4 Mahasiswa UNIB Ikut Program SEED di Universiti Malaysia Kelantan

EMPAT mahasiswa UNIB mengikuti kegiatan akademik internasional, yaitu Program The Social Enterprise for Economic Development (SEED) yang diselenggarakan Universiti Malaysia Kelantan, tanggal 30 April hingga 5 Mei 2019, di Setiu Wetlands, Kuala Terengganu, Malaysia.

Keempat mahasiswa yang telah mengharumkan nama UNIB tersebut adalah, Arfan Diantama, Gita Selvia, dan Sharinna Raiini Martial dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Nadya Aprilianti dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK).

Program The Social Enterprise for Economic Development (SEED) dari ASEAN Learning Network adalah program Kewirausahaan Sosial untuk Pembangunan Ekonomi, menekankan pada inisiatif pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa. Pada program ini, mahasiswa bertanggungjawab secara sosial dan mengharuskan mereka bekerja bersama dalam tim multicultural, mencurahkan kemampuan dan pengalaman dalam konteks kehidupan nyata di desa miskin di Asia Tenggara.

Selain dari UNIB (Indonesia), program ini juga melibatkan dan diikuti oleh mahasiswa dari Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam.

Para mahasiswa belajar dan memahami melalui praktik dengan mengembangkan rencana usaha yang layak dengan penduduk desa yang akan dilaksanakan sendiri oleh penduduk desa.

Setelah memahami masalah yang dihadapi penduduk desa berdasarkan persepsi mereka, lalu mereka mengusulkan ide-ide yang layak untuk disepakati bersama, lalu mengubah pola pikir penduduk desa melalui empati dan pemahaman antar budaya.

Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kerja tim yang efektif sehingga memperoleh keterampilan dalam manajemen antar budaya, kepemimpinan transformasional, kewirausahaan dan inovasi.

Lahan Basah Setiu adalah lahan basah alami terbesar di wilayah Pesisir Timur Semenanjung Malaysia, dengan ukuran 23.000 hektare. Lahan Basah Setiu ini menggabungkan berbagai ekosistem termasuk air tawar, air laut, air payau, dan memiliki laguna sepanjang 14 Km.

Laguna adalah pelabuhan alami untuk kapal nelayan para nelayan di sekitar daerah tersebut. Masyarakat lokal terlibat dalam sektor perikanan dan industri rumahan yang memproduksi makanan tradisional berbasis laut yang meliputi kerupuk ikan, terasi, serta saus ikan fermentasi.

Selama mengikuti program SEED ini, keempat mahasiswa delegasi UNIB diganjar beberapa anugerah, yaitu dianugerahi Presentasi Video Terbaik, Presentasi Kelompok Terbaik, dan Rencana Bisnis Terbaik. Ini membuktikan, bahwa mahasiswa UNIB tidak hanya ikut andil, tapi juga mampu bersaing dan berprestasi pada kegiatan internasional tersebut.[Hms1/ksli].