyak yang gagal (seperti saya), tetapi banyak pula yang berhasil.</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-style: normal"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Mengapa kita ingin langsing? Apakah karena hanya ingin tampil seksi, atletis atau semacamnya? Yah, dewasa ini orang ingin langsing bukan saja karena ingin seksi, tetapi juga dikarenakan<span>  </span>tubuh yang ideal memberi dampak positif bagi kesehatan. Telah diketahui secara luas bahwa badan yang gemuk merupakan sumber penyakit. </span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-style: normal"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Kegemukkan dapat merangsang timbulnya berbagai penyakit antara lain kencing manis, penyakit jantung koroner, kanker, kelainan pada paru-paru, stroke, penyempitan pembuluh darah, menurunkan daya kekebalan tubuh dan sejumlah penyakit degeneratif lainnya. Penyakit jantung koroner misalnya merupakan salah satu penyebab kematian penduduk di negara maju maupun negara berkembang. Bahkan, penyakit ini semakin hari semakin bertambah kasusnya. Penyebab utamanya adalah karena perubahan pola makan dari pola makan berserat tinggi ke pola makan berserat rendah, tinggi kalori dan tinggi lemak.</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-style: normal"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Banyak penelitian epidemiologi, laboratorium dan klinis yang memperlihatkan adanya hubungan antara tingginya kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL-k) dengan terjadinya penyakit jantung koroner dan penyempitan pembuluh darah. Oleh karena itu, telah dikembangkan obat-obatan dari bahan sintetis maupun tradisional dan produk makanan yang berpotensi menurunkan kolesterol. Namun, perlu saya tegaskan disini bahwa kolesterol dalam jumlah tertentu sangat dibutuhkan oleh tubuh. Kolesterol sangat berguna untuk memproduksi hormon steroid yang penting dalam<span>  </span>kehamilan, perkembangan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita dan pria, kesuburan dll.</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-style: normal">Lalu, apa kaitan semua ini dengan daun katuk? Daun katuk telah digunakan oleh wanita Taiwan untuk menurunkan berat badan. Untuk keperluan ini, daun katuk diblender dan dibuat jus katuk. Jus katuk ini diyakini cukup efektif untuk menurunkan berat badan, obat tekanan darah tinggi, hiperlipidemia dan konstipasi. Dr. Agik Suprayogi dari IPB telah mengembangkan<span>  </span>teh katuk untuk keperluan </span><em>diet</em><span style="font-style: normal">. Namun, seberapa jauh teh katuk mampu menurunkan berat badan perlu penelitian lebih lanjut.</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-style: normal"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span> </span>Daun katuk<span>  </span>kaya akan saponin dan tannin, suatu senyawa yang berperan menurunkan berat badan dan lemak tubuh. Diketahui tannin secara umum mengganggu berbagai aspek dalam proses pencernaan, sementara saponin meningkatkan permeabilitas sel mukosa usus halus, yang menyebabkan penghambatan transpor aktif zat gizi dan juga kesempatan pengambilan zat gizi oleh saluran pencernaan menjadi terhambat. Selain itu, tannin dan saponin cenderung menurunkan nafsu makan yang juga memberikan kontribusi kepada penurunan berat badan.</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-style: normal"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Penelitian di laboratorium dengan menggunakan model ayam, ternyata daun katuk sangat baik untuk menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL-k), kadar kolesterol total dan menaikkan kadar kolesterol baik (HDL-k). Berdasarkan data tersebut, maka dapat diprediksi tingkat resiko terkena<span>  </span>penyakit penyempitan pembuluh darah. Ternyata, hasil perhitungan menunjukkan turunnya angka resiko terkena penyakit tersebut. Turunnya angka resiko tersebut menunjukkan bahwa daun katuk dapat mengurangi<span>  </span>terjadinya penyakit stroke, darah tinggi dan jantung koroner. Hasil penelitian Djojosoebagio (1964) pada kelinci juga menunjukkan bahwa infusa daun katuk mampu menurunkan tekanan darah dan menurunkan suhu badan. </span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-style: normal"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Selain itu, hasil penelitian pada ayam menunjukkan bahwa pemberian daun katuk secara drastis menurunkan (30-50%) lemak perut, dan juga menurunkan penimbunan lemak di berbagai tempat seperti paha, leher, usus, daging, telur dan dll. Terjadi penurunan kadar kolesterol dalam telur sebanyak 40% oleh daun katuk. Penurunan kadar kolesterol telur ini sangat baik, karena itu berarti mengurangi resiko terkena penyakit yang disebabkan oleh kolesterol ketika mengkonsumsi telur. Dianjurkan kepada hadirin untuk mengkonsumsi satu butir telur setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan kolesterol. </span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-style: normal">Para</span><span style="font-style: normal"> hadirin terhormat, senyawa yang berperan dalam penurunan penimbunan lemak belum diketahui secara pasti. Namun, hasil penelitian pada ayam menunjukkan bahwa baik partisi alkaloid maupun partisi non-alkaloid secara efektif menurunkan penimbunan lemak. Senyawa non-alkaloid yang terdapat dalam daun katuk antara lain tannin, saponin, monomethyl succinate, cis-2-methyl cyclopentanol acetate, phenyl maloic acid dan asam benzoat. Senyawa alkaloid yang terdapat dalam daun katuk antara lain adalah<span>  </span>2-pyrrolidinon dan methylpyroglutamate. </span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-style: normal">Para</span><span style="font-style: normal"> hadirin terhormat, penurunan penimbunan lemak biasanya akan meningkatkan pembentukkan protein dalam tubuh. Perubahan ini sangat menguntungkan bagi kesehatan tubuh, karena protein banyak diperlukan bagi pertumbuhan<span>  </span>sel-sel tubuh. Selain itu, peningkatan pembentukkan protein akan merangsang pertumbuhan otot, sehingga tubuh selain langsing juga padat dan berisi. Senyawa yang berperan dalam peningkatan pembentukkan protein diduga adalah methylpyroglutamate. Senyawa ini dapat diubah menjadi glutamate dalam saluran pencernaan dan kemudian meningkatkan pembentukkan protein. Glutamate merupakan bahan utama bagi sel mukosa saluran pencernaan. Glutamate juga berperan sebagai bahan utama bagi pembentukkan glutamine dan glutatione dalam musoka usus halus yang berperan penting dalam menjaga mukosa dari kerusakkan karena racun dan reaksi peroksidatif.</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-style: normal"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Para hadirin yang terhormat, daun katuk juga berpotensi untuk meningkatkan daya seksual baik pada wanita maupun pria. Menurut Dr. Agik Suprayogi dari IPB daun katuk mengandung senyawa androstan 17-one, 3-ethyl-3-hydroxy-5 alpha yang berfungsi sebagai prekursor atau tahap antara dalam sintesis senyawa hormon-hormon steroid seperti progesterone, estradiol/estrogen, testosteron dan glukokortikoid. Hasil penelitian pada ayam juga menunjukkan bahwa pemberian daun katuk mampu meningkatkan konsentrasi hormon estradiol. Hormon-hormon steroid tersebut berperanan penting dalam menjaga dan meningkatkan kesuburan pada wanita dan pria, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan seksual, mempertahankan kehamilan agar tidak keguguran, serta menjaga tubuh agar tetap seksi. Dan juga halus dan mulus. Manfaat lain dari daun katuk adalah meningkatkan produksi ASI.</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-style: normal"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Para hadirin, daun katuk selain bermanfaat juga mengandung pengaruh negatif. Pengaruh negatif pertama adalah daun katuk dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan penyerapan mineral. Hal ini dapat berakibat lebih lanjut pada keroposnya tulang. Selain itu daun katuk juga dapat mengakibatkan kelainan pada paru-paru dan menyebabkan keguguran pada kelinci. Daun katuk juga banyak mengandung kristal kalsium oksalat bentuk roset, sehingga<span>  </span>bagi penderita penyakit batu ginjal dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi daun katuk. Menurut Dr. Agik Suprayogi, untuk memperoleh manfaat yang optimal tanpa berakibat negatif, disarankan untuk mengkonsumsi daun katuk paling banyak 50 g/hari/kapita. Di Taiwan, masyarakat disana mengkonsumsi daun katuk sebanyak 6 – 303 g sebagai sayur mayur, sementara di Kuala Lumpur, Malaysia daun katuk sering dikonsumsi oleh masyarakat sebagai sayur mayur rata-rata sebanyak 180 g/minggu/orang.</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-style: normal"><span>            </span>Akhir kata, jika tadi ada lulusan dengan predikat </span><em>cum laude</em><span style="font-style: normal">. Maka, saya merasa lega karena saya telah berhasil menyampaikan orasi ilmiah ini dengan predikat </span><em>kungkum ing laut</em><span style="font-style: normal"> alias berendam di laut. Terakhir, kepada wisudawan/wati<span>  </span>perhatikan peribahasa dari Negeri Sakura “atatte kudakeyo”. Artinya, jangan pikirkan berhasil atau tidaknya suatu rencana, lakukanlah dulu dengan sungguh-sungguh. Niscaya berhasil. Kepada para pemimpin simaklah peribahasa dari Jepang “baka to hasami wa tsukai you”.. Artinya, tempatkanlan seseorang itu pada tempat yang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Niscaya negara menjadi aman, sentosa dan makmur. </span><em>Gemah ripah loh jinawi </em><span style="font-style: normal">kata orang Jawa. </span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span style="font-style: normal"><span>            </span></span><span style="font-style: normal" lang="PT-BR">Sekali lagi, kobo ni mo fude no ayamari. Tak ada gading yang tak retak, saya mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan saya dalam menyampaikan orasi ini. </span><span style="font-style: normal">Assalamu’alaikum wr. wb.</span></span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-style: normal"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
<p class="MsoSubtitle" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-style: normal"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Daftar Pustaka</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Agustal, A., M. Harapini and Chairul. 1997. Analisis kandungan kimia ekstrak daun katuk (<em>Sauropus androgynus</em> (L) Merr) dengan GCMS. Warta Tumbuhan Obat, 3 (3): 31-33.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Bender, A. E. dan K. S. Ismail. 1975. Nutritive value and toxicity of Malaysian food, Sauropus albicans. Plant Food Man 1: 139-143.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Darise, M. and Sulaeman. 1997. Ekstraksi komponen kimia daun katuk asal Sulawesi Selatan berbagai metode serta penelitian daya hambat terhadap bakteri uji. Warta Tumbuhan Obat, 3 (3): 37-38.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Darise, M. and S. Wiryowidagdo. 1997. Isolasi dan identifikasi kandungan kimia daun katuk asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Warta Tumbuhan Obat, 3 (3): 35-36.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Djojosoebagio, S. 1964. Pengaruh Sauropus androgynus (L.) Merr. terhadap fungsi fisiologis dan produksi air susu. <span lang="PT-BR">Makalah dalam Seminar Nasional Penggaliaan Sumber Alam Indonesia untuk Farmasi, Jakarta.</span></span></span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span lang="DE"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Lai, R. S., A. A. Chiang, M. T. Wu, J. S. Wang, N. S. Lai, J. Y. Lu<span>  </span>and L. P. Ger. 1996. Outbreak of bronchiolitis obliterans associated with consumption of Sauropus androgynus in Taiwan. Lancet, 348: 83-85.</span></span></span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span lang="DE"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Liu, T., J. Peng, Y. Xiong, S. Zhou and X. Cheng. 2002. Effects of dietary glutamine and glutamate supplementation on small intestinal structure, active absorption and DNA, RNA concentrations in skeletal muscle tissue of weaned piglets during d 28 to 42 days of age. Asian-Aust. J. Anim. Sci. 15: 238-242.</span></span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2000. Mengenal daun katuk sebagai feed additive pada broiler. Poultry Indonesia 242: 59-60.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2001a. Effect of <em>Sauropus androgynus</em> extract on the carcass quality of broiler chicks. B I P P, 7: 22-28</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2001b. Effect of <em>Sauropus androgynus</em> extract on the performance of broiler. B I P P, 7: 15-21.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2001c. Effect of <em>Sauropus androgynus</em> extract on organ weight, toxicity and number of <em>Salmonella sp</em> and<span>  </span><em>Escherichia coli </em>of broiler meat. B I P P, 7 (2): 162-169.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Santoso, U. 2002. Aplikasi Teknologi Ekstrak Daun Katuk pada Broiler. Public Service. Bengkulu University, Bengkulu.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Santoso, U and Sartini. 2001. Reduction of fat accumulation in broiler chickens by <em>Sauropus androgynus</em> (Katuk) leaf meal supplementation. Asian-Aust. J. Anim. Sci. 14: 346-350.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Santoso, U., Suharyanto and E. Handayani. 2001. Effects of <em>Sauropus androgynus</em> (Katuk) leaf extract on growth, fat accumulation and fecal microorganisms in broiler chickens. J I T V, 6: 220-226.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Santoso, U., J. Setianto and T. Suteky. 2002a.<span>  </span>Penggunaan Ekstrak Daun Katuk untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi dan Kualitas Telur yang Ramah Lingkungan pada Ayam Petelur. Research Report, Bengkulu University, Bengkulu.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Santoso, U., T. Suteky, Heryanto and Sunarti. 2002b. Pengaruh cara pemberian ekstrak daun katuk (<em>Sauropus androgynus</em>) terhadap penampilan dan kualitas karkas ayam pedaging. J I T V, 7: 143-148.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Sim, J. S., W. D. Kitts and D. B. Bragg. 1984. Effect of dietary saponin on egg cholesterol level and laying hen performance. Can. J. Anim. Sci. 64:977-984.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Subekti, S. 2003. Kualitas telur dan karkas ayam lokal yang diberi tepung daun katuk dalam ransum. PPS IPB, Bogor.</span></p>
<p class="MsoFooter" style="margin: 0cm 0cm 0pt 59.3pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Suprayogi, A. 2000. Studies on the biological effect of Sauropus androgynus<span>  </span>(L) Merr.: Effects on milk production and the possibilities of induced pulmonary disorder in lactating sheep. George-August, Universitat Gottingen Institut fur Tierphysiologie und Tierernahrung.</span></p>
<div>
<span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"><br />
<hr size="1" /></span></p>
<div id="ftn1">
<p class="MsoFootnoteText" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><a name="_ftn1" href="http://unib.ac.id/blog/urip_s/wp-admin/#_ftnref1"><span class="MsoFootnoteReference"><span style="font-size: x-small;font-family: Times New Roman">2</span></span></a><span style="font-size: x-small;font-family: Times New Roman"> Guru Besar Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu.</span></p>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/12/langsing-dengan-daun-katuk/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>The effect of conjugated linoleic acid on growth and lipid metabolism in animals.</title>
		<link>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/12/the-effect-of-conjugated-linoleic-acid-on-growth-and-lipid-metabolism-in-animals/</link>
		<comments>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/12/the-effect-of-conjugated-linoleic-acid-on-growth-and-lipid-metabolism-in-animals/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 05:47:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>urip_s</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Nutrisi Monogastrik]]></category>

		<category><![CDATA[CLA]]></category>

		<category><![CDATA[conjugated linoleic acid]]></category>

		<category><![CDATA[fat accumulation]]></category>

		<category><![CDATA[poultry]]></category>

		<category><![CDATA[rat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unib.ac.id/blog/urip_s/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[by: Urip Santoso
department of Animal Science, Faculty of Agriculture, Bengkulu University, Bengkulu, Indonesia
 
INTRODUCTION
            Recently, there is a great demand to produce healthier animal products. Consumers tended to consume animal products with the characteristics of low fat, low contaminated pathogenic microorganisms, low drug residues. Pertaining to these demands, many investigations have been conducted with some success [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: center" align="center"><strong><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century">by: Urip Santoso</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: center" align="center"><strong><span style="font-size: small;font-family: Century">department of Animal Science, Faculty of Agriculture, Bengkulu University, Bengkulu, Indonesia</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: center" align="center"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: center" align="center"><strong><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century">INTRODUCTION</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>Recently, there is a great demand to produce healthier animal products. Consumers tended to consume animal products with the characteristics of low fat, low contaminated pathogenic microorganisms, low drug residues. Pertaining to these demands, many investigations have been conducted with some success and other unsuccess. <span id="more-28"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>It was recently proven that conjugated linoleic acid (CLA), an uncomplete biohydrogenation of linoleic acid in rumen had beneficial effect on human health. Conjugated linoleic acid is collective terms describing a mixture of positional and geometric conjugated diene isomers of linoleic acid (Dunshea et al., 2002). CLA<span>  </span>is a general term for positional and geometrical isomers of linoleic acid, cis-9, cis-12 octadecadienoic acid, in which the deoble bonds are conjugated instead of being in the typical methylene interrupted configuration (Ham et al., 2002). Of the individual isomers of CLA, cis-9, trans-11-octadecadienoic acid (c9,t11-18:2) has been suggested to be the most important in terms of biological activity because it is the major isomer. CLA can be produced by alkaline isomerization which are not fully characterized (Nicholas et al., 1951; Sehat et al., 1998).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small;font-family: Century">Limited number of bacterial spp were reported to be able to produce CLA from linoleic acid (C<sub>18:2</sub>) <em>in vitro</em> (Jiang et al., 1998). CLA has been shown to be produced from polyunsaturated fat by certain rumen microorganisms such as Butyrivibrio species (Forgety et al., 1988). More recently, it was reported that Propionibacterium freudenreichii commonly used as dairy starter culture, was able to produce CLA from free linoleic acid (Jiang et al., 1998). Pariza and Yang (2000) screened 45 cultures from whole intestinal tract of two conventional rats by measuring the conversion of linoleic acid to CLA with HPLC and GC, and developed the method of producing CLA with selected strain in Tris-HCl buffer. However, Ogawa et al. (2001) insisted after 4 days of reaction with washed cells of L. acidophilus transformed more than 95% of the added linoleic acid into CLA and cells themselves could be used as source of CLA. Ham et al. (2002) found CLA producing lactic acid bacteria idenfied to be Lactobacillus fermentum in feces of healthy babies. CLA producing lactic acid bacteria can be useful as a<span>  </span>starter culture for making milk products, a source of enzyme systems in the production of CLA, or a probiotic culture.<span style="font-family: &quot;MS Mincho&#038;quot" lang="JA">　</span>In vitro studies with mixed culture or pure strains of ruminal bacteria have shown that most bacteria are capable of hydrogenating linoleic acid (C18:2) to trans-C18:1 and related isomers, but only a few have the ability to hydrogenate C18:2 completely to stearic acid (Miles et al., 1970; Harfoot et al., 1973). Oleic acid (C18:1) was also extensively hydrogenated to stearic acid (C18:0) by ruminal bacteria in vitro (Song and Choi, 1998, Wong et al., 1999).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span><span lang="DE">Ha et al. </span>(1987) found that a lipid fraction isolated from cooked ground beef had anticarcinogenics.Other investigations (Banni and Martin, 1998; Belury, 1995; Ip et al., 1999) also found that lipid known as CLA had anticarcinogenic activity in a wide range of animal models.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small;font-family: Century"> </span></p>
<h5 style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-weight: normal"><em><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century">Its effect on CLA content</span></span></em></span></h5>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>Eggs produced by hens fed 5.0% CLA will contain 310 to 365 mg of CLA per eggs. This is far from the prediction that a 70 kg human would need to consume about 1.5 to 3.0 g of CLA daily (Draker, 1995). Although it is unlikely that people would routinely consume four to five eggs daily, eggs containing substantial CLA could be a valuable diatary CLA source in combination with foods, such as milk, cheese, and beef, that are relatively high in CLA (Chin et al., 1992). <span lang="DE">Schafer et al. </span>(2001) found that inclusion of CLA at 29 g per kg diet transfer CLA into egg at about 400 mg CLA per eggs. The current consumption of CLA in US is estimated to be 0.5 to 1.0 g per person.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small;font-family: Century"> </span></p>
<h2 style="margin: 0cm 0cm 0pt"><em><span style="font-size: small;font-family: Century">Its effect on growth</span></em></h2>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>CLA has been proven to increase body weight gain and to improve feed efficiency in rat, mice and chickens (Chin et al., 1994; Park et al., 1997). <span lang="DE">Ostrowsha et al. </span>(1999) found that CLA had no effect on growth but improved feed conversion efficiency. Dunshea et al. (2002) found that under commercial condition dietary CLA can improve growth performance of pigs.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>Chamruspollert and Sell (1999) found that the inclusion of CLA had no effect on rate of egg production, body weight gain and feed intake. CLA inclusion at level of 5% significantly decreased weights of eggs and yolks. However, when feeding CLA was given at longer duration, it decreased feed intake with no effect on rate of egg production, weight of eggs, albumens or yolks or body weight.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small;font-family: Century"> </span></p>
<h2 style="margin: 0cm 0cm 0pt"><em><span style="font-size: small;font-family: Century">Its effects on fat deposition</span></em></h2>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>CLA inclusion decreased carcass fat content in mice (West et al., 1998) and reduced fat deposition in pig (Ostrowsha et al., 1999). It was also demonstrated that CLA inclusion also reduced back fat thickness (Thiel et al., 1998) and reduced the fat content of commercial meat cuts (Dugan et al., 1999). Recently, Dunshea et al. (2002) found that CLA inclusion at level of 4 g/kg diet reduced backfat thickness of commercial pigs housed under industry conditions. At the highest dose of CLA used (10g/kg of CLA-55) there was a 25% (6 mm) reduction in backfat<span style="font-family: &quot;MS Mincho&#038;quot" lang="JA">　</span>and fat deposition. Other studies have indicated that dietary CLA supplementation of growing pigs results in less fat at slaughter as estimated by dissection of wholesale loin cuts (Dugan et al., 1999). On back fat thickness (Thiel et al., 1998). For example, at 5 times the anticipated dose of CLA investigated in this study (20 g/kg of CLA-55), Dugan et al. (1997) reported a 27% reduction in subcutaneous fat per kg of total cuts in gilts Huang et al.<span style="font-family: &quot;MS Mincho&#038;quot" lang="JA">　</span>found CLA inclusion reduced cholesterol.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>Park et al. (1997) found that CLA inclusion reduced body fat but increased body protein, water and ash contents. A reduced in body fat might be correlated with increased </span><span style="font-family: Symbol"><span>b</span></span><span style="font-family: Century">-oxidation as indicated by increased in carnitine palmitoyltransferase activity, - a rate-limiting enzyme in </span><span style="font-family: Symbol"><span>b</span></span><span style="font-family: Century">-oxidation, in fat pad and muscle. Another key enzyme in lipid metabolism is adipocyte LPL, which hydrolyzes free fatty acids from circulating triacylglyceride; the fatty acids are then taken up by the adipocytes and re-esterified. It was found by Park et al. (1997) that CLA inhibits LPL activity in 3T3-L1 adipocytes, while apparently enhancing lipolysis. <span lang="DE">West et al. </span>(1998) however found that CLA reduced adipocyte depot weight, carcass lipid and protein in mouse. Bouthegourd et al. (2002) found that CLA mixture prevents body triglyceride accumulation. Futhermore they found that CLA mixture had no effect on adipose weight or energy expenditure in despite a theoretically higher capacity of red muscle to oxideze lipids</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span><span lang="DE">Cantwll e al. </span>(1999) found that incubation of rat hepatocytes with 20 ppm CLA for 3 hours did not affect the specific activity of 3-hydroxy-3-methylglutaryl conenzyme A reductase, protein synthesis in hepatocytes was elevated in the present of 5 and 10 ppm CLA. Gluconeogenesis was decreased at &gt; 10 ppm. Glutathione peroxidase activity was significantly decreased in the presence of 10 ppm CLA..</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span><span lang="DE">Park e al. </span>(1999b) CLA inclusion increased body protein, water and ash, and reduced body fat were associaed with feeding the rans-10 cis 12 CLA isomer. In cultured 3T3-L1 adipocytes, the trans 10 cis 12 isomer educed lipoprotein lipase activity, intramuscular triacylglycerol and glycerol, and enhanced glycerol release into the medium. By contrast, the cis-9, rans-11 and trans 9, trans 11 CLA isomers did not affect those biochemical activities.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>Park et al. (1999a) also found hat feeding CLA increased protein, water but reduced body fat. Tissue CLA levels declined following the withdrawal of CLA from the die.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>Azain et al. (2000) found that the reducion in fat mass in rats fed CLA can be aaounted for by a reduction in cell size rather han a change in cell number. Blankson et al. (2000) found that CLA reduced body fat mass in humans and hat no additional effect on body fat mass is achieved with doses &gt;3.4 g CLA/d.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>Jones et al. (2000) found tha birds fed 0.5 and 1.0 g CLA/kg feed had significantly more CLA in he egg yolk lipid vs control and 0.01 g CLA/kg diet groups after 7 d. Incorporation of CLA into egg lipid was highest on d 24 and 36. CLA enrichment in egg lipid in the 1.0 g CLA/kg diet group was similar to that in ruminant animal food product, 3 mgCLA/g fat.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>Stangl (2000) found that CLA inclusion reduce serum VLDL lipids wih no effect on serum LDL and HDL, reduced hepatic cholesterol. Gravino et al. (2000) found hat isomeric mixture of CLA reduced plasma triglyceride, total cholesterol. HDL-c did not different. The CLA group had significantly lower weight gain but greater feed intake. They concluded hat short-term feeding, c911, thought to be the active compound in CLA, does not produce the same effect as the isomer mixure.</span></span></p>
<h2 style="margin: 0cm 0cm 0pt"><em><span style="font-size: small;font-family: Century">Egg production</span></em></h2>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>Jones et al. (2000) found that high and medium CLA fed groups had lower egg production raes than those fed 0 and 0.1 mg CLA/kg, indicating hat CLA affect reproductive efficiency of the hens.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small;font-family: Century"> </span></p>
<h4 style="margin: 0cm 0cm 0pt"><em><span style="font-weight: normal"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century">Fatty acid profiles</span></span></span></em></h4>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>Chamruspollert and Sell (1999) found that CLA inclusion decreased the concentration of C18:1, C18:2, C18:3, C20:4 and C22:6, whereas saturated fatty acid was increased. Change in SFA and MUFA may be due to the inhibition of </span><span style="font-family: Symbol"><span>D</span></span><span style="font-family: Century"> 9 desaturase enzyme system in the liver caused by CLA.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><em><span style="font-size: small;font-family: Century"> </span></em></p>
<h2 style="margin: 0cm 0cm 0pt"><em><span style="font-size: small;font-family: Century">Aminal product quality</span></em></h2>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span><span lang="DE">Cherion et al. </span>(2002) found irradiation leads to high ion counts volatiles in cooked eggs. However, no specific volatile compounds unique to irradiation were observed in hard-boiled-irradiated eggs with high CLA content.</span></span></p>
<h3 style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small;font-family: Century">CONCLUSION</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Century"><span>            </span>From the current review,<span style="font-family: &quot;MS Mincho&#038;quot" lang="JA">　</span>it was shown that CLA inclusion to diet would reduce fat deposition in animals such as rat, mice and poultry. The mechanism following the reduction of fat in the body was unclear.<span>  </span>CLA also increased body protein although the mechanism of it was unclear. CLA also change fatty acid composition by increased saturated fatty acid and reduced monounsaturated fatty acid and polyunsaturated fatty acid. CLA also affected the quality of egg and meat. It is needed to investigate by which mechanism CLA could reduce fat deposition in rat, mice and poultry in the future.</span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/12/the-effect-of-conjugated-linoleic-acid-on-growth-and-lipid-metabolism-in-animals/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Riwayat Hidup Pengelola</title>
		<link>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/08/riwayat-hidup-pengelola/</link>
		<comments>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/08/riwayat-hidup-pengelola/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 08:44:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>urip_s</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tentang Pengelola]]></category>

		<category><![CDATA[riwayat hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unib.ac.id/blog/urip_s/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[A. Umum
Nama Lengkap                         : Prof. Ir. Urip Santoso, S. IKom., M.Sc., Ph.D.
Jenis Kelamin                           : Pria
Tempat/Tgl. Lahir                     :Brebes, 21 September 1960
Pekerjaan                                 : Dosen Pertanian, Universitas Bengkulu
Pangkat/Golongan/Jabatan        : Pembina Utama/IVb/Guru Besar
NIP                                          : 131 619 670
Alamat rumah                           :Jl. Unib Permai II/47 Bengkulu 38125; 
Telp./Faks                                : (0736)   28616; HP 08153806740
Alamat kantor                           :Jurusan Peternakan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">A. Umum</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Nama Lengkap <span>                        </span>: Prof. Ir. Urip Santoso, S. IKom., M.Sc., Ph.D.<br />
Jenis Kelamin <span>                          </span>: Pria<br />
Tempat/Tgl. Lahir <span>                    </span>:Brebes, 21 September 1960<br />
Pekerjaan<span>                                 </span>: Dosen Pertanian, Universitas Bengkulu<br />
Pangkat/Golongan/Jabatan<span>        </span>: Pembina Utama/IVb/Guru Besar<br />
NIP <span>                                         </span>: 131 619 670<br />
Alamat rumah <span>                          </span>:Jl. Unib Permai II/47 Bengkulu 38125; </span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Telp./Faks <span>                               </span>: (0736)<span>   </span>28616; HP 08153806740</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Alamat kantor<span>                           </span>:Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu; Telp. (376) 21170 extension 219, 110<span id="more-26"></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">B.Riwayat Pendidikan dan Pelatihan/Kursus</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">1 Sekolah Dasar Negeri Randudongkal, Pemalang 1973<br />
2 S M P Negeri Randudongkal, Pemalang 1976<br />
3 S M A Negeri Pemalang 1980<br />
4 Fakultas Peternakan, UGM Yogyakarta 1985<br />
5 Pasca Sarjana (S2) Universitas Gifu Gifu, Jepang 1992<br />
6 Pasca Sarjana (S3) Universitas Gifu Gifu, Jepang 1995<br />
7. Jurusan Komunikasi, FISIP, Universitas Terbuka Jakarta 2007<br />
8. Pelatihan Penerjemah Buku Ajar Padang (DIKTI) 2001<br />
9. Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Jakarta (Dikti) 1999<br />
10. Pelatihan Pembelajaran Bermutu Bengkulu (Dikti) 2000 </span></span><br />
<span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">11. Magang “Biofermentasi” BPT Ciawi Bogor 1999<br />
12 Pelatihan Metodologi Penelitian dan Kerjasama Bengkulu (Dikti) 1999<br />
13 Pelatihan TQM dan AA Bengkulu (Unib) 1996<br />
14 Pelatihan EWMP Bengkulu (Unib) 1997<br />
15 Sandwich program Gifu, Jepang (3 bulan) Desember 02-16 Maret 03<br />
16. Kursus bahasa Inggris Unib, Bengkulu (level 6) 1987-1988<br />
17. Kursus bahasa Jepang IPB, Bogor 1989<br />
18. Kursus bahasa Jepang Universitas Nagoya, Jepang 1989<br />
19. Kursus bahasa Jepang Universitas Gifu, Jepang 90-91<br />
20. Kursus bahasa Inggris Unib, Bengkulu 2000<br />
21. Pelatihan pembuatan RKBM dan SAP Bengkulu (Unib) 2002<br />
22. Pelatihan pembuatan buku petunjuk praktikum Bengkulu 1999<br />
23. Kursus Bahasa Inggris Yogyakarta (intermediate) 1983<br />
24. Pelatihan pembuatan butir-butir soal. P2AP-UNIB 2004<br />
25. Pembelajaran interaktif Jurusan Peternakan 2004<br />
26. Pelatihan calon penilai Adipura KLH-reg.Sumatera 2005</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span lang="EN"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span lang="EN"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">C. Kegiatan Pendidikan dan Pengajaran</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">1. Mengaaar Reproduksi Ternak UMB 1995-1997<br />
2. Mengajar Nutrisi Ternak Unggas UMB 1995-1997<br />
3. Mengajar Genetika Universitas Bengkulu 1986-1989<br />
4. Mengajar Nutrisi Ternak Unggas UNIB 1995-2000<br />
5. Mengajar Nutrisi Ternak Monogastrik UNIB 2000 s/d sek.<br />
6. Mengajar Tingkah laku Hewan UNIB<br />
7. Mengajar Ilmu Reproduksi Ternak UNIB<br />
8. Mengajar Biokimia UNIB 1995 s/d sek.<br />
9. Mengajar Nutrisi Ternak Dasar UNIB 1995 s/d sek.<br />
10. Bahan makanan Ternak dan Formulasi Ransum UNIB<br />
11. Mengajar Penyajian Ilmiah UNIB 2000 s/d sek.<br />
12. Metodologi Penelitian Produksi Ternak UNIB 2003 s/d sek.<br />
13. Mengajar Penyuluhan Peternakan UNIB 1999-2000<br />
14. Mengajar Pangan dan Gizi UNIB 2001-2002<br />
15. Membimbing dan menguji skripsi UMB 1995-1997<br />
16. Membimbing dan menguji skripsi UNIB 1996 s/d sek.<br />
17. Membimbing praktikum mahasiswa UMB 1995-1997<br />
18. Membimbing praktikum mahasiswa UNIB 1986 s/d sek.<br />
19. Membimbing pelaksanaan penelitian mahasiswa S2 Gifu University, Japan 1994-1995</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">D. Inovasi Pembelajaran</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">1. Penerapan metode pembelajaran berorientasi lingkungan pada matakuliah Penyajian Ilmiah 10.000.000 SP4 Ketua 2004<br />
2. Penerapan Pemberian Tugas pada Matakuliah Nutrisi Monogastrik Mandiri Ketua 2005</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">E. Studi Kelayakan Pembukaan Program</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">1. Studi Kelayakan Pendirian Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, UNIB 1.000.000 UNIB Ketua 1997<br />
2. Studi kelayakan pembukaan Program Pasca Sarjana di Fakultas Pertanian UNIB 10.000.000 DUE-Project Ketua 2002</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">F. Kemahasiswaan</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">1. Pembina Kegiatan Penalaran Mahasiswa UNIB Pembina 96-2002<br />
2. Pengaruh penggunaan tepung daun sukun terhadap kualitas karkas ayam broiler (penelitian) 6.000.000 Diknas Kota Bengkulu Pembim-bing 2006</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">G. Kegiatan Penelitian</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">1. Bidang Peternakan<br />
1. Penggunaan cacing tanah sebagai pakan berprotein tinggi pada ayam broiler 300.000 LKIP, Dikti Ketua 1982<br />
2 Pengaruh naungan terhadap produksi dan kecernaan in vitro Pueraria phaseoloides. Skripsi S1 1985<br />
3. Effect of early feed restriction on growth and body composition in broiler chickens (dua penelitian) Thesis S2 1992<br />
4. Effect of methionine and cystine on growth, fat accumulation and lipogenic enzyme activities in finisher broilers Jepang Coresearcher 1993.<br />
5. Effect of garlic on HMG-CoA reductase activity in growing chicks. Coresearcher 1993<br />
6 Effect of methionine and cys-tine on growth, fat accumu-lation and lipogenic enzyme activities in starter broilers Jepang Coresearcher 1994.</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">7 Studies on effect of early feed restriction on growth and body composition in broiler chickens (3 penelitian) Disertasi S3 1995<br />
8 Effect of early feed restriction on growth, breast and thigh composition and fat deposition in mixed-sex broiler 21.860.000 URGE, DIKTI Ketua 1996<br />
9 Effect of early feed restriction on growth, breast and thigh composition and fat deposition in mixed-sex broiler 20.000.000 URGE, DIKTI Ketua 1997<br />
10 Pengaruh tipe kandang dan pembatasan pakan terhadap pertumbuhan dan konsentrasi fraksi lipid pada ayam broiler Mandiri Ketua 1996<br />
11 Effect of early feed restriction-refeeding on growth, body composition and lipid accumulation in broiler mixed-sex 13.000.000 ITSF Ketua 1996<br />
12 Pengaruh daun keji beling pada pertumbuhan dan akumulasi lemak pada broiler Mandiri Ketua 1997.</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">13 Tu-chung Leaf Meal Supplementation Reduced an Increase in Lipid Accumulation of Chickens Stimulated by Dietary Cholesterol Kerjasama dg. Prof. Keiichi Tanaka, JEPANG<br />
14 Effects of fermented chub mackerel extract on lipid metabolism of rats fed a high-cholesterol diet Kerjasama dg. Prof. Keiichi Tanaka, JEPANG<br />
15 Effect of fermented chub mackerel extract on lipid metabolism of rats fed diets without cholesterol. JEPANG<br />
16 Karakteristik berbagai formula sakura block Dana mandiri Ketua 2000<br />
17 Uji palatabilitas dan daya simpan sakura block, dan pengaruhnya terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organic pada kambing Dana mandiri Ketua 2000.<br />
18 Populasi dan penyebaran ayam Burgo di Kabupaten Rejang Lebong Unib-Due Like anggota 2000<br />
19 Effect of Fermented Chub Mackerel Extract on Lipid Metabolism of Diabetic Rats (Penelitian kerjasama dengan Keiichi Tanaka) JEPANG 2001<br />
20. Pengaruh level EM4 sebagai inokulum terhadap kandungan HCN pada daun ubi kayu Dana Mandiri Ketua 2001<br />
21. Tabut sebagai pakan suplemen pada sapi laktasi Mandiri anggota 2001<br />
22. Penggunaan tabut untuk meningkat-kan produksi susu pada sapi perah Semi-Que 3 anggota 2001<br />
23 Pengaruh penggunaan sakura block sebagai feed supplement pada sapi Bali. Demplot Vucer Ketua 2001<br />
24. Aplikasi ekstrak daun katuk pada peternakan broiler rakyat.(pengabdian + penelitian) 5.000.000 Ipteks-Dikti Ketua 2002<br />
25 Effect of CLA on lipid metabolism in animal (literature research) Gifu Univer-sity, Japan 2003<br />
26 Pengaruh pemberian pakan berprotein tinggi plus berlemak tinggi selama refeeding terhadap pertumbuhan dan akumulasi lemak pada broiler umur duapuluh delapan hari Small research in Japan Ketua<br />
27 Effects of Dried Bacillus subtilis Culture during Refeeding on the Performance and Chemical Carcass Composition of Broiler Chicken Small research in Japan Ketua<br />
28 Pengaruh tipe pembatasan pakan dan pemberian pakan berprotein berbeda selama refeeding terhadap akumulasi lemak pada broiler Small research in Japan Ketua<br />
29 Pengaruh pemberian mengkudu terhadap kadar kolesterol telur ayam ras 1.200.000 Mandiri Ketua 2003<br />
30 Penggunaan ekstrak daun katuk sebagai feed additive untuk memproduksi meat designer 65.000.000 Dikti (Hibah Pekerti) Ketua 2004<br />
31 Teknologi tabut untuk memodifikasi produksi dan asam lemak omega 3 dan CLA susu. 33.000.000 Dikti (Hibah Bersaing) Anggota 2005<br />
32 Teknologi tabut untuk memodifikasi produksi dan asam lemak omega 3 dan CLA susu. 35.000.000 Dikti (Hibah Bersaing) Ketua 2006<br />
33 Pengaruh tepung daun sukun terhadap performans, mutu daging dan penimbunan lemak pada broiler Mandiri Ketua 2006.<br />
34 Pengkayaan zat-zat gizi dalam telur dengan ekstrak daun katuk dan minyak ikan lemuru plus vitamin e.  45.000.000 (Tahun 1) Dikti (Hibah Bersaing) Ketua 2007-2008<br />
35. Penggunaan ekstrak-air daun katuk sebagai pengganti feed additive komersial untuk memproduksi meat and egg designer yang efisien Riset Unggulan UNIB Ketua 2008-2009</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">2. Bidang Sosial &amp; budaya.<br />
1 Peranserta wanitatani pada program penyuluhan di pedesaan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Studi kasus di sentra-sentra usaha sapi potong rakyat Propinsi Bengkulu 10.000.000 Penelitian Dasar, DIKTI Ketua 2001<br />
2 Kontribusi dan status wanita pada usaha sapi potong (kajian wanita) 5.000.000 DIKTI Anggota 1998<br />
3 Faktor-faktor yang mempengaruhi kontribusi dan status wanita pada usaha sapi potong (starter grant) 10.000.000 DIKTI Anggota 1999<br />
4 Faktor-faktor yang mempengaruhi pola pengambilan keputusan wanita pada usaha sapi potong (penelitian dasar) 13.000.000 DIKTI Anggota 1999<br />
5 Kontribusi wanita tani ternak pada usaha sapi potong di kecamatan Sukaraja. 3.000.000 UNIB Anggota 2000<br />
6 Pengaruh film kartun doraemon terhadap perilaku anak Sekolah Dasar. Studi kasus di Perumnas Unib. 500.000 Dana Mandiri Anggota 2004<br />
7. Analisis sosial, ekonomi, budaya dan kesehatan masyarakat di wilayah wisata pantai kota Bengkulu 5.000.000 Ketua 2007</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span lang="EN"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
<p><span lang="EN"><br />
<span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">3. Bidang Lingkungan<br />
1. Penggunaan sampah daun pisang sebagai pakan ayam broiler 300.000 LKIP, Dikti Ketua 1983<br />
2. Pemanfaatan umbi pisang untuk pembuatan bolu, sabun dan keripik 300.000 LKIP, Dikti Ketua 1984<br />
3 Effect of dried Bacillus subtilis on hepatic lipogenic enzyme activities, fat accumulation and ammonia production in poultry Joint research dengan Prof. Keiichi Tanaka, Jepang 1999.<br />
4 Pengaruh ekstrak daun katuk terhadap pertumbuhan, akumulasi lemak dan jumlah mikrobia feses pada ayam broiler Mandiri Ketua 1997<br />
5 Effect of dried Bacillus subtilis on growth, body composition and ammonia production in broilers Joint research dengan Keiichi Tanaka, Jepang 1997<br />
6 Pengaruh ekstrak daun katuk terhadap performans, akumulasi lemak dan mikrobia daging pada broiler 2.900.000 UNIB Ketua 1998<br />
7. Penggunaan ekstrak daun katuk untuk meningkatkan produksi dan kualitas telur yang ramah lingkungan pada ayam petelur 42.000.000 Hibah Bersaing (Dikti) Ketua 2002<br />
8. Penggunaan ekstrak daun katuk untuk meningkatkan produksi dan kualitas telur yang ramah lingkungan pada ayam petelur 36.100.000 Hibah Bersaing (Dikti) Ketua 2003 </span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">H. Penelitian Kerjasama<br />
1. Faktor-faktor yang mempengaruhi penggembalaan ternak liar di Taman Hutan Raya, Bengkulu LIPI Anggota 1995<br />
2 Kajian kualitas sakura block pada berbagai formula. 3.000.000 Batan-UNIB Ketua 2000<br />
3 Penggunaan sakura block untuk meningkatkan produktivitas kambing kacang 6.000.000 Batan-UNIB Ketua 1999<br />
4 Studi daya dukung lingkungan di Enggano (kerjasama) 128.500.000 + 100.000.000 Bappedalda-KLH-P2LH Penang-gung jawab 2005<br />
5 Pengembangan Enggano 147.000.000 P2LH-Bappedalda Penang-gungjawab 2006<br />
6 Inventarisasi sumberdaya alam di Propinsi Bengkulu P2LH-Bappedalda anggota 2006</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">I. Publikasi Ilmiah<br />
1 Effects of fermented products from chub mackerel extracts on growth and carcass composition, hepatic lipogenesis and on contents of various lipid fractions in the liver and the thigh muscle of broiler. Anim. Sci. Technol. 63: 32-37.<br />
2 Effect of dietary cholesterol on 3-hydroxy-3-methylglutaryl CoA reductase activity of growing chicks. Anim. Sci. Technol. 64: 1156-1162.<br />
3 Effects of early feed restriction on growth performance and body composition in broilers. Asian-Aust. J. Anim. Sci. 6: 401-410.<br />
4 Effects of early skip day feeding on growth performance and body composition in broilers. Asian-Aust. J. Anim. Sci. 6: 451-461.<br />
5 The effect of dietary fats on the hepatic and intestinal 3-hydroxy-3-methylglutaryl coenzyme A reductase activities in chicks. Asian-Aust. J. Anim. Sci. 6: 281-290.<br />
6 Early skip-a-day feeding of female broiler chicks fed high-protein realimentation diets. Performance and body composition. Poultry Sci. 74: 494-501.<br />
7 Effect of dried Bacillus subtilis culture on growth and lipogenic enzyme activity in female broiler chicks. Br. J. Nutr. 74:523-529.<br />
8 Does feed-restriction refeeding program improve growth characteristics and body composition in broiler chicks? Anim. Sci. Technol. 66: 7-15.<br />
9 The effect of supplementing methionine plus cystine to a low-protein diet on the growth performance and fat accumulation of growing broiler chicks. Asian-Aust. J. Anim. Sci. 10: 185-191.<br />
10 Dried Bacillus subtilis culture reduced ammonia gas release in poultry house. Asian-Australasian Journal of Animal Science 12: 806-809 (1999)<br />
11 Effect of sex on growth, body composition and fat deposition in broiler strain Chunky Jurnal Peternakan dan Lingkungan 6 (3): 51-56 (2000)<br />
12 Reduction of triglyceride content by early feed restriction in broiler chicks. Buletin Peternakan 24: 57-63 (2000)<br />
13 Effect of Keji Beling Extract on Growth and Fat Accumulation in Broiler Chickens Jurnal Peternakan dan Lingkungan 6 (2): 10-14.<br />
14 Tu-chung leaf meal supplementation reduced an increase in lipid accumulation of chickens stimulated by dietary cholesterol. Asian-Australasian Journal of Animal Science 13: 1758-1763 (2000)<br />
15 Effects of fermented chub mackerel extract on lipid metabolism of rats fed a high-cholesterol diet. Asian-Australasian Journal of Animal Science 13: 516-520 (2000)<br />
16 Effect of fermented chub mackerel extract on cholesterol metabolism of rats Seri Akta Agrosia 4 (2): 279-282 (2000)<br />
17 Pengaruh strain terhadap aktivitas enzim lipogenik, kadar fraksi lipid dan komposisi kimia karkas pada broiler Seri Akta Agrosia 4 (2): 282-284 (2000)<br />
18 Effect of fermented product from Bacillus subtilis on feed conversion efficiency, lipid accumulation and ammonia production in broiler chicks Asian-Australasian Journal of Animal Science 14: 333-337 (2001)<br />
19 Reduction of fat accumulation in broiler chickens by Sauropus androgynus (Katuk) leaf meal supplementation. Asian-Australasian Journal of Animal Science 14: 346-350 (2001)<br />
20 Effect of fermented chub mackerel extract on lipid metabolism of rats fed diets without cholesterol Asian-Australasian Journal of Animal Science 14: 535-539.<br />
21. Effect of high-protein realimentation diet on lipid accumulation in broiler chicks. Buletin Peternakan, 26 (1): 8-12.<br />
22 Effect of age on hepatic lipogenic enzyme activities and fat accumulation in broiler chicks. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner 6 (2): 89-93.<br />
23 Effects of early feed restriction on growth, fat accumulation and meat composition in unsexed broiler chickens Asian-Aust. J. Anim. Sci. 14 (11): 1585-1591.<br />
24 Effect of Sauropus androgynus Extract on the Carcass Quality of Broiler Chicks Buletin Ilmu Peternakan dan Perikanan 7: 22-25.<br />
25 Effect of Sauropus androgynus Extract on the Performance of Broiler Buletin Ilmu Peternakan dan Perikanan 7: 15-21<br />
26 Effect of Sauropus androgynus Extract on Organ Weight, Toxicity and Number of Salmonella sp and Escherichia coli of Broilers Meat Buletin Ilmu Peternakan dan Perikanan, 7 (2): 162-169<br />
27 The usefulness of Sauropus androgynus as feed supplement in broiler chickens Poultry International<br />
28 Pengaruh pemberian pakan berprotein tinggi plus berlemak tinggi selama refeeding terhadap pertumbuhan dan akumulasi lemak pada broiler umur duapuluh delapan hari Jurnal Peternakan dan Lingkungan, 7 (3): 1-5<br />
29 Effects of Sauropus androgynus (Katuk) leaf extract on growth, fat accumulation and fecal microorga-nisms in broiler chickens. Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner, 6 (4): 220-226<br />
30 Effects of early feed restriction on breast and leg meat composition, and serum lipid concentration in unsexed broiler chickens reared in cages. Asian-Aust. J. Anim. Sci. 15 (9): 1319-1325<br />
31 Effects of early feed restriction on the occurrence of compensatory growth, feed conversion efficiency and mortality in unsexed broiler chickens reared in cages. Asian-Aust. J. Anim. Sci. 15 (10): 1475-1481.<br />
32 Effects of early feed restriction on internal organ and carcass weights of unsex broilers. Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis 27: 61-66.<br />
33 Limbah Bahan Ransum Unggas yang Rasional (buku). Bhratara Karya Aksara, Jakarta (1987)<br />
34. Effects of early feed restriction and high-fat realimentation diet on growth and fat deposition in broiler chicks. Media Veteriner 8 (1): 18-22.<br />
35 Perbaikan penampilan dan komposisi kimia karkas broiler oleh pemberian kultur Bacillus subtilis selama refeeding. Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis, 29: 76-79<br />
36 Effects of early physical feed restriction on growth, serum lipid fraction and meat composition in unsexed broiler chicken Majalah Ilmiah Peternakan 5 (3): 75-79<br />
37. Pengaruh tipe pembatasan pakan dan pemberian pakan berprotein berbeda selama refeeding terhadap akumulasi lemak pada broiler Majalah Ilmiah Peternakan, 6: 51-55<br />
38. Pengaruh produk fermentasi Bacillus subtilis terhadap fraksi lipid pada karkas broiler Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis 27: 103-106.<br />
39 Pengaruh tipe kandang dan pembatasan pakan di awal pertumbuhan terhadap performans dan akumulasi lemak pada broiler unsexed Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner 7 (2): 84-89.<br />
40 Studi perbandingan karakteristik performans dan metabolisme lemak pada broiler yang dipelihara pada musim panas dan musim gugur Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis, 28: 185-190<br />
41 Studi perbandingan karakteristik performans dan metabolisme lemak pada ayam bertumbuh yang dipelihara pada musim yang berbeda Prosiding Seminar Nasional di Fakultas Pertanian UNILA tahun 2001.<br />
42 Change in composition of cassava leaves fermented by EM4 Belum dipublikasikan<br />
43 Pengaruh strain dan pembatasan pakan terhadap performans dan akumulasi lemak pada broiler. Prosiding Seminar Nasional di Fakultas Pertanian UNILA 2001<br />
44 Chemical composition change of layer feces fermented by effective microorganism (EM4) Majalah Ilmiah Peternakan, 7: 90-93.<br />
45 The beneficial effect of early feed restriction on growth, body composition and fat accumulation in broiler chickens Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis 28 (1): 39-45<br />
46. The effect of fermented feces on growth, fat deposition and carcass quality in broiler chickens Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis 29: 27-32.<br />
47 Pengaruh cara pemberian ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) terhadap penampilan dan kualitas karkas ayam pedaging Jurnal Ilmu Ternak dan Veteriner 7 (3): 143148.<br />
48. Produksi susu sapi potong laktasi dengan teknologi tabut. Media Peternakan 24 (2): 51-53.<br />
49 Effect of Sauropus androgynus (Katuk) extract on egg production and lipid metabolism in layers. Asian-Australasian Journal of Animal Science Maret 2005<br />
50 Pengaruh pemberian ekstrak daun katuk dalam ransum terhadap produksi, kadar nitrogen dan forsor, dan jumlah koloni mikrobia pada feses ayam petelur. Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis, 30 (4): 237-241.<br />
51 Katuk (buku) Tidak dipublikasikan<br />
52. Ilmu Formulasi Ransum (buku) Tidak dipublikasikan<br />
53. Biokimia (Buku) Tidak dipublikasikan<br />
54. Nutrisi Ternak Monogastrik (Buku) Tidak dipublikasikan<br />
55 Menyingkap Tabir Ilmu Gizi Dalam Al Qur’an Tidak dipublikasikan<br />
56 Pemanfaatan Daun dan Umbi Pisang (buku) Tidak dipublikasikan<br />
57. Pengaruh pembatasan pakan di awal pertumbuhan terhadap keseimbangan energi dan protein pada ayam broiler (artikel ilmiah) Tidak dipublikasikan<br />
58. Sex and Hatchability Prediction of Eggs Using Kikriki (artikel ilmiah) Tidak dipublikasikan<br />
59. Pengaruh pemberian ekstrak daun katuk terhadap mikroflora, kadar nitrogen dan fosfor pada ayam petelur. Tidak dipublikasikan<br />
60. Pengaruh pemberian ekstrak daun katuk terhadap kualitas telur. Tidak dipublikasikan.<br />
61 The effect of conjugated linoleic acid on growth and lipid metabolism in animals. Tidak dipublikasikan<br />
62 Effect of level and duration of early feed restriction on growth and lipid accumulation in unsexed broilers aged forty two days Tidak dipublikasikan<br />
63 Effect of initial age and type of feed restriction on growth and lipid accumulation in broilers aged forty two Tidak dipublikasikan<br />
64 Pengaruh program pembatasan pakan terhadap berat organ dalam pada ayam broiler Tidak dipublikasikan<br />
65 Effect of Fermented Chub Mackerel Extract on Lipid Metabolism of Diabetic Rats Tidak dipublikasikan<br />
66 The effect of non-alkaloid and alkaloid extracted from Sauropus androgynus leaf on growth and lipid metabolism in layer. Tidak dipublikasikan<br />
67 Pengaruh partisi non-alkaloid dan alkaloid cari daun katuk terhadap mutu telur Tidak dipublikasikan<br />
68 Pengaruh partisi non-alkaloid dan alkaloid dari daun katuk terhadap toksisitas, kelainan organ dalam, dan glucose darah pada ayam petelur. Tidak dipublikasikan<br />
69 Kamus istilah peternakan (buku) Tidak dipublikasikan<br />
70 Pengaruh pemberian sakura block terhadap performans kambing kacang Tidak dipublikasikan<br />
71 Daya simpan sakura block dan pengaruhnya terhadap kecernaan nutrisi pada kambing kacang. Tidak dipublikasikan<br />
72 Konsentrat nabati berbahan ocal untuk meningkatkan produktivitas kambing rakyat. Dharma Raflesia 1 (1): 14-18.<br />
73 Penggunaan limbah restoran sebagai bahan pakan untuk meningkatkan efisiensi produksi pada peternakan broiler rakyat. Dharma Raflesia 1 (1): 40-45.<br />
74 Uji palatabilitas, daya simpan dan pengaruh sakura block terhadap kecernaan bahan kering, bahan organic dan bahan anorganik pada kambing kacang jantan. Jurnal Penelitian Lembaga Penelitian UNIB, 12 (1): 26-31.<br />
75 Pengaruh suplementasi urea-multinutrien terhadap pertumbuhan kambing kacang Jurnal Pengembangan Peternakan Tropis, 30 (3): 157-161<br />
76. Pedoman Praktikum Biokimia (2001) Tidak dipublikasikan<br />
77. Pedoman Praktikum Penyajian Ilmiah (2002) Tidak dipublikasikan</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">J. Artikel Ilmiah Populer<br />
No. Judul artikel Nama, volume, halaman, dan tahun pada jurnal/Prosiding<br />
1 Penggunaan asam pantotenat pada industri ternak. Poultry Indonesia 231: 36-38<br />
2 Aplikasi teknologi pembatasan pakan pada industri broiler. Poultry Indonesia 229: 32-34<br />
3 Mikrobia efektif meningkatkan produksi dan mutu karkas broiler. Poultry Indonesia 233: 38-39<br />
4 Mengenal daun katuk sebagai feed additive pada broiler. Poultry Indonesia 242: 59-60.<br />
5 Permasalahan peternakan di era otonomi daerah. Poultry Indonesia 247: 25-29.<br />
6 Menciptakan broiler yang seragam. Poultry Indonesia 239: 56-58.<br />
7 Lumpur minyak sawit sebagai makanan ternak. Poultry Indonesia 238: 51-52.<br />
8 Kondisi industri ayam petelur di Jepang. Poultry Indonesia 187: 40-42.<br />
9 Konsumsi protein asal ayam ras. Poultry Indonesia 237: 46-47.<br />
10 Benarkah produk unggas mahal. Poultry Indonesia 192: 6-7.<br />
11 Tinja, dari ayam untuk ayam. Swadaya Peternakan Indonesia 43: 24-25.<br />
12 Kondisi industri broiler di Jepang. Poultry Indonesia 197: 56-58.<br />
13 Penggunaan limbah sawit dalam ransum broiler. Poultry Indonesia, 203: 21-22.<br />
14 Kondisi dosen di daerah. Simponi 7 Agustus 1988.<br />
15 Budidaya cacing tanah sebagai makanan unggas. Poultry Indonesia 50: 16-18.<br />
16 Arah pengembangan sumber makanan ternak unggas di Indonesia. Poultry Indonesia 63: 11-14<br />
17 Meningkatkan produktivitas ternak dengan zeolit Poultry Indonesia 266: 34-35.<br />
18 Setetes air buat ayam kita Poultry Indonesia<br />
19 Menentukan jenis kelamin telur sebelum ditetaskan. Swadaya Peternakan Indonesia tahun 1989.<br />
20 Pentingnya udara bagi ayam. Poultry Indonesia<br />
21 Setetes darah buat ayam. Ayam dan Telur.<br />
22 Sebutir telur buat kita. Poultry Indonesia, Juni 2004<br />
Dll. Di Poultry Indonesia, Ayam dan Telur, Swadaya Peternakan Indonesia, Semarak dan Simponi </span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">K. Seminar<br />
1. Seminar Peternakan<br />
1 1983 Himpunan Mahasiswa Peternakan, Fak. Peternakan UGM Budidaya cacing tanah Presenter<br />
2 1987 Fakultas Pertanian, UNIB Pengaruh pemberian daun pisang pada penampilan ayam broiler Presenter<br />
3 1991 Japanese Society of Zootechnical Science, Yokohama, Jepang Pembatasan pakan pada broiler Presenter<br />
4 1992 Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang, Kyoto Pembatasan pakan pada broiler Presenter<br />
5 1992 Japanese Society of Zootechnical Science, Hiroshima, Jepang Pembatasan pakan pada broiler Presenter<br />
6 1992 The Asian-Australasian Association of Animal production (held in Bangkok, Thailand) Pembatasan pakan pada broiler Presenter (anggota)<br />
7 1993 Japanese Society of Zootechnical Science, Tokyo, Jepang Pembatasan pakan pada broiler Presenter<br />
8 1993 Canada Pembatasan pakan pada broiler Presenter (anggota)<br />
9 1993 Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang, Sendai Pembatasan pakan pada broiler Presenter<br />
10 1994 Japanese Society of Zootechnical Science, Tokyo, Jepang Bacillus subtilis pada broiler Presenter (anggota)<br />
11 1994 Japanese Society of Zootechnical Science, Tokyo, Jepang Metionin-sistin pada broiler Presenter (anggota)<br />
12 1995 Japanese Society of Zootechnical Science, Kyushu, Jepang Metionin-sistin pada broiler Presenter (anggota)<br />
13 1996 Jurusan Peternakan Early skip-a-day feeding of female broiler chicks fed high-protein realimentation diets. Presenter<br />
14 1996 Jurusan Peternakan Beneficial effect of dried Bacillus subtilis culture on growth and lipogenic enzyme activity in female broiler chicks. Presenter<br />
15 1997 Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian UNIB Reduction of fat accumulation in broiler chicks by katuk leaves supplementation Presenter<br />
16 1997 Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian UNIB Antilipid and Antibacterial properties of katuk (Sauropus androgynus) extract in broiler chickens Presenter<br />
17 1997 IP2TP Ransum ayam buras Presenter.<br />
18 1998 Jurusan Peternakan Lipid metabolism of growing chicks fed tu-chung supplemented diet Presenter<br />
19 1998 Jurusan Peternakan Fermented mackerel extract as feed supplement. Presenter<br />
20 1998 Jurusan Peternakan Penggunaan panthethine sebagai pakan imbuhan pada ternak. Presenter<br />
21 1999 PTN-BKS Barat, Pekanbaru Daun katuk pada broiler Presenter<br />
22 1999 Dikti (URGE) Effect of early feed restriction on growth, meat and breast composition in broiler chickens Presenter<br />
23 1999 Dikti (Ipteks) Aplikasi teknologi diet dilution pada peternakan broiler rakyat Presenter<br />
24 2000 PTN-BKS Barat, Bengkulu Metabolisme kolesterol pada tikus yang diberi produk fermentasi mackerel Presenter<br />
25 2000 PTN-BKS Barat, Bengkulu Pengaruh strain terhadap aktivitas enzim lipogenik. Presenter<br />
26 2000 The International Society for Southeast Asian Agricultural Sciences, Bangkok, Thailand Chemical composition change of layer feces fermented by EM4 Presenter<br />
(held in Bogor)<br />
27 2001 Dinas Peternakan Tk. I Bengkulu Ransum ayam berbasis bahan local. Presenter<br />
28 2001 PTN-BKS Barat, Lampung Strain dan pembatasan pakan pada broiler Presenter<br />
29 2001 PTN-BKS Barat, Lampung Musim dan akumulasi lemak dan aktivitas enzim lipogenik. Presenter<br />
30 2001 ITSF (dalam seleksi ITSF award) Beneficial effect of medical herb, early feed restriction and effective microorganism in monogastric animals Presenter<br />
31 2001 IPB Tabut bagi kambing laktasi Anggota presenter<br />
32 2003 UNIB (orasi ilmiah) Manfaat katuk bagi kesehatan manusia dan produktivitas pada ternak Pemakalah Utama<br />
33 2003 Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian UNIB Sebutir telur buat kita. Pemakalah Utama<br />
34 2003 Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian UNIB Supplementation of tabut on milk production and nutrient digestibility of lactating dairy cow Pemakalah Anggota<br />
35 2004 Fak. Pertanian UNIB (orasi ilmiah) Langsing dengan katuk Pemakalah Utama<br />
36 2004 DIKTI (Pekerti) Penggunaan ekstrak daun katuk untuk memproduksi meat designer yang efisien Pemakalah utama<br />
37 2005 Pidato Pengukuhan Guru Besar Bioteknologi meat designer </span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">2. Seminar Lingkungan<br />
1 2002 DIKTI (Hibah bersaing tahun 1) Penggunaan ekstrak daun katuk untuk meningkatkan produksi dan kualitas telur yang ramah lingkungan pada ayam petelur Presenter<br />
2 2003 DIKTI (Hibah bersaing tahun 2) Penggunaan ekstrak daun katuk untuk meningkatkan produksi dan kualitas telur yang ramah lingkungan pada ayam petelur Pemakalah Utama<br />
3. 2004 DIKTI (Hibah Bersaing) Penggunaan ekstrak daun katuk untuk meningkatkan produksi dan kualitas telur yang ramah lingkungan pada ayam petelur Pemakalah Utama<br />
4 2007 PPLH-Regional Sumatera Masalah lingkungan hidup dan solusinya di Prop. Bengkulu Pemakalah<br />
5. 2007 PPLH-Sumatera Masalah mangrove dan solusinya Pemakalah<br />
6 2007 PPLH-Sumatera Masalah lingkungan dan solusinya di propinsi bengkulu, bangka belitung dan lampung Pemakalah<br />
7. 2007 PPLH-Sumatera Kualitas Lingkungan Hidup Propinsi Bengkulu Pemakalah</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">3. Seminar Sosial-Budaya<br />
1 1997 Universitas Bengkulu Urgensi penelitian bagi pembangunan masyarakat Presenter<br />
2 2000 ISMAPETI Permasalahan peternakan di Indonesia Presenter<br />
3 2000 ISMAPETI Pengembangan SDM peternakan Presenter<br />
4 2000 Fakultas Pertanian UNIB Perbaikan pengelolaan adminis-trasi akademik di Jurusan peternakan Presenter<br />
5 2001 Dinas Peternakan Tk. I Bengkulu Beberapa pengamatan pelaksanaan program Upsus Gema Proteina 2001 Presenter<br />
6 2001 Dinas Peternakan Tk. I Bengkulu Pelaksanaan Upsus Gerakan Peningkatan Produksi Ternak Sapi melalui Pemberdayaan Peternakan Raykat Di Kabupaten Rejang Lebong Presenter<br />
7 2001 PTN-BKS Barat, Lampung Faktor-faktor yang mempengaruhi curahan kerja dan pengambilan keputusan wan-ita pada usaha sapi potong Anggota presenter<br />
8 2001 Dinas Peternakan Tk. I Bengkulu Pengembangan SDM di Propinsi Bengkulu pada Era Otonomi Daerah Presenter<br />
9 2002 DIKTI. Peran serta wanita tani dalam penyuluhan. Presenter<br />
10. 2004 Ismapeti (Seminar Nasional) Peternakan Antara Das Sollen dan Das Sein Pemakalah Utama</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">L. Pengabdian pada Masyarakat<br />
1. Penyuluhan pertanian di desa Air Muring. Mandiri (1987) Penyuluh<br />
2. Upaya memasyarakatkan Perda No. 4/1990 tentang Pengandangan Ternak Liar di Desa Tanjung Terdana Guna menunjang Program Bengkulu sebagai Kota Semarak OPF, UNIB (1995) Anggota<br />
3. Pelatihan Manajemen Sapi Potong di Desa Tanjung Terdana OPF, UNIB (1996) Ketua<br />
4. Alat pencampur pakan Dikti (Vucer) (1997) Anggota<br />
5. Aplikasi Teknologi Diet Dilution pada Broiler Dikti (Ipteks) (1998) Ketua<br />
6. Aplikasi Teknologi Kikriki dan Mesin Tetas Termodifikasi terhadap Efisiensi Penetasan Dikti (Vucer) (1999) Ketua<br />
7. Penggunaan Lumpur Minyak Sawit Fermentasi pada Ayam Buras Dikti (Vucer Lingkungan) (1999) Ketua<br />
8. Penggunaan Sakura Block untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi pada Sapi Potong Dikti (Vucer) (2000) Ketua<br />
9. Aplikasi Teknologi Tabut pada Sapi Potong Laktasi Dikti (Vucer) (2001) Anggota<br />
10. Pemberdayaan masyarakat di sekitar unit pembibitan ternak daerah (UPTD) Dinas Peternakan Daerah Tingkat I Bengkulu Dikti (Semi-QUE 3) (2001) Koordinator Kegiatan A<br />
11 Aplikasi teknologi ekstrak daun katuk pada broiler Dikti (Ipteks) (2002) Ketua<br />
12. Pembina peternak ayam broiler di Riaksiabun, Sukaraja, Kab. Bengkulu Selatan Dana mandiri (2002). Pembina<br />
13. Penggunaan catatan usaha pada peternakan ayam buras Dana DPP/SPP UNIB (2002) Anggota<br />
14. Aplikasi penggunaan limbah restoran pada peternakan broiler rakyat Dikti (Ipteks) (2003) Ketua<br />
15 Konsentrat nabati berbahan local untuk meningkatkan produktivitas ternak kambing. Dikti (Vucer) (2003) Anggota</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">M. Kerjasama Pengabdian kepada Masyarakat<br />
1. Beternak Sapi Bali (buku) Dinas Peternakan Tk. I Bengkulu (2001) Anggota Penulis<br />
2. Pilot proyek pengelolaan sampah perkotaan pada kota Argamakmur (kerjasama) KLH-Sumatera (2005) Ketua Pelaksana<br />
3. Koordinator bidang lingkungan Mitra Bahari (2005-2006)<br />
4. Pokja Pengelolaan Ekosistem Mangrove Propinsi Bengkulu Pemda Tk. I Bengkulu (2006) Anggota<br />
5. Program Aksi Pengelolaan Lingkungan Hidup dan SDA Bapedalda-PSL Penanggungjawab<br />
6 Proyek Penyebaran Ayam Buras UNIB dan Departemen Transmigrasi (1996-1997 Anggota<br />
7. Pengenalan Teknologi Nuklir untuk Pertanian (Bid. Peternakan) Kerjasama Batan, Universitas Bengkulu dan Pemda Tk. I Bengkulu (1998-2000) Anggota<br />
8. Pendamping Teknologi pada Proyek Gema Proteina Dinas Peternakan Tingkat I, Bengkulu (1999) Ketua Pendamping<br />
9. Tim Buku”Kualitas Lingkungan Hidup Sumatera KLH Regional Sumatera-PSL se Sumatera (2007) Anggota Tim<br />
10. Pengelolaan Lingkungan Kab. Kepahyang Bapedalda Kepahyang-PSL UNIB (2007) Penangungjawab</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">N. Pengalaman Pekerjaan<br />
1. Asisten Muda Tidak Tetap Fak. Peternakan UGM 1983-1985<br />
2. Dosen Luar Biasa U M B Bengkulu 1995-1997<br />
3. Konsultan Lokal Bank Dunia Bappeda, Bengkulu 1996<br />
4. Dosen Tetap UNIB Bengkulu 1986 – sekarang<br />
5. Ketua PS Produksi Ternak Fakultas Pertanian, UNIB 1997-1999<br />
6 Ketua Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian, UNIB 1998-2000<br />
7. Anggota senat Fakultas Pertanian Fakultas Pertanian 1999 s/d 2002; 2005-skr.<br />
8 Anggota senat universitas UNIB 2004 s/d skr<br />
9 Ketua P2LH-UNIB UNIB 2004-2008<br />
10. Dosen tidak tetap Pascasarjana (S2) FKIP-UNIB 2005<br />
11. Ketua Tim Pembina &amp; Pembimbing Penalaran Mahasiswa UNIB UNIB 2006-2008<br />
12. Koordinator Divisi Perencanaan di Badan Perencanaan &amp; Pengembangan UNIB UNIB 2006<br />
13. PIC SP4 Jurusan Peternakan UNIB 2004-2005<br />
14. PIC A2 Jurusan Peternakan UNIB 2006-2007<br />
15. Ketua Badan Perencana dan Pengembangan UNIB UNIB 2007-2008<br />
16. Dosen PPS-Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan UNIB 2008</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">O. Penghargaan/Tanda Kehormatan<br />
1. Penulis Ilmiah Populer Terbaik Poultry Indonesia 1985<br />
2. Penulis buku ilmiah (juara 5) Pemda DKI Jakarta 1986<br />
3. Penulis artikel ilmiah tingkat internasional Dikti 1995<br />
4. Science and Technology Research Grant ITSF 1996<br />
5. Dosen Teladan I Fakultas Pertanian UNIB 1997<br />
6. Dosen Teladan II UNIB 1997<br />
7. Penulis artikel ilmiah tingkat internasional dan nasional UNIB 2000<br />
8. Penulis artikel ilmiah tingkat internasional dan nasional UNIB 2001<br />
9. Salah Satu dari Empat Nominator pada seleksi Indonesia Toray Science Foundation Award (gagal mendapat award) 2001<br />
10. Penulis artikel ilmiah dan ilmiah popular Universitas Bengkulu 2002<br />
11 Penulis artikel ilmiah terproduktif Universitas Bengkulu 2002<br />
12. Tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 tahun Presiden Republik Indonesia 2003<br />
13 Penulis artikel ilmiah tingkat internasional Dikti 2004</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span lang="EN"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">P. Instruktur<br />
1. Pelatihan penulisan artikel ilmiah bagi dosen Jurusan Peternakan, Faperta UNIB 2000<br />
2. Pelatihan penulisan karya ilmiah mahasiswa Universitas Bengkulu 1996-sekarang<br />
3. Pelatihan penulisan proposal penelitian bertarap nasional Jurusan Fisika, Fakultas MIPA, UNIB 2001<br />
4. Kursus Bahasa Jepang UPT Bahasa Inggris UNIB 1999 s/d sekarang<br />
5. D3 Bahasa Inggris (Matakuliah Bahasa Jepang 1) D3 Bahasa Inggris, FKIP 2003<br />
6. Pelatihan penulisan karya ilmiah mahasiswa Fakultas Pertanian UNIB Rutin<br />
7. Pelatihan penulisan karya ilmiah mahasiswa Jurusan Sosial-Ekonomi Pertanian UNIB Rutin<br />
8. Matrikulasi mahasiswa jalur PPA Pertanian UNIB 2003-2004<br />
9. Instruktur pada pelatihan WUB Usaha Tani Terpadu Yayasan Harapan Makmur Bengkulu. Yayasan Harapan Makmur 1999<br />
10. Pelatihan penulisan artikel ilmiah bagi dosen PTN-PTS se Sumatera. LPM-UNIB bekerja sama dengan DIKTI 2003<br />
11. Pelatihan penulisan karya ilmiah bagi dosen PTN-PTS se Propinsi Bengkulu LP-UNIB dan DIKTI 2004<br />
12 Pelatihan strategi promosi Jurusan Peternakan Jurusan Peternakan UNIB 2004<br />
13. Pelatihan penulisan karya ilmiah Jurusan Sosek, Pertanian 2005<br />
14. Pelatihan penulisan karya ilmiah Jurusan Peternakan (A2) UNIB 2005<br />
15 Pengenalan Kehidupan Kampus UNIB 2005-2006<br />
16 Sosialisasi Adipura 2005/2006 Pemkot Bengkulu 2005<br />
17 Pelatihan metodologi Penelitian untuk mahasiswa UNIB Rutin<br />
18 Pelatihan proposal penelitian Jurusan Sosek (A2), Pertanian 2006<br />
19 Pelatihan penulisan proposal dan karya ilmiah Jurusan Peternakan (A2) 2006<br />
20 Pelatihan penulisan proposal PKM FMIPA 2006<br />
21 Pelatihan metodologi penelitian Balitbangprov 2006<br />
22 Teknik Penilaian Adipura Pemkot 2006.<br />
23 Pelatihan penulisan proposal UNIB-Dikti 2006<br />
24 Pelatihan penulisan proposal UNIHAS-Dikti 2006<br />
25 Sampah sebagai sumber daya Kimpraswil-Bengkulu 2006<br />
26. Pelatihan kewirausahaan UNIB 2006</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Q. Narasumber<br />
1 Pembuatan proposal K1-UNIB UNIB 2007<br />
2. Pembuatan SOP di lingkungan UNIB (ada makalahnya) UNIB 2007<br />
3. </span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">R. Penghargaan/Tanda Kehormatan<br />
1. Penulis Ilmiah Populer Terbaik Poultry Indonesia 1985<br />
2. Penulis buku ilmiah (juara 5) Pemda DKI Jakarta 1986<br />
3. Penulis artikel ilmiah tingkat internasional Dikti 1995<br />
4. Science and Technology Research Grant Indonesia Toray Science Foundation 1996<br />
5. Dosen Teladan I Fakultas Pertanian UNIB 1997<br />
6. Dosen Teladan II UNIB 1997<br />
7. Penulis artikel ilmiah tingkat internasional dan nasional UNIB 2000<br />
8. Penulis artikel ilmiah tingkat internasional dan nasional UNIB 2001<br />
9. Salah Satu dari Empat Nominator pada seleksi Indonesia Toray Science Foundation Award (gagal mendapat award) 2001<br />
10. Penulis artikel ilmiah dan ilmiah popular Universitas Bengkulu 2002<br />
11 Penulis artikel ilmiah terproduktif Universitas Bengkulu 2002<br />
12. Tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 tahun Presiden Republik Indonesia 2003<br />
13 Penulis artikel ilmiah tingkat internasional Dikti 2004</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">S.Juri<br />
1. Juri (reviewer) proposal penelitian dosen (DPP/SPP-rutin) UNIB. Lembaga Penelitian UNIB s/d Maret 2004<br />
2. Juri lomba karya tulis mahasiswa Universitas Bengkulu Rutin<br />
3. Juri lomba karya tulis mahasiswa ISMAPETI 2000<br />
4 Juri lomba karya tulis mahasiswa (3 x dalam setahun) Fakultas Pertanian UNIB s/d 2005<br />
5. Anggota Dewan Penyunting Jurnal Peternakan dan Lingkungan Fakultas Peternakan UNAND Juli 2002 s/d sekarang.<br />
6. Reviewer Penelitian Dosen Muda (Dikti) Dikti 2002<br />
7. Juri (reviewer) proposal penelitian dosen. Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian UNIB 2002-2003<br />
8. Juri mahasiswa berprestasi utama UNIB 2003-2006<br />
9. Juri (reviewer) pada penilaian karya ilmiah pada kenaikkan jabatan dosen Universitas Bengkulu 2000 s/d sekarang<br />
10 Juri (reviewer) pada penilaian proposal dosen pada kegiatan SP4 Universitas Bengkulu 2004-2005<br />
11 Juri dalam pemilihan dosen teladan Fakultas Pertanian-UNIB Pertanian UNIB<br />
12 Juri dosen berprestasi Universitas Bengkulu Universitas Bengkulu 2004-2006<br />
13. Evaluator Penerapan Ipteks (Dikti) DIKTI 2004<br />
14 Tim Monitoring PKM-UNIB UNIB 2004<br />
15 Reviewer Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Indonesia Faperta UNIB 2005 s/d sekarang<br />
16 Penyunting Jurnal Lembaga Penelitian Lembaga Penelitian UNIB 2005-2007<br />
17 Tim juri LKTM tingkat wilayah bidang IPA (wilayah Indonesia Bagian Barat) UNIB-DIKTI 2005<br />
18. Tim pemantauan adipura Propinsi Bengkulu PEMPROV 2005<br />
19. Tim Penyunting Prosiding BPTP 2005 BPTP, Bengkulu 2005<br />
20 Tim koordinasi penanggulangan dampak lingkungan Kota Bengkulu Pemkot Bengkulu 2005<br />
21 Tim akreditasi jurnal nasional DIKTI 2005-2006<br />
22 Anggota Dewan Penyunting Jurnal Lembaga Penelitian LP UNIB 2005-2007<br />
23 Juri dosen berprestasi Faperta UNIB 2006<br />
24 Tim pertimbangan Lembaga Penelitian Lembaga Penelitian UNIB 2006-2007<br />
25 Tim pendamping Monev Penelitian Dosen Muda dan Kajian Wanita Dikti 2006<br />
26. Tim Penilai Adipura KLH 2005-2006<br />
27. Mitra Bestari pada Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Indonesia UNIB 2005-2007<br />
28. Mitra Bestari pada Jurnal Pembangunan Pedesaan LP-UNSOED UNSOED 2006<br />
T. Pengalaman Organisasi<br />
1. HMI Anggota 1980-1985<br />
2. ICMI Anggota 1992 s/d 2002<br />
3. Persatuan Pelajar Indonesia wilayah Gifu, Jepang (1989-1995) Ketua 1992-1993<br />
4. Muslim Indonesia Gifu (1992-1995) Ketua 1992-1993<br />
5. Gifu Moslem Association (1992-1995) Ketua 1993-1994<br />
6. Japanese Society of Zootechnical Association Anggota 1991-1995<br />
7. Japan Poultry Science Association Anggota 1992-1995<br />
8. World’s Poultry Science Association Anggota 1992 s/d skr<br />
9. The Asian-Australasian Association of Animal Production Societies Anggota 1993-sekarang<br />
10 Masyarakat Ilmu Perunggasan Indonesia (MIPI) Anggota 2004 s/d skr.<br />
11. Pengurus RT 12, RW 3, Pematang Gubernur, Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu Ketua 10-12-03 s/d 28-11-04.<br />
U. Kepanitiaan<br />
1. Pendirian Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian UNIB UNIB (berhasil didirikan) 1997 Ketua<br />
2. Akreditasi PS Produksi Ternak, Fakultas Pertanian UNIB UNIB (terakreditasi C) 1997 Ketua<br />
3. Program kompetitif UNIB-Due Like UNIB (didanai) 1998 Ketua<br />
4. Akreditasi PS Produksi Ternak, UNIB UNIB (terakreditasi B) 2001 Anggota<br />
5. Penyusunan Proposal Program Semi-Que 4 Jurusan Peternakan UNIB (didanai) 2001 Anggota<br />
6. Lokakarya pendirian pasca sarjana di Fakultas Pertanian UNIB UNIB 2002 Ketua<br />
7. Penyusunan proposal SP4 Jurusan Peternakan UNIB (didanai) 2003 Anggota<br />
8. Penyusunan proposal A2 Jurusan Peternakan UNIB (didanai) 2004 Anggota<br />
9. Lokakarya metodologi penelitian bagi dosen Peternakan Program A2-Jurusan Peternakan 2005 Ketua<br />
10. Panitia SPMB-UNIB UNIB 2005 Penanggungjawab sektor<br />
11. Panitia SPMB-UNIB UNIB 2006 Penanggungjawab lokasi<br />
12. Lomba Karya Tulis Mahasiswa Tingkat Universitas UNIB 2006-2007 Ketua<br />
13. Pelatihan Kewirausahaan bagi Mahasiswa UNIB UNIB 2006 Ketua<br />
14. Penyusunan Rencana Strategis UNIB 2006-2016 UNIB 2006 Ketua<br />
15. Penyusunan RPKA Tahunan UNIB 2006-2007 Anggota<br />
16. Pendirian Program Pasca Sarjana Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan UNIB UNIB (dalam proses) 2006 Ketua<br />
17. Akreditasi PS Produksi Ternak, Pertanian, UNIB UNIB 2006 Sekretaris<br />
18. Tim evaluasi angka kredit dosen bidang penelitian dan pengembangan ilmu tingkat universitas UNIB 2002-skr. Anggota<br />
19. Tim insentif karya ilmiah bagi dosen tingkat universitas UNIB 2004, 2006-2007 Anggota<br />
20. Lokakarya manajemen akademik Jurusan Peternakan Faperta UNIB 2006 Ketua<br />
21. Tim penyusun IMHERE Program study UNIB 2006 Anggota<br />
22. Koordinator tim insentif karya tulis mahasiswa UNIB 2006 Koordinator<br />
23. Koordinator penyusunan hibah kompetisi kemahasiswaan UNIB 2007 Koordinator<br />
24. Seminar Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan di Propinsi Bengkulu UNIB-KLH 2007 Koordinator<br />
25. Pembuatan SOP di UNIB UNIB 2007 Koordinator<br />
26. Duduk pada berbagai kepanitiaan Universitas Bengkulu, Fakultas Pertanian, Jurusan Peternakan. 1995 s/d sekarang </span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">V. Analisis Dampak Lingkungan<br />
1. Komisi Tetap ANDAL/AMDAL Propinsi Bengkulu Bapedalda Propinsi 2004-2007 Anggota<br />
2. AMDAL Kawasan Wisata Internasional, Propinsi Bengkulu UNIB-Pemda Tk I Bengkulu 2007 Anggota<br />
3. AMDAL Jalan Bypass Kota Bengkulu-Kepahyang-Rejang Lebong-Batas Sumsel UNIB-Pemda Tk I Bengkulu 2007 Anggota</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Daftar riwayat hidup ini dibuat dengan sebenar-benarnya.</span></span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Bengkulu, 25 Februari 2008</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0in 0in 0pt"><span lang="EN"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
<p><span lang="EN"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">(Prof. Ir. Urip Santoso, S. IKom., M.Sc., Ph.D)<br />
NIP 131 519 670</span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/08/riwayat-hidup-pengelola/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Konsumsi Protein Asal Ayam Ras</title>
		<link>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/08/konsumsi-protein-asal-ayam-ras/</link>
		<comments>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/08/konsumsi-protein-asal-ayam-ras/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 23:33:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>urip_s</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>

		<category><![CDATA[ayam ras]]></category>

		<category><![CDATA[broiler]]></category>

		<category><![CDATA[kolesterol]]></category>

		<category><![CDATA[konsumsi protein]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unib.ac.id/blog/urip_s/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Urip Santoso
 
            Telah diketahui bahwa protein memegang peranan yang sangat penting bagi kesehatan manusia. Protein antara lain berperan penting dalam perkembangan sel otak, memelihara dan mengganti sel yang rusak dll. peranan ini tidak tergantikan oleh zat nutrisi lainnya. Oleh sebab itu, protein harus ada dalam makanan manusia.
 
            Kebutuhan protein bagi manusia berbeda-beda tergantung kepada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman">Oleh: Urip Santoso</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Telah diketahui bahwa protein memegang peranan yang sangat penting bagi kesehatan manusia. Protein antara lain berperan penting dalam perkembangan sel otak, memelihara dan mengganti sel yang rusak dll. peranan ini tidak tergantikan oleh zat nutrisi lainnya. Oleh sebab itu, protein harus ada dalam makanan manusia.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Kebutuhan protein bagi manusia berbeda-beda tergantung kepada umur, jenis aktivitas dll. menurut Winarno et al (1980) sebaiknya 25% dari kebutuhan protein dipenuhi dari hewan. Misalnya bila kita membutuhkan 51 gram protein setiap harinya (kebutuhan orang dewasa), maka protein hewaninya adalah 12,75 gram per hari denganprotein nabatinya sebesar 38,25 gram. Kebutuhan protein dari hewani ini dapat dipenuhi dari ikan atau produk air lainnya dan dari ternak. Jika target minimal konsumsi protein asal ternak sebanyak 5 gram, maka sisanya dapat dipenuhi dari ikan sebesar 7,75 gram. Ikan<span>  </span>selain sebagai sumber protein juga kaya akan asam lemak omega 3 yang mempunyai peranan penting bagi perkembangan sel otak, retina mata dll. disinyalir asam lemak ini dapat meningkatkan perkembangan kecerdasan anak-anak.protein asal hewan sangat penting bagi kita karena komposisi asam aminonya lebih seimbang, sumber mineral penting, dan sumber vitamin B12 yang tidak ada dalam produk nabati, dan yang penting lebih lezat. Variabilitas konsumsi sumber protein ini sangat penting untuk memberikan pengaruh suplementari yang positif. Hal ini dapat melengkapi kekurangan yang ada pada satu jenis sumber protein. Selain karena dapat menyeimbangkan asam amino yang dikonsumsi, maka dengan variabilitas tersebut, akan diperoleh keseimbangan zat gizi lainnya, mengingat sumber protein yang dikonsumsi bukanlah protein murni.<span id="more-14"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><strong><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Protein asal Ayam Ras</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Kebutuhan protein asal ternak bagi masyarakat Indonesia ditargetkan sebesar 5 gram/kapita/hari yang terdiri dari daging 22 gram, telur 6 gram dan susu 6 gram per kapita per hari. Variabilitas konsumsi protein asal ternak ini perlu dilakukan, selain dapat memberikan pengaruh suplementer, untuk menghindari kebosanan, dan juga dapat menciptakan variabilitas lapangan pekerjaan. Namun, tentunya jumlah tersebut bukan merupakan harga mati. Kita bisa saja membeli sumber protein hewani yang sesuai dengan kemampuan ekonomi ini. Dari semua produk ternak, maka daging asal ayam atau unggas lainnya dan telur merupakan sumber protein yang relative lebih murah. Oleh karena itu sangatlah wajar jika konsumsi produk asal ayam meningkat<span>  </span>cukup tajam (Tabel I).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Dari table I terlihat bahwa konsumsi telur meningkat dari 1,8 kg/kapita/tahun pada tahun 1985 menjadi 3,1 kg pada tahun 1996 atau naik sebesar 72%. Konsumsi daging broiler juga meningkat dari 2,0 kg pada tahun 1985 menjadi 4,9 kg atau naik sebesar 145%. Dapat dilihat bahwa konsumsi daging broiler meningkat lebih pesat daripada telur. Padahal harga telur relatif lebih murah daripada daging broiler. Prilaku konsumen ini kurang diketahui sebabnya. Ada dugaan bahwa lebih rendahnya konsumsi telur berkaitan dengan kandungan kolensterol yang tinggi pada telur. <span lang="SV">Diketahui bahwa kolesterol dapat meningkatkan kolesterol darah dan merupakan salah satu penyebab penyakit jantung koroner. Meskipun demikian, ada ahli yang membuktikan bahwa mengkonsumsi telur dalam jumlah yang wajar tidak akan menaikkan kolesterol darah.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="SV"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Konsumsi daging broiler sebesar 4,9 kg ini kira-kira sudah mencapai 60,5% dari target konsumsi daging sebesar 8,1 kg. Ini menunjukkan bahwa daging broiler telah dipilih oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Jumlah konsumsi telur sebesar 3,1 kg per kapita per tahun pada tahun 1996 ini telah melebihi target minimal konsumsi telur. Mengingat telur juga merupakan sumber protein asal ternak yang murah, maka kemungkinan akan terjadi peningkatan konsumsi di masa yang akan datang. Oleh sebab itu komposisi konsumsi protein asal ternak telah diubah, dimana konsumsi telur ditargetkan menjadi 4 kg/kapita/tahun. Sementara itu, diperkirakan konsumsi daging asal ruminansia (kambing, sapi, kerbau, domba) kurang meningkat pesat dikarenakan harganya yang mahal, maka diharapkan sumber protein asal daging dapat dipenuhi dari daging ayam yang harganya lebih murah. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="SV"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Jika kita hitung konsumsi asal ayam ini secara kasar, maka ditemukan angka sebesar 3,7 gram/kapita/hari. Perlu diingat bahwa konsumsi ini belum termasuk konsumsi protein asal unggas lain seperti ayam buras, itik, angsa, entok, puyuh dll. konsumsi protein asal unggas lain ini diduga cukup banyak jumlahnya.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="SV"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt"><strong><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Upaya pemerataan konsumsi protein asal ayam</span></span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Namun demikian, jika kita tinjau lebih jauh lagi, distribusi konsumsi protein asal ayam sangat lebar. Artinya angka rata-rata yang tertera pada tabel I itu tidak menunjukkan unsur pemerataan karena deviasinya yang sangat lebar. Kondisi ini dapat dimaklumi, mengigat belum adanya pendapatan yang merata. Sebagian besar masyarakat Indonesia mempunyai pendapatan menengah ke bawah. Hanya segelintir orang saja yang dapat menikmati pendapatan yang tinggi atau bahkan sangat berlebihan. Oleh karena itu, wajarlah jika terjadi banyak orang yang mengkonsumsi produk ayam secara berlebihan, namun jauh lebih banyak lagi orang-orang yang mengkonsumsi produk ini dalam jumlah sedikit, dan bahkan banyak pula yang tidak mengkonsumsinya kecuali pada pesta pernikahan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka peningkatan pemerataan pendapatan menjadi sangat mendesak untuk segera dilaksanakan baik oleh pemerintah, swata ataupun individu-individu. Sebab, tampaknya secara<span>  </span>umum jika pendapatan kita meningkat, maka kita cenderung untuk meningkatkan kualitas makanan yang kita konsumsi.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Pemerataan pendapatan masyarakat dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:</span></span></span></p>
<ol style="margin-top: 0cm" type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">pemerataan berusaha bagi masyarakat.</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">hilangkan monopoli dalam berusaha.</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">tingkatkan pendapatan masyarakat bawah.</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">tingkatkan ketrampilan/pengetahuan masyarakat.</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">ciptakan lapangan kerja yang potensial.</span></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">memotivasi dan mengusahakan secara sungguh-sungguh masyarakat untuk mengembangkan kewirausahaan yang mandiri.</span></span></span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt 18pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt 18pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
<table class="MsoTableGrid" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 140.4pt;padding-top: 0cm;border: windowtext 1pt solid" width="187" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Produk</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 27pt;padding-top: 0cm" width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 45pt;padding-top: 0cm" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Tahun</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 37.2pt;padding-top: 0cm" width="50" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 34.8pt;padding-top: 0cm" width="46" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 140.4pt;padding-top: 0cm" width="187" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Ayam</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">85</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 27pt;padding-top: 0cm" width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">90</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">91</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 45pt;padding-top: 0cm" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">92</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">93</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">94</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 37.2pt;padding-top: 0cm" width="50" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">95</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 34.8pt;padding-top: 0cm" width="46" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">96</span></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 140.4pt;padding-top: 0cm" width="187" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Telur</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">1,8</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 27pt;padding-top: 0cm" width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">2,2</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">2,3</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 45pt;padding-top: 0cm" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">2,3</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">2,4</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">2,2</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 37.2pt;padding-top: 0cm" width="50" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">2,3</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 34.8pt;padding-top: 0cm" width="46" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">3,1</span></span></span></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 140.4pt;padding-top: 0cm" width="187" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Daging broiler</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">2,0</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 27pt;padding-top: 0cm" width="36" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">2,7</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">2,9</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 45pt;padding-top: 0cm" width="60" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">3,4</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">3,7</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 36pt;padding-top: 0cm" width="48" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">4,2</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 37.2pt;padding-top: 0cm" width="50" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">4,4</span></span></span></p>
</td>
<td style="padding-right: 5.4pt;padding-left: 5.4pt;padding-bottom: 0cm;width: 34.8pt;padding-top: 0cm" width="46" valign="top">
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">4,9</span></span></span></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Program peningkatan pemerataan pendapatan ini, harus pula diimbangi oleh program peningkatan kesadaran gizi dan pemerataan gizi. Hal ini sangat penting, karena baik masyarakat atas maupun bawah jika tidak dibekali kesadaran gizi yang tinggi maka mereka akan cenderung untuk mengkonsumsi dalam jumlah yang berlebihan bagi yang kaya, atau meskipun pendapatannya cukup mereka lebih suka membelanjakannya pada kebutuhan sekunder dan bahkan mungkin tersier. Jika kesadaran gizi tinggi maka mereka akan mengkonsumsi dalam jumlah yang wajar. Atau jika mereka telah mempunyai pendapatan yang meningkat mereka akan memprioritaskan kepada konsumsi gizi. Atau bahkan meskipun pendapannya pas-pasan mereka akan berusaha mengkonsumsinya dengan membeli produk-produk sumber protein yang murah namun baik.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Dengan dua cara ini diharapkan terjadi keseimbangan yang baik, sehingga pemerataan gizi dapat tercapai dalam waktu yang relatif singkat terutama pada masyarakat bawah. Tugas tersebut memang tidak hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga merupakan tanggung jawab kita semua. Terakhir saya kutip pendapat Santoso (1996), bahwa pendapatan yang memadai untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan primer lainnya yang layak pada tahun 1996 adalah sebesar Rp. 200.000,-/kapita/bulan. Jadi jika mempunyai anak dua orang, maka pendapatan kita minimal<span>  </span>harus Rp. 800.000/bulannya. Hasil perhitungan ini tentunya sudah tidak layak pada tahun 2000 ini, mengingat harga barang-barang yang melambung tinggi. Namun setidak-tidaknya hal ini dapat memberikan gambaran<span>  </span>bahwa untuk dapat hidup layak memerlukan pendapatan yang tinggi (Poultry Indonsia, Januari 2000).</span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/08/konsumsi-protein-asal-ayam-ras/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menciptakan Broiler yang Seragam</title>
		<link>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/07/menciptakan-broiler-yang-seragam/</link>
		<comments>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/07/menciptakan-broiler-yang-seragam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 10:52:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>urip_s</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Peternakan Umum]]></category>

		<category><![CDATA[abnormalitas]]></category>

		<category><![CDATA[broiler]]></category>

		<category><![CDATA[DOC]]></category>

		<category><![CDATA[kepadatan kadang]]></category>

		<category><![CDATA[pakan]]></category>

		<category><![CDATA[penyakit]]></category>

		<category><![CDATA[seragam]]></category>

		<category><![CDATA[suhu kandang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unib.ac.id/blog/urip_s/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Urip Santoso
 
Ketidakseragaman berat badan akan meningkatkan biaya produksi sehingga menurunkankan pendapatan peternak. Ada cara praktis untuk mendapatkan broiler yang seragam.
 
            Tujuan memelihara broiler adalah mendapatkan produktivitas yang tinggi serta menghasilkan berat badan yang dikehendaki pasar. Untuk mencapainya, seorang peternak harus berupaya agar broiler yang dipelihara sebagian besar mempunyai berat badan yang ideal pada umur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: center" align="center"><span style="font-size: 14pt"><span style="font-family: Times New Roman">Oleh: Urip Santoso</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: 14pt"><span style="font-family: Times New Roman"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: center" align="center"><strong><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman">Ketidakseragaman berat badan akan meningkatkan biaya produksi sehingga menurunkankan pendapatan peternak. Ada cara praktis untuk mendapatkan broiler yang seragam.</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: small;font-family: Times New Roman"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Tujuan memelihara broiler adalah mendapatkan produktivitas yang tinggi serta menghasilkan berat badan yang dikehendaki pasar. Untuk mencapainya, seorang peternak harus berupaya agar broiler yang dipelihara sebagian besar mempunyai berat badan yang ideal pada umur pasar. Dengan demikian perlu diciptakan broiler yang mempunyai berat badan yang seragam.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Sebagai contoh, kerugian yang akan dialami oleh peternak jika berat badan broiler sangat bervariasi antara lain adalah produksi broiler setiap kandangnya menjadi berkurang, sementara biaya produksinya tetap. Hal ini tentu saja akan memperkecil keuntungan yang diperolehnya. <span lang="SV">Bervariasinya berat badan ini akan menghasilkan bervariasinya berat karkas atau daging yang diproduksi. Selain itu, konsumen cukup selektif dalam memilih karkas broiler. Mereka menyukai<span>  </span>broiler/karkas broiler dengan berat tertentu. Oleh karena itu, bervariasinya berat badan akan berakibat tertundanya pemasaran yang berarti meningkatnya biaya produksi, atau lebih celakanya terpaksa dijual dengan murah. <span id="more-11"></span></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="SV"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Dibawah ini diberikan petunjuk praktis cara-cara membuat broiler seragam.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 14pt" lang="SV"><span style="font-family: Times New Roman">Memelihara betina atau jantan saja</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><strong><span lang="SV"><span>            </span></span></strong><span lang="SV">Secara umum berat badan broiler jantan dan betina berbeda. Oleh karena itu, memelihara broiler secara terpisah sangat dianjurkan untuk menciptakan keseragaman. Namun, hal ini tampaknya sulit dilaksanakan mengingat industri bibit saat ini menjualnya secara mixed.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 14pt" lang="SV"><span style="font-family: Times New Roman">Membeli DOC yang seragam</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><strong><span lang="SV"><span>            </span></span></strong><span lang="SV">Jika memungkinkan, peternak hendaknya membeli DOC yang berat badannya seragam. Hal ini tentu saja memerlukan kerja sama dengan industri bibit, dimana industri bibit selalu menyediakan bibit yang relatif seragam.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 14pt" lang="SV"><span style="font-family: Times New Roman">DOC segera diberi minum</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><strong><span lang="SV"><span>            </span></span></strong><span lang="SV">Setelah perjalanan jauh yang ditempuh DOC, maka segera setelah sampai dikandang, DOC diberi air minum elektrolit dan energi. Pemberian air minum dilakukan untuk mencegah kehilangan air tubuh, sehingga kehilangan berat badan dapat dicegah. Pemberian energi, elektrolit dan vitamin juga dilakukan untuk mengganti elektrolit yang hilang, sedangkan energi yang diberikan sebagai sumber tenaga. Jika hal ini dilakukan, maka kehilangan berat badan dapat dicegah dan DOC mempunyai kesehatan yang optimal. Untuk memungkinkan semua DOC minum, maka segera setelah tiba, setiap DOC dituntun untuk minum, dan tambahkan jumlah air minum normal sebesar 50-100% selama 4-5 jam. Pakan dapat diberikan setelah periode ini. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="SV"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Jika DOC terlambat minum air dalam waktu beberapa hari dapat terlihat ketidakseragaman. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 14pt" lang="SV"><span style="font-family: Times New Roman">Jumlah tempat pakan dan minum </span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><strong><span lang="SV"><span>            </span></span></strong><span lang="SV">Jumlah tempat pakan dan tempat air minum yang terlalu sedikit akan membuat ternak tidak mendapat makan dan minum secara merata. Ketidakmerataan ini dapat menyebabkan ketidakseragaman berat pasar. Hal ini tentu saja dapat menurunkan produksi ayam per kandangnya, yang berakibat langsung menurunkan keuntungan yang diperoleh peternak. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="SV"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Biasanya peternak memberi tempat pakan sebanyak 20 buah untuk 1000 ekor. Hal ini tentunya untuk 1 tempat pakan diperuntukkan bagi 50 ekor ayam dewasa. Padahal kapasitas satu tempat pakan hanya berkisar antara 12-17 ekor. Oleh karena itu tidak mengherankan jika terjadi variasi berat badan yang sangat lebar, yang artinya rendahnya keseragaman. Demikian pula kebutuhan tempat air minum, dapat menyebabkan ayam tidak minum secara serempak. Oleh karena itu untuk 1000 ekor ayam dewasa, membutuhkan 60 buah tempat minum.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 14pt" lang="SV"><span style="font-family: Times New Roman">Pakan/ransum</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><strong><span lang="SV"><span>            </span></span></strong><span lang="SV">Pakan yang dicampur secara tidak merata dapat menyebabkan ketidakseragaman berat pasar ayam. Hal ini dikarenakan ayam tidak menerima zat gizi yang merata. Dengan kata lain, mungkin terdapat ayam yang menderita zat gizi yang berlebihan dan adapula yang kekurangan. Bentuk butiran yang terlalu besar dengan bahan pakan lainnya, karena ayam cenderung memilih butiran yang besar.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span lang="SV"><span>            </span></span><span lang="FI">Untuk menghindari hal ini, maka pakan-pakan dibuat pelet. Dengan pelet ayam mau tidak mau akan memakan pakan tersebut tanpa bisa memilih. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 14pt" lang="FI"><span style="font-family: Times New Roman">Suhu kandang</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><strong><span lang="FI"><span>            </span></span></strong><span lang="FI">Telah diketahui suhu bahwa suhu lingkungan dapat mempengaruhi pertumbuhan ayam. Pada saat anak ayam masih memerlukan panas tambahan, maka seyogyanya ayam mendapat panas tambahan yang merata. Untuk itu, indukan harus diberikan cukup. Sebagai contoh anak ayam mendapat panas berlebihan, akan dapat menurunkan nafsu makan yang berarti anak ayam kurang mendapat gizi yang cukup. Suhu yang terlalu panas akan mengganggu proses metabolisme dalam tubuh. Demikian pula jika anak ayam kurang nyaman, dapat mengganggu proses metabolisme yang dapat menimbulkan abnormalitas. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="FI"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Demikian pula jika salah letak posisi kandang, misalnya sebagian kandang yang lain terlindung dengan sinar matahari, hal ini tentunya menyebabkan perbedaan suhu dan kelembaban kurang. Hal ini menyebabkan ketidakseragaman berat badan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 14pt" lang="FI"><span style="font-family: Times New Roman">Kepadatan kandang</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><strong><span lang="FI"><span>            </span></span></strong><span lang="SV">Kepadatan kandang dapat mempengaruhi keseragaman berat badan. Kandang yang terlalu padat menyebabkan ayam tidak mendapatkan pakan dan minum secara serentak. Selain itu, kandang yang terlalu dapat menimbulkan kanibalisme dan kebutuhan zat gizi tertentu meningkat. Ketidakseragaman ini dapat menimbulkan prilaku dominasi pada sekelompok ayam. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="SV"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sampai dengan 14 ekor/m2, masih cukup baik. Jadi, untuk 1000 ekor broiler memerlukan kandang dengan ukuran 6 x 12 meter.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 14pt" lang="SV"><span style="font-family: Times New Roman">Penyakit dan abnormalitas</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="SV"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Kelainan metabolik seperti ascite, defisiensi dan kelebihan zat gizi, abnormalitas kaki serta penyakit infeksi dapat menimbulkan ketidakseragaman. Sebagai contoh, ayam yang mengalami kelainan kaki, menyebabkan ia sulit untuk mendapatkan makan dan minum. Hal ini mengakibatkan sebagian ayam kekurangan zat gizi, sehingga pertumbuhan terhambat. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="SV"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Secara umum ayam yang terkena penyakit atau kelainan metabolisme turun nafsu makannya. Selain itu terjadi gangguan metabolisme yang menyebabkan ketidakefisienan penggunaan pakan yang dapat menghambat pertumbuhan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 14pt" lang="SV"><span style="font-family: Times New Roman">Variasi dalam perlakuan terhadap individu</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><strong><span lang="SV"><span>            </span></span></strong><span lang="SV">Cara memperlakukan individu juga dapat menghasilkan berat badan yang bervariasi. Ketika kita menangani ribuan ayam untuk vaksinasi, potong paruh dan pindah tempat, adalah sangat sulit untuk memperlakukan setiap ayam sama. Kita harus secara terus menerus memonitor para pegawai dan peralatan untuk meyakinkan bahwa metode kita diterapkan secara seragam bagi setiap ayam.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 14pt" lang="SV"><span style="font-family: Times New Roman">Kandang baterai yang meningkat</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><strong><span lang="SV"><span>            </span></span></strong><span lang="SV">Pada industri broiler yang menggunakan kandang baterai bertingkat banyak, maka terjadi perbedaan terhadap mutu udara, pencahayaan dan suhu kandang. Perbedaan ini dapat menghasilkan variabilitas berat badan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 14pt" lang="SV"><span style="font-family: Times New Roman">Pencahayaan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><strong><span lang="SV"><span>            </span></span></strong><span lang="SV">Pencayahaan secara alami memegang peranan penting terhadap keseragaman. Intensitas dan panjang matahari bervariasi dari hari ke hari karena musim, posisi matahari dan lekukan bumi. Panjang hari secara normal berkisar antara 15-30 menit sebelum matahari terbit sampai dengan 15-30 menit setelah matahari tenggelam.selama periode 15030 menit senjakala ini panjang gelombang 400-700 milimikron. Beberapa ayam akan mencari cara untuk mendapatkan tempat pakan dan makan ketika intensitas cahaya kurang dari 0,25 ft/candle (atau kurang dari 400 milimikron). Juga kondisi berawan, debu, air dalam udara dan faktor lain juga menurunkan panjang gelombang. Jadi jumlah stimulasi cahaya terhadap glandula pituitari mungkin berbeda pada ayam yang berbeda dan kandang yang berbeda. Hal ini menyebabkan sebagian ayam mencapai dewasa kelamin lebih awal.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="SV"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Untuk mengatasi masalah ini, intensitas cahaya dapat disuplementasi secara buatan, jika cahaya yang tersedia secara alami menurun selama periode ”reading”, sehingga semua kandang memperoleh stimulasi yang sama untuk memperbaiki keseragaman.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><strong><span style="font-size: 14pt" lang="SV"><span style="font-family: Times New Roman">Sistem pemberian pakan</span></span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><strong><span lang="SV"><span>            </span></span></strong><span lang="SV">Sistem pemberian pakan dapat mempengaruhi keseragaman. Pembatasan pakan di awal pertumbuhan yang salah dapat menyebabkan ketidakseragaman berat badan, tetapi sistem yang benar akan menghasilkan berat badan broiler yang lebih seragam.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="SV"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Pemberian pakan harus dimulai 30 menit setelah matahari terbit untuk memberikan semua ayam kesempatan untuk makan pada waktu yang sama. Program a-skip-a-day akan membuat pakan lebih tersedia pada setiap waktu makan dan memberi semua ayam kesempatan untuk makan. Jika pakan bervariasi dalam ukuran juga akan menyebabkan ”selective-feeding” yang menyebabkan sebagian ayam kelebihan lemak. Untuk itu, keseragaman bentuk dan ukuran pakan harus diperhatikan.</span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt;text-align: justify"><span lang="SV"><span style="font-size: small"><span style="font-family: Times New Roman"><span>            </span>Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar penyebab ketidakseragaman berat badan pada broiler dapat diatasi oleh peternak. Pemeliharaan yang kurang baik akan menyebabkan ketidakseragaman yang kemudian dapat merugikan bagi peternak. <em>Urip Santoso Ph.D., Dosen Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu. POULTRY INDONESIA MARET 2000.</em> <span> </span><strong><span> </span></strong><span> </span></span></span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/07/menciptakan-broiler-yang-seragam/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Salam Kenal</title>
		<link>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/07/salam-kenal/</link>
		<comments>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/07/salam-kenal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 02:22:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>urip_s</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<category><![CDATA[jurnal lingkungan]]></category>

		<category><![CDATA[jurnal uripsantoso]]></category>

		<category><![CDATA[salam kenal]]></category>

		<category><![CDATA[universitas bengkulu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://unib.ac.id/blog/urip_s/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Halo sivitas akademika dan karyawan Universitas Bengkulu dimanapun anda berada, salam kenal  di dunia maya dari Urip Santoso. Semoga blog ini segera saya isi dengan tulisan-tulisan yang berbobot. Sebelum anda menikmati tulisan-tulisan di blog saya ini, kunjungilah blog saya berikut ini: 1) Jurnal Urip Santoso dengan alamat uripsantoso.wordpress.com, dan 2) Jurnal Lingkungan dengan alamat uwityangyoyo.wordpress.com. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Halo sivitas akademika dan karyawan Universitas Bengkulu dimanapun anda berada, salam kenal  di dunia maya dari Urip Santoso. Semoga blog ini segera saya isi dengan tulisan-tulisan yang berbobot. Sebelum anda menikmati tulisan-tulisan di blog saya ini, kunjungilah blog saya berikut ini: 1) Jurnal Urip Santoso dengan alamat uripsantoso.wordpress.com, dan 2) Jurnal Lingkungan dengan alamat uwityangyoyo.wordpress.com. Selamat menikmati sajian saya ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/07/salam-kenal/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/06/hello-world/</link>
		<comments>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/06/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 10:06:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>urip_s</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to Unib.ac.id Blogs. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://unib.ac.id/blog/">Unib.ac.id Blogs</a>. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://unib.ac.id/blog/urip_s/2009/04/06/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

 